TENTANG SANGKAL (CIONG) POYUE (破月-HOKKIAN: PHOA GWEE) ATAU BULAN PECAH

TENTANG SANGKAL (CIONG) POYUE (破月-HOKKIAN: PHOA GWEE) ATAU BULAN PECAH

.

Ivan Taniputera.

4 Juli 2017.

.

Salah seorang teman menanyakan mengenai sangkal atau ciong Poyue (破月). Karena belum ada yang mengulas hal ini dalam bahasa Indonesia, maka pada kesempatan kali ini saya akan menulis tentangnya.

.

Secara harafiah, Poyue (破月) atau dalam bahasa Hokkian disebut Phoa Gwee, berarti “Bulan Pecah.” Sangkal atau ciong ini ditentukan berdasarkan Cabang Bumi pilar tahun kelahiran atau yang oleh orang awam disebut “shio.”

.

Kita akan mempelajari cara penentuannya terlebih dahulu.

.

Sangkal ini penentuannya juga membedakan antara pria dan wanita. Data yang diperlukan adalah Cabang Bumi pilar tahun kelahiran dan bulan Imlek kelahiran. Selanjutnya, silakan perhatikan ketentuan berikut ini.

.

CABANG BUMI ZI (SHIO TIKUS).

Pria lahir pada bulan kedua Imlek. Wanita lahir pada bulan keenam Imlek.

.

CABANG BUMI CHOU (SHIO SAPI).

Pria lahir pada bulan ketiga Imlek. Wanita lahir pada bulan keempat Imlek.

.

CABANG BUMI YIN (SHIO HARIMAU).

Pria lahir pada bulan kesepuluh Imlek. Wanita lahir pada ketiga Imlek.

.

CABANG BUMI MAO (SHIO KELINCI).

Pria lahir pada bulan kelima Imlek. Wanita lahir pada bulan pertama Imlek.

.

CABANG BUMI CHEN (SHIO NAGA).

Pria lahir pada bulan kedua belas Imlek. Wanita lahir pada bulan keenam Imlek.

.

CABANG BUMI SI (SHIO ULAR).

Pria lahir pada bulan pertama Imlek. Wanita lahir pada bulan keempat Imlek.

.

CABANG BUMI WU (SHIO KUDA).

Pria lahir pada bulan kedelapan Imlek. Wanita lahir pada bulan pertama Imlek.

.

CABANG BUMI WEI (SHIO KAMBING).

Pria lahir pada bulan kesembilan Imlek. Wanita lahir pada bulan pertama Imlek.

.

CABANG BUMI SHEN (SHIO MONYET).

Pria lahir pada bulan keempat Imlek. Wanita lahir pada bulan keenam Imlek.

.

CABANG BUMI YOU (SHIO AYAM).

Pria lahir pada bulan kesebelas Imlek. Wanita lahir pada bulan keempat Imlek.

.

CABANG BUMI XU (SHIO ANJING).

Pria lahir pada bulan keenam Imlek. Wanita lahir pada bulan ketiga Imlek.

.

CABANG BUMI HAI (SHIO BABI).

Pria lahir pada bulan ketujuh Imlek. Wanita lahir pada bulan pertama Imlek.

.

Jadi, misalnya Anda seorang pria bershio Tikus dan lahir pada bulan kedua Imlek, maka Anda terkena Poyue.

.

Menurut tradisi, Poyue bagi pria tidak begitu berbahaya. Dengan kata lain, sangkal atau ciong ini lebih buruk jika dialami oleh wanita. Konon wanita yang membawa ciong ini jika sudah menikah dapat menguras harta dalam keluarga.

.

Kendati demikian, menurut saya pengaruh sangkal ini tidak begitu besar. Harta terkuras atau tidak sebagian besar tergantung pada tabiat masing-masing. Jika seseorang kurang menghargai uang dan hidup boros atau hidup “besar pasak daripada tiang,” entah ia mempunyai Poyue atau tidak pasti lambat laun akan jatuh miskin. Tidak bisa kita hanya melihat satu faktor kecil saja lalu menggeneralisasi semuanya. Kita juga perlu melihat bagaimana bagan Bazi, Ziweidoushu, atau Astrologi kelahiran secara utuh. Jadi, jika pasangan hidup Anda membawa Poyue, jangan langsung menuduhnya sebagai pembawa kemiskinan. Hal ini sangat tidak bijaksana dan tidak pula masuk akal. Banyak orang yang tidak punya Poyue juga bisa membawa kemiskinan kalau ia hanya mau memboroskan uang namun malas bekerja.

.

Namun jika Anda masih merasa kurang nyaman dengan adanya Poyue, maka disarankan agar Anda sering melafalkan Taiyinjing (太陰經) atau Taiyin Xingjun Shengjing (太陰星君聖經):

.

太陰星君真經

Taiyin Xingjun Shengjing

.

太陰菩薩向東來 十重地獄九重開

Tàiyīn púsà xiàngdōng lái shí zhòng dìyù jiǔ chóng kāi

 

十萬八千諸菩薩 諸佛菩薩兩邊排

 

Shí wàn bāqiān zhū púsà zhū fú púsà liǎngbiān pái

 

諸尊佛法無雲地 山水蓮花滿地開

Zhū zūn fófǎ wú yún de shānshuǐ liánhuā mǎn dì kāi

 

頭帶七層珠寶塔 娑婆世界眼光明

 

Tóu dài qī céng zhūbǎo tǎ suōpó shìjiè yǎnguāng míng

 

一來報答天地德 二來報答父母恩

Yī lái fù dá tiāndì dé èr lái fù dá fùmǔ ēn

 

在生父母增福壽 別世父母早超生

 

Zài shēng fùmǔ zēng fú shòu bié shì fùmǔ zǎo chāoshēng

 

南無佛 南無法 南無僧  

Námó fo námó fǎ ná mó sēng

 

彌陀佛 天羅神 地羅神

 

Mítuó fó tiān luó shén di luó shén

 

人離難 難離身

 

Rén lí nán nán lí shēn

 

一切災殃化為塵 每晚誦得七遍經

Yīqiè zāiyāng huà wéi chén měi wǎn sòng dé qī biàn jīng

 

永世不入地獄門 普光菩薩普光經

 

Yǒngshì bù rù dìyù mén pǔguāng púsà pǔguāng jīng

 

合掌恭敬念分明  念得一遍超生度

Hézhǎng gōngjìng niàn fēnmíng niàn dé yībiàn chāoshēng dù

 

一句彌陀勝黃金 大藏小藏盡有念

 

Yījù mítuó shèng huángjīn dàzàng xiǎo cáng jìn yǒu niàn

 

念到西方見佛身 家有黃金不帶去

Niàn dào xīfāng jiàn fo shēnjiā yǒu huángjīn bù dài qù

 

陰陽只考此卷經 虔誠常念太陰經

 

Yīnyáng zhǐ kǎo cǐ juǎn jīng qiánchéng cháng niàn tàiyīn jīng

 

時時夜夜先教明 福祿壽星可立至

Shí shí yè yè xiān jiào míng fú lù shòuxing kě lì zhì

 

眾人何不早傳經 一卷真經重如山

 

Zhòngrén hébù zǎo chuánjīng yī juàn zhēn jīng zhòng rúshān

 

災消罪散有何難 勿謂經中三五字

 

Zāi xiāo zuì sàn yǒu hé nán wù wèi jīng zhòng sānwǔ zì.

.

Makna Sutra di atas sangat bagus, yakni dapat menutup pintu neraka. Sebenarnya, neraka itu juga sering hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita mungkin tidak menyadari bahwa kita sering menciptakan neraka bagi orang lain. Oleh karenanya, “menutup pintu neraka” dapat diartikan bahwa kita berupaya menaburkan kebahagiaan bagi lingkungan sekitar kita. Dengan demikian, segala sesuatunya akan menjadi baik.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .

.

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MENENTUKAN ARAH SEMBAHYANG TAHUN BARU IMLEK SETIAP TAHUNNYA

MENENTUKAN ARAH SEMBAHYANG TAHUN BARU IMLEK SETIAP TAHUNNYA.

.

Ivan Taniputera.

29 Januari 2017.

.

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek banyak orang bertanya ke arah manakah meja sembahyang harus dihadapkan, karena memang setiap tahun arahnya berubah-ubah. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan daftar arah hadap meja sembahyang Tahun Baru Imlek bagi setiap tahun hingga tahun 2060. Arah hadap didasari oleh arah kedatangan Dewa Rejeki setiap tahunnya.

.

 
 

Berikut ini adalah daftarnya:

2010 (Gengyin): Tenggara

2011 (Xinmao): Utara

2012 (Renchen): Selatan

2013 (Guisi): Barat

2014 (Jiawu): Selatan

2015 (Yiwei): Barat

2016 (Bingshen): Timur

2017 (Dingyou): Tenggara

2018 (Wuxu): Utara

2019 (Jihai): Selatan

2020 (Gengzi): Barat

2021 (Xinchou): Timur

2022 (Renyin): Tenggara

2023 (Guimao): Timur

2024 (Jiachen): Tenggara

2025 (Yisi): Utara

2026 (Bingwu): Selatan

2027 (Dingwei): Barat

2028 (Wushen): Timur

2029 (Jiyou): Tenggara

2030 (Gengxu): Utara

2031 (Xinhai): Selatan

2032 (Renzi): Barat

2033 (Guichou): Selatan

2034 (Jiayin): Barat

2035 (Yimao): Timur

2036 (Bingchen): Tenggara

2037 (Dingsi): Utara

2038 (Wuwu): Selatan

2039 (Jiwei): Barat

2040 (Gengshen): Timur

2041 (Xinyou): Tenggara

2042 (Renxu): Timur

2043 (Guihai): Tenggara

2044 (Jiazi): Utara

2045 (Yichou): Selatan

2046 (Bingyin): Barat

2047 (Dingmao): Timur

2048 (Wuchen): Tenggara

2049 (Jisi): Utara

2050 (Gengwu): Selatan

2051 (Xinwei): Barat

2052 (Renshen): Selatan

2053 (Guiyou): Barat

2054 (Jiaxu): Timur

2055 (Yihai): Tenggara

2056 (Bingzi): Barat

2057 (Dingchou): Selatan

2058 (Wuyin): Barat

2059 (Jimao): Timur

2060(Gengchen): Tenggara

.

Dengan demikian, kita dapat memperhatikan hal menarik sebagai berikut:

1) Dewa Rejeki tidak pernah datang dari arah Barat Laut, Barat Daya, dan Timur Laut.

2) Arah kedatangan Dewa Rejeki itu tersebar secara acak. Dalam kurun waktu 50 tahun, maka Dewa Rejeki:

  • Datang dari arah Barat sebanyak 12 kali.
  • Datang dari arah Selatan sebanyak 11 kali.
  • Datang dari arah Tenggara sebanyak 11 kali
  • Datang dari arah Timur sebanyak 10 kali.
  • Datang dari arah Utara sebanyak 7 kali.

Dewa Rejeki paling banyak datang dari arah barat.

3) Berikut ini adalah pola jeda tahunnya:

Barat: 4-5-7-5-2-5-7-5-2-3-2

Selatan: 2-5-7-5-2-5-7-5-2-5

Tenggara: 7-5-2-5-7-5-2-5-7-5

Timur: 5-2-5-7-5-2-5-7-5

Utara: 7-7-5-7-7-5

.

Pola ini sangat unik dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . .

.

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TATA CARA SEMBAHYANG MENURUT TRADISI CHINA BAGI YANG CIONG DI TAHUN AYAM DINGYOU (2017)

TATA CARA SEMBAHYANG MENURUT TRADISI CHINA BAGI YANG CIONG DI TAHUN AYAM DINGYOU (2017).

.

Ivan Taniputera.

25 Januari 2017.

.

CIONG TAISUI (太歲): Shio Ayam.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Taisui. 

.

Tanggal sembahyang: Tanggal 5 dan 9 menurut penanggalan Imlek. Jam bebas. Pada tanggal tersebut hu Taisui ditempel. Setiap tanggal 15 diadakan upacara sembahyang lagi secara berturut-turut hingga tanggal 24 bulan keduabelas menurut penanggalan Imlek. Hu Taisui dibakar dan mengucapkan terima kasih atas perlindungan selama setahun.

Berikut ini adala contoh hu Taisui.

.

 
 
 

.

CIONG WUGUI (五鬼): Shio Ular.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; masakan sayuranis; lilin sepasang; dupa tiga batang; kertas sembahyang ukuran kecil; hu Wugui.

.

 
 

 .

Tanggal sembahyang: Tanggal bebas. Cukup adakan upacara sembahyang sekali saja. Setelah selesai sembahyang, hu dapat dibakar di halaman rumah atau simpang empat.

.

CIONG SANGMEN (喪門): Shio Kambing.

.

Tidak perlu mengadakan upacara sembahyang. Cukup membawa hu dalam dompet saja.

.

 
 

 .

CIONG SIFU (死符): Shio Naga.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Taisui.

.

 
 

 

 .

Tanggal sembahyang: Pada hari Kebajikan Rembulan (Yue de; 月德日) sebelum memasuki bulan keempat Imlek. Mengenai tanggal Yuede dapat mencari di almanak. Setela sembahyang, hu dibakar bersama kertas sembahyang.

.

Rumus mencari hari Kebajikan Rembulan (perlu melihat almanak):

 
  • Pada bulan yang cabang buminya Yin 寅, Wu 午, dan Xu 戌: hari yang Batang Langitnya Bing 丙.
  • Pada bulan yang cabang buminya Hai 亥, Mao 卯, dan Wei 未: hari yang Batang Langitnya Jia 甲.
  • Pada bulan yang Cabang Buminya Shen 申, Zi 子, dan Chen辰: hari yang Batang Langitnya Ren 壬.
  • Pada bulan yang Cabang Buminya Si 巳, You 酉, dan Chou丑: hari yang Batang Langitnya Geng 庚.

.

CIONG SUIPO (歲破): Shio Kelinci.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Suipo.

.

 
 

.

Tanggal sembahyang: Pada hari Berkah Rembulan (Yue En; 月恩日) setiap bulannya. Waktu bebas. Setelah selesai upacara sembahyang, hu dibakar bersama kertas sembahyang.

.

Rumus mencari hari Berkah Rembulan (perlu melihat almanak):

.

  • Bulan pertama Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Bing 丙.
  • Bulan kedua Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Ding 丁.
  • Bulan ketiga Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Geng 庚.
  • Bulan keempat Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Ji 己.
  • Bulan kelima Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Wu 戊.
  • Bulan keenam Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Xin 辛.
  • Bulan ketujuh Imlek cari hari yang Batang Langitnya Ren 壬.
  • Bulan kedelapan Imlek cari hari yang Batang Langitnya Gui 癸.
  • Bulan kesembilan Imlek cari hari yang Batang Langitnya Geng 庚.
  • Bulan kesepuluh Imlek cari hari yang Batang Langitnya Yi 乙.
  • Bulan kesebelas Imlek cari hari yang Batang Langitnya Jia 甲.
  • Bulan keduabelas Imlek cari hari yang Batang Langitnya Xin辛.
 

 .

CIONG BAIHU (白虎): Shio Kerbau.

.

Perlengkapan sembahyang: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; masakan sayuranis; kacang hijau mentah; lilin sepasang; kertas sembahyang; dupa tiga batang; hu Baihu.

.

 
 

.

 

Tanggal sembahyang: Tempat dapat dilakukan pada kuil yang terdapat altar Baihu Jiangjun (Jenderal Harimau Putih) atau persimpangan empat. Sebenarnya, ini melambangkan rasi bintang; yakni salah satu di antara empat rasi bintang. Adapun keempat rasi bintang itu adalah: Harimau Putih (白虎 Baihu), Naga hijau (青龍 Qinglong), Kura-kura Hitam (玄武 Xuanwu), dan Burung Feng Merah (朱雀 Zhuque). Para pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak dapat mencari kepustakaan mengenai astronomi (ilmu perbintangan) China. Setelah selesai sembahyang, kacang hijau dapat dibawa pulang dan disebarkan depan rumah, sebagai lambang keselamatan.

.

CIONG TIANGOU (天狗) : Shio Babi.

.

Perlengkapan sembahyang: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; masakan sayuranis; lilin sepasang; kertas sembahyang; dupa tiga batang; hu Tiangou.

.

 
 
 

Tanggal sembahyang: Tanggal bebas, tetapi harus di malam hari. Setelah selesai upacara sembahyang, hu dibakar bersama kertas sembahyang.

.

CIONG TAIYIN (太陰): Shio Kuda

.

Yang terkena ciong ini adalah khusus bagi kaum pria saja. 

.

Perlengkapan sembahyang: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Taiyin.

.

 

 
 

 .

Tanggal sembahyang: Setiap tanggal 26 menurut penanggalan Imlek. Harus pada saat malam hari dan menghadap ke penjuru barat. Setelah selesai upacara sembahyang, hu dibakar bersama dengan kertas sembahyang.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . 

.

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TATA CARA SEMBAHYANG KING THI KONG (JING TIAN GONG 敬天公) ATAU SEMBAHYANG TUHAN ALLAH

TATA CARA SEMBAHYANG KING THI KONG (JING TIAN GONG 敬天公) ATAU SEMBAHYANG TUHAN ALLAH

.

Ivan Taniputera

4 Maret 2015

.

 
 
 

Meskipun sudah berlalu, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi mengenai tata cara sembahyang Jing Tian Gong (敬天公) atau dalam dialek Hokkian disebut King Thi Kong. Ada pula yang menyebutnya sebagai Sembahyang Tuhan Allah. 

 

CATATAN:

 

Sebutan “Sembahyang Tuhan Allah” di atas adalah salah satu sebutan umum di tengah masyarakat Tionghoa dan belum tentu menunjukkan adanya keterkaitan dengan salah satu agama yang diakui di Indonesia.

 

Sembahyang King Thi Kong diadakan pada tanggal 9 bulan pertama Imlek, atau 9 hari sesudah Tahun Baru Imlek. Ada yang mengatakan bahwa Angka 9 ini merupakan angka penutup yang sempurna dan menguntungkan. Jadi bulannya berangka 1 dan harinya berangka 9. 1 merupakan awal dan 9 merupakan akhir. Terlepas dari kebenaran hal ini, kita hendaknya menghormati segenap pendapat dan penafsiran. Bagaimanapun juga yang harus disadari, budaya bukanlah ilmu pasti. Dengan demikian, masih membuka serangkaian tafsir yang luas. Budaya dan seni adalah masalah memperkaya batin. Jadi kita tidak dapat menerapkan pandangan yang kaku dan kita anggap paling benar. Sesungguhnya hal semacam itu hanya memupuk ke”aku”an semata, sehingga menjauhkan kita dari kebahagiaan batin itu sendiri. 

 

Pertama-tama saya akan mengulas sesajian atau perlengkapan yang dipergunakan dalam sembahyang ini.

 

1. Lilin: melambangkan batin yang terang. Selain itu, lilin juga lurus, sehingga hidup kita harus lurus dan jangan berperilaku curang. Jumlah lilin sepasang.

2. Dupa: melambangkan keharuman perilaku. Aroma yang timbul juga dapat menenangkan batin. 

3. Air bersih: kita membersihkan diri dengan air. Jadi air melambangkan kebersihan baik jasmani maupun batin. 

4. Pisang: bahasa Hokkiannya adalah Cio. Melambangkan keselamatan

5. Jeruk: bahasa Hokkiannya adalah Kiet. Melambangkan kesejahteraan.

6. Delima: melambangkan kelimpahan, karena delima isinya banyak.

7. Manisan: manisan selain manis (sesuai namanya) juga lengket. Ini melambangkan agar kehidupan orang yang bersembahyang senantiasa manis dan langgeng. Selain itu, kita bertutur kata juga harus manis. Manis di sini bukan menjilat, namun jangan berkata kasar apalagi mencela. Jangan mengatakan sesuatu yang melukai perkataan orang lain. 

8. Wajik: Wajik sifatnya lengket dan tidak mudah dicerai beraikan. Ini melambangkan bahwa kita semua harus bersatu padu. Jangan saling membeda-bedakan. Dengan semangat kerja sama dan gotong royong maka negara akan maju.

9. Kue Ku: bentuknya menyerupai buah tho yang biasa dimakan para dewa. Oleh karenanya dipandang sebagai lambang panjang usia.

10. Tebu: Tebu tumbuhnya meninggi. Ini melambangkan agar semangat dan kebajikan kita semakin tinggi. Jangan sampai semangat kita semakin merosot. 

11. Ronde: bentuk bulat melambangkan kesempurnaan, karena ke mana pun kita pergi pasti akan kembali ke awal. Dengan demikian boleh juga ditafsirkan ke mana pun kita menapaki kehidupan, jangan lupa dengan Yang Awal atau dalam bahasa Jawa disebutSangkan Paraning Dumadi. Ronde berwarna merah lambang keberuntungan, sedangkan yang putih lambang kesucian hati.

12. Misoa: misoa mempunyai bentuk yang panjang. Artinya adalah panjang umur. Selain itu, dalam mengambil misoa kita perlu berhati-hati, karena sifatnya yang licin. Jadi dalam bertindak kita perlu berhati-hati.

13. Uang kertas: melambangkan kemakmuran dan juga ajaran bahwa kita harus rajin beramal.

14. Pustaka Suci: manusia hidup di dunia juga memerlukan bimbingan spiritual. Tentu saja pustaka suci di sini juga berarti buku-buku yang mengajarkan kebajikan dan cinta kasih pada sesama manusia.

 

Demikian sesaji yang diperlukan dalam sembahyang. 

 

Setelah bersembahyang seseorang berlutut tiga kali dan menyembah sembilan kali.

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi: