MENAFSIRKAN MIMPI SEORANG TEMAN: KAKEK TUA, IKAN KECIL, DAN IKAN BESAR

MENAFSIRKAN MIMPI SEORANG TEMAN: KAKEK TUA, IKAN KECIL, DAN IKAN BESAR

 

Ivan Taniputera

27 Maret 2014

Salah seorang kawan bermimpi berjumpa dengan seorang kakek tua yang membawanya ke sungai. Kakek tua itu hendak menunjukkan ikan-ikan yang ada di sana. Setelah turun ke sungai, kakek tua tersebut menangkap banyak ikan kecil berwarna putih. Lalu ia mengatakan bahwa masih ada ikan besar. Jala pun ditebarkan kembali dan kali ini didapatkan banyak ikan coklat tua, namun mempunyai gigi taring. Kakek tua itu mengatakan bahwa jika ingin memelihara ikan besar, maka harus diberi makan dengan ikan kecil. Ia memberikan makanan bagi ikan besar tersebut dan setelah itu muncul banyak ikan besar lainnya. Kawan saya lantas menanyakan apakah makna mimpinya.

Berikut ini adalah jawaban saya.

Menurut penafsiran saya, mimpi ikan itu biasanya berarti bagus atau akan mendapatkan rejeki. Dapat pula ditafsirkan bahwa Anda akan diperkenalkan dengan pekerjaan atau usaha baru oleh seorang pria.  Karena ada banyak ikan, maka kemungkinan pekerjaan itu akan ada kaitannya dengan banyak orang. Kemungkinan akan berhadapan dengan banyak orang. Banyak orang itu bisa anak buah atau pelanggan. Meskipun demikian, masih ada peluang bisnis yang lebih besar lagi, yang dilambangkan dengan ikan-ikan besar tersebut, namun harus mengorbankan yang kecil. Boleh juga ditafsirkan, jika ingin yang besar, Anda harus sanggup mengorbankan yang kecil.

Saya akan mencoba menggunakan Yijing. Hasilnya adalah sebagai berikut.

Diperoleh Sadgarit 7 yang berubah menjadi Sadgarit 46.  Saya memberikan penafsiran sebagai berikut bagi kawan saya.

Anda akan diharuskan memimpin banyak orang. Oleh karenanya, Anda harus sanggup menjaga kedisiplinan yang ketat, sehingga tidak terjadi kekacauan. Dengan demikian, ada kemungkinan Anda akan memperoleh pekerjaan baru yang ada kaitannya dengan memimpin orang lain. Di sini terdapat peluang bahwa Anda akan mengalami pertumbuhan atau perkembangan dalam karier Anda. Hanya saja ini akan terjadi secara bertahap, dari kecil dahulu kemudian akan menjadi besar. Yang penting adalah tetap menjaga kedisiplinan dan tidak terlalu melandaskan tugas atau kewajiban Anda atas dasar rasa kasihan semata. Ada tugas-tugas lebih besar yang harus dijalankan. Mungkin sepintas hal itu terasa kejam, tetapi harus dilakukan demi kebaikan dan kemajuan bersama. Yang penting adalah jangan merugikan orang lain. Apa yang telah menjadi peraturan harus ditegakkan. Hal lain yang harus diingat adalah bahwa segala sesuatu sudah ada batasnya. Jika sudah mencapai kemungkinan tertinggi yang dapat Anda capai, maka naik ke tingkat lebih tinggi adalah sesuatu yang mustahil dan bahkan dapat membawa pada kejatuhan. Dengan demikian, harus selalu waspada dan jangan serakah.

Kesimpulan:

Mimpi ini bisa bermakna positif. Menandakan akan datangnya kesempatan atau peluang kerja baru. Agar dapat memperoleh kemajuan maka harus berdisiplin dan ada kalanya harus memberikan pengorbanan. Harus tetap waspada dan jangan serakah.

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Advertisements

BUKU UNIK KITAB GIOK AH KIE (TJAP DJI TJA) “THIO TIAN SOE RADJA SETAN” TENTANG ILMU HU (TALISMAN) DAN LAIN-LAIN

BUKU UNIK KITAB GIOK AH KIE (TJAP DJI TJA) “THIO TIAN SOE RADJA SETAN” TENTANG ILMU HU (TALISMAN) DAN LAIN-LAIN
Ivan Taniputera
9 Juni 2013
.

 GiokAhKie1

.
Judul: Kitab Giok Ah Kie (Tjap Dji tja) “Thio Tian Soe Radja Setan”
Terkarang oleh Goan Hong & Co.
Tertjitak di Kantoor Batavia, G. Kolff & Co., 1902.
 
Merupakan buku yang unik dan dipergunakan meramalkan serta mengobati penyakit yang disebabkan makhluk halus atau hal-hal gaib, sebagaimana yang disebutkan di halaman 3:
 
“Adapoen ini boekoe akan goenanja sekalian pembatja bangsa Tjina, jang pertjaja dari hal ilmoe meliatin, boeat sekalian orang jang sakit terkena (Hoantio) die goda oleh iblis? dari sebab mandjoernja ilmoenja “THIO TIAN SOE” akan di Kiasin oleh jang sakit, maka sebab itoe die salin bahasa melajoe, dari boekoe GIOK AH KIE soepaja mendjadiken gampang bagi sekalian orang jang pertjaja, hal boeang boeangin menoeroet boekoe, soepaja jang sakit boleh mendjadi baik dari pada sakitnja.”
 
Terdapat gambar hu sebagai berikut:
 
 
GiokAhKie2
 
Sebagai contoh terdapat penjelasan sebagai berikut:
 
TANGGAL 1 HARI, TJEE IT DJIT.
 
Orang jang sakit pada tanggal 1 hari boelan tjina, terkena di Tang Lam [wetan kidoel] di antara djalan, dari aloesnja poehoen kajoe, dan iblisnja orang mati jang tiada karawattan jang ganggoe, sakit kapala, panas dingin, bangoen dan doedoek tiada koewat, makan dan minoem tiada napsoenja, pake kertas koening 5 lembar mengadap di Tang Lam, [wetan kidoel] 40 tindak bakar nistjaja djadi slamat.
 
N.B. boeat anak ketjil sakit menoeroet di atas, nistjaja djadi slemat. Kasi makan 1 hoe, dan tempel di atas pintoe 1 hoe, nistjaja segala iblis djaoe dari jang sakit.
 
Kemudian terdapat pula bagian “Hal Menjataken Orang Jang Sakit” terpetik dalem boekoe tjina “Ban Po Tjoan Sie” menjataken di antara Lak Tjap Ka Tjie (di dalem 60 hari berider slama-lamanja)
 
Ja-itoe: Tjoe, Thio, In, Bauw, Sin, Tjih, Ngo, Bie, Zin, Joe, Soet, Haij,
 
Berdjalan sebagi horlodji setiap hari berganti-ganti demikianlah boenjinja:
 
“Tjoe”
Djikaloe orang djato sakit di hari “Go Tjoe Djit” ja’itoe seperti ada tertoelis di bawa ini adanja:
 
“Ka Tjoe Djit” orang itoe sakitnja “ada brat sakitnja”.
“Pia Tjoe Djit” orang itoe sakitnja “ada soesah sakitnja”.
“Bo Tjoe Djit” orang itoe sakitnja “soedah tacdirnja Toehan”.
“Kheng Tjoe Djit” orang itoe sakitnja “tiada djadi pandjang”.
“Djim Tjoe Djit” orang itoe sakitnja “ada lama baiknja”.
 
Terdapat pula di halaman 18-19 bulan yang kurang baik bagi masing-masing shio:
 
Sebagai contoh:
 
“Tjih”
 
Djikaloe orang Shio “Tjih [Tikoes] pada boelan 12 orang Tjina [Tjap djie gowe] haroes djaga diri kerna “Bintang gelap” adanja.
 
Selanjutnya terdapat pula tafsiran makna bagi mimpi.
 
Bagi yang berminat foto kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

SERIAL LOGIKA DAN DASAR-DASAR FENGSHUI: MENGETAHUI JENIS-JENIS SHA (PENGARUH NEGATIF) PEDOMAN DALAM MEMILIH RUMAH KEDIAMAN

SERIAL LOGIKA DAN DASAR-DASAR FENGSHUI: MENGETAHUI JENIS-JENIS SHA (PENGARUH NEGATIF) PEDOMAN DALAM MEMILIH RUMAH KEDIAMAN

Ivan Taniputera

22 Juli 2013

.

PENDAHULUAN

Fengshui (風水) yang secara harafiah berarti Angin dan Air sesungguhnya adalah suatu metoda agar kita dapat menyelaraskan diri dengan alam. Pada tulisan kali ini saya hendak mengupas “logika” Fengshui di balik pengaruh negatif (sha) yang dapat memengaruhi sebuah tempat kediaman atau lokasi. Sengaja saya tulis logika dalam tanda kutip, karena tidak semua hal dalam Fengshui dapat dilogika berdasarkan ilmu pengetahuan modern. Kita hanya dapat memahaminya berdasarkan filosofi bangsa Tionghoa atau ranah batin manusia. Oleh karenanya, orang yang pertama kali berkenalan dengan Fengshui dapat langsung menyimpulkan bahwa Fengshui adalah sesuatu yang berbau tahayul atau mistis. Ini adalah suatu kesalah-pahaman, karena Fengshui adalah sebuah seni. Kita tidak pernah mengatakan bahwa sebuah seni, misalnya seni lukis adalah tahayul. Fengshui mengandung kaidah-kaidahnya sendiri yang terkait simbolisme-simbolisme baik tersurat maupun tersirat.

 

Memang benar bahwa tidak semua bagian dalam Fengshui dapat dijelaskan secara ilmiah atau berdasarkan ilmu pengetahuan modern. Meskipun demikian, dalam mempelajari Fengshui, kita harus “mengosongkan cangkir kita terlebih dahulu.” Kita tidak akan dapat menambahkan air atau teh jika cangkir kita sudah penuh. Apabila kita terus menambahkan air pada cangkir yang sudah penuh, maka cangkir itu akan meluber dan air yang ditambahkan akan tertumpah kembali. Hal yang sama berlaku pula dalam mempelajari Fengshui. Kita hendaknya mengosongkan terlebih dahulu segenap prasangka-prasangka kita. Fengshui juga tidak identik dengan sesuatu yang mahal. Berikut ini adalah tips-tips dan logika Fengshui sederhana yang dapat kita terapkan dalam memilih tempat kediaman kita.

 

PENGARUH BURUK TERHADAP TEMPAT KEDIAMAN (SHA)

 

Tempat kediaman yang mengandung sha hendaknya jangan dipilih atau jika sudah telanjur didiami kita dapat menggunakan penangkalnya. Penangkal ini tidak harus mahal.

 

Sha pertama yang umum adalah rumah yang berada di ujung sebuah jalan. Masyarakat kita mengenalnya sebagai rumah “tusuk sate.” Apa yang disebut “tusuk sate” ini ibaratnya adalah sebuah panah besar yang mengarah pada rumahnya. Konon “tusuk sate” dapat menyebabkan penghuninya sakit-sakitan.

 
 
 

Sebenarnya apakah logika di balik hal ini? Pertama-tama rumah yang berada di ujung jalan seperti itu bila ada kendaraan yang remnya rusak dapat langsung menghantam rumah. Kedua gerakan partikel-partikel debu dapat langsung mengenai rumah. Pada zaman dahulu, jika ada gerombolan perampok atau pasukan yang menyerbu, maka tentunya rumah yang ada di ujung jalan seperti itu akan menjadi sasaran pertama, karena sangat menarik perhatian. Dengan demikian, rumah yang tepat berada di ujung jalan menjadi kurang disukai dan dianggap sebagai sesuatu yang buruk.

 

Penangkalnya ada beberapa:

 

1.Menggeser pintu masuk utama agar tidak tepat bertabrakan dengan jalan.

2.Memasang cermin cembung untuk memantulkan pengaruh buruk.

3.Menggunakan aluminium yang berkilau untuk memantulkan pengaruh buruk serta memasang lampu yang terang.

 

Logika dibalik penggunaan penangkal pada poin nomor satu  barangkali adalah adalah menjaga agar kendaraan atau partikel debu yang kurang sehat tidak langsung masuk ke rumah melalui pintu utama. Logika nomor dua tidak ada penjelasan ilmiahnya, namun bisa dipahami dari sisi “rasa” atau batin, yakni bagian yang cembung itu akan memantulkan segenap serangan pengaruh buruk yang bagaikan anak panah.

 

Menggeser pintu utama

 
 

Cermin cembung memantulkan Sha

CATATAN: Meski ada yang menyarankan penggunaan cermin cembung, tetapi saya mempunyai pendapat yang sedikt berbeda. Silakan cermati artikel saya lainnya yang mengulas khusus mengenai cermin cembung dan cekung.

 

Penulis pernah pula memberikan saran yang murah meriah pada rekan penulis yang rumahnya berada di ujung jalan seperti ini. Karena ia menyukai tumbuhan, maka penulis sarankan menaruh pot besar berisi tumbuhan di depan pintu utamanya.

 

Catatan: Menggeser pintu rumah tidak boleh sembarangan. Pintu harus digeser pada sisi yang baik menurut Feixing (飛星, Bintang terbang) dan Bazhai (八宅, Delapan Kediaman). Bisa juga dengan memiringkan arah pintu guna mencari arah yang baik. Intinya adalah tidak boleh sembarangan.

 

Sha berikutnya adalah bagian runcing yang mengarah pada sebuah rumah, sebagaimana nampak pada gambar berikut ini.

 
 

Logika ilmiah mungkin tidak ada. Namun jelas sekali bahwa itu adalah seperti ujung sebuah pisau yang mengarah pada seseorang. Sebuah wujud dan sesuatu yang kasat mata mungkin dapat memengaruhi kejiwaan seseorang. Seolah-olah orang yang hidup di sana diancam oleh sebuah pisau besar baik disadari maupun tak disadari.  Penangkalnya bisa dengan menggeser pintu utama atau memasang cermin cembung.

Belokan jalan yang mengarah pada rumah kediaman, juga tergolong pengaruh negatif.

Begitu pula dengan bangunan yang nampak pada gambar di bawah ini.

Ibaratnya adalah seperti sebuah golok yang diarahkan pada seseorang.

Kalau kita memaksakan ingin mencari logika ilmiahnya, maka bisa saja kendaraan yang terlampau kencang saat berbelok dapat mengenai rumah yang berada di lokasi tersebut. Pada kenyataannya saat makan siang, saya pernah memarkir mobil di warung yang berada di lokasi tersebut. Sebuah sepeda motor terlalu cepat melaju, sehingga mengenai mobil saya yang sedang diparkir. Akibatnya bagian samping mobil menjadi ringsek. Masih berdasarkan pengalaman pula, saya pernah mendapati toko yang berada di lokasi semacam itu, sempat beberapa kali berganti pemilik karena selalu sepi. Entah sekarang sudah pemilik yang keberapa. Penangkal bagi pengaruh buruk semacam ini bisa dengan menempatkan semacam penghalang atau kolam air berbentuk bulat serta pot bunga berbentuk bulat. Meskipun demikian, penempatan kolam air juga harus memperhatikan arah dan posisi bintang terbangnya, atau dengan kata lain tidak boleh serampangan.

Rumah yang berada di bawah bukit atau di turunan jalan, seperti gambar di bawah ini juga digolongkan mendapat pengaruh buruk (sha).

Logikanya kalau ada kendaraan yang remnya rusak bisa mudah menghantam rumah tersebut, apalagi saat sehabis turun hujan, sehingga jalan menjadi licin. Jika terjadi tanah longsor, maka tentu saja rumah tersebut akan mudah tertimbun.

Rumah dengan sebuah pohon dan tiang di rumah tidaklah baik. Tiang atau pohon tersebut dapat dianggap sebagai sha atau pengaruh buruk.

Ada orang yang entah serius atau becanda menyamakan rumah ini dengan mulut seseorang yang tidak dapat menutup karena ada sesuatu yang mengganjalnya.

Meskipun demikian, tiang yang berada di depan rumah itu adalah ibarat dupa yang dipergunakan saat memanjatkan doa. Dengan demikian, seolah-olah orang yang tinggal di dalam rumah itu telah diberi doa atau dianggap telah meninggal. Cara terbaik adalah dengan menggeser tiang tersebut.

Sebagai tambahan sha jenis ini juga mencakup cerobong asap yang tinggi.

Rumah yang di sampingnya terdapat tempat ibadah juga dikategorikan tidak baik dan hendaknya dihindari.

Demikianlah kita telah mengulas beberapa sha. Sebenarnya masih terdapat banyak sha lainnya. Kita akan mengulasnya pada kesempatan mendatang.

Hal penting yang akan saya ungkapkan di sini adalah, kita hendaknya sedapat mungkin menghindari membeli rumah dengan sha atau pengaruh buruk seperti itu. Meskipun ada penangkalnya, namun rumah dengan sha adalah tetap rumah yang telah “cacat.” Secara Fengshui tidak akan bisa sebaik rumah yang bebas sha, terkecuali terdapat pertimbangan ekonomi, seperti anggaran pembelian rumah yang pas-pasan. Bila Anda hanya dapat membeli rumah yang mengandung sha tertentu, maka Anda harus membelinya, karena harga properti akan terus melambung tinggi. Adalah tidak bijaksana apabila kita menunggu membeli rumah yang sempurna secara Fengshui, karena bisa-bisa harga rumah tak terkejar lagi oleh tabungan kita. Oleh karenanya, kita harus menggunakan Fengshui secara bijak. Jangan melekat pada Fengshui. Apabila kita gemar berbuat baik dan menaburkan cinta kasih, maka itu sudah merupakan penangkal Fengshui yang terbaik. Segenap keburukan akan berubah menjadi kebaikan.

Marilah kita senantiasa menabur cinta kasih pada sesama.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

DASAR-DASAR ASTROLOGI CHINA

DASAR-DASAR ASTROLOGI CHINA
Basic of Chinese Astrology
 (Ivan Taniputera, 3 Januari 2008)
ivan_taniputera@yahoo.com

PENDAHULUAN

Makalah ini dimaksudkan sebagai pengantar untuk memahami pandangan kosmologi Tiongkok mengenai interaksi antara alam dan kehidupan manusia. Karena sifatnya yang hanya sebagai pengantar, maka penjelasan yang terdapat dalam makalah ini kebanyakan bersifat penyederhanaan dari konsep sebenarnya yang jauh lebih rumit. Para pembaca yang berminat untuk mengetahui lebih jauh disarankan untuk mencari literatur atau bacaan yang lebih mendalam.
Secara ringkas, alam dan manusia pastilah saling mempengaruhi satu sama lain. Alam sebagai makrokosmos dan manusia sebagai mikrokosmos mengalami interaksi yang terus menerus dan tanpa henti.

SIKLUS LIMA UNSUR
Kosmologi Tiongkok mengenal apa yang dinamakan lima unsur yakni: api, tanah, logam, air, dan kayu. Di antara masing-masing unsur ini terdapat dua macam hubungan atau siklus utama:

1.Saling menghasilkan
2.Saling menghancurkanAdapun siklus saling menghasilkan adalah:Logam menghasilkan air (logam bila dipanaskan akan mencair)
Air menghasilkan kayu (air diperlukan agar tumbuhan dapat hidup)
Kayu menghasilkan api (kayu dibakar menghasilkan api)
Api menghasilkan tanah (hasil pembakaran adalah abu/ tanah)
Tanah menghasilkan logam (logam ditambang dari bumi/ tanah)Adapun siklus saling menghancurkan adalah:

Api menghancurkan logam (api membuat logam menjadi mencair)
Logam menghancurkan kayu (untuk memotong kayu diperlukan logam)
Kayu menghancurkan tanah (kayu menyerap sari makanan dari tanah)
Tanah menghancurkan air (tanah menyerap air)
Air menghancurkan api (air memadamkan api)

Kelima unsur ini janganlah ditafsirkan secara harafiah dan hendaknya dianggap sebagai lima energi di alam semesta, yang sesungguhnya bersifat abstrak; dimana kelima energi itu selalu mengalami siklus-siklus yang disebutkan di atas.
Masing-masing energi di atas menguat dan melemah seiring dengan berjalannya waktu.
SEPULUH BATANG LANGIT DAN DUA BELAS CABANG BUMI
Bangsa Tiongkok kuno menggunakan apa yang dinamakan sepuluh batang langit (kita singkat: 10 BL) dan dua belas cabang bumi ( 12 CB) dalam penanggalan mereka. Usia 10 BL dan 12 CB ini sudah sangat tua, karena para raja Dinasti Shang (sekitar abad 18 SM – 1122 SM) menggunakannya sebagai nama mereka.

Bila diperhatikan dengan seksama, maka dibalik masing-masing batang langit dan cabang bumi itu terdapatlah lima unsur yang dipadukan dengan polaritas yin dan yang.
Batang langit dan cabang bumi ini selanjutnya memiliki dua macam penerapan, yakni dimensi waktu dan arah. Oleh karena itu, kita akan memisahkan pembahasan kita selanjutnya menjadi dimensi arah dan waktu.

DIMENSI WAKTU

Dimensi waktu dan hubungannya dengan batang langit dan cabang bumi

10 BL dan 12 CB di atas lalu saling dipadukan untuk menandai tahun, bulan, hari, dan jam. Secara keseluruhan terdapat 60 perpaduan batang langit dan cabang bumi. Inilah yang disebut sistem Jiazi (diambil dari nama batang langit pertama dan cabang bumi pertama.

Adapun keenampuluh Jiazi itu adalah sebagai berikut:

Siklus ini berulang setiap enampuluh tahun sekali.

SIKLUS TAISHUI

Siklus enam puluh tahun ini bersesuaian dengan satu kali revolusi yang diperlukan oleh planet Yupiter dalam mengelilingi matahari. Siklus ini juga dikenal dengan siklus Taishui atau Penguasa Tahun (Inggris: Grandduke). Dengan demikian, masing-masing tahun terdapat penguasa atau dewa Taishuinya sendiri-sendiri. Untuk tahun 2007, dewa penguasa tahun atau Taishuinya bernama Feng Qi. Adapun nama-nama dewa Taishui itu diambil dari nama para pahlawan di zaman dahulu. Oleh karena itu secara keseluruhan terdapat 60 dewa Taishui.


Oleh karena itu, kalau kita amati dengan seksama, masing-masing dewa Taishui itu sesungguhnya melambangkan perpaduan cabang bumi dan batang langit masing-masing tahun yang berlaku.

BAZI

Di atas telah dikemukakan bahwa bangsa Tiongkok menandai tahun dengan bantuan 10 BL dan 12 CB. Hal ini berlaku pula dalam menandai saat kelahiran seseorang. Masing-masing tahun, bulan, hari, dan jam memiliki paduan batang langit dan cabang buminya sendiri-sendiri. Oleh karena itu, setiap orang memiliki 4 batang langit dan 4 cabang bumi yang dikenal sebagai delapan karakter atau bazi. Sebagai contoh adalah seorang pria yang dilahirkan pada tanggal 12 Januari 1982 pukul 15:40. Bazi atau delapan karakternya akan nampak seperti gambar di bawah ini:

Bagian atas adalah batang langit, sedangkan yang bawah adalah cabang buminya. Berdasarkan Bazi, yang dianggap unsur diri adalah batang langit hari. Jadi unsur diri orang di atas adalah kayu.
Langkah berikutnya adalah menentukan kuat atau lemahnya unsur diri di atas. Namun, karena makalah kali ini hanya sebagai pengantar saja, kita tidak akan membahas secara terperinci bagaimana menentukan kuat atau lemahnya unsur diri. Tetapi secara ringkas adalah sebagai berikut:

Pria di atas terlahir pada bulan yang cabang buminya adalah tanah. Ini berarti bahwa pada bulan tersebut tanah sedang kuat. Ingat bahwa kayu menghancurkan tanah (lihat siklus lima unsur di atas). Oleh karena itu, tanah adalah unsur lawan bagi kayu.
Kita melihat bahwa pada bazi orang di atas, banyak memiliki unsur logam. (4 unsur logam). Ingat bahwa logam menghancurkan kayu. Jadi logam adalah unsur lawan bagi kayu.
Unsur kawan bagi kayu hanya satu, yakni Jia atau kayu yang berada di batang langit jam.

Karena unsur lawan terlalu banyak, kita menganggap bahwa pria di atas merupakan orang kayu lemah.

Pembahasan lima unsur secara lebih mendalam

Setelah mengulas mengenai bazi secara ringkas berdasarkan contoh di atas, kita dapat menggolongkan lima unsur yang ada ke dalam dua kelompok, yakni kelompok KAWAN dan Lawan. Adapun yang dimaksud dengan kelompok lawan adalah:

Unsur yang menghancurkan unsur diri (disebut Zhengguan atau Qisha)
Unsur yang dihasilkan oleh unsur diri (karena dengan menghasilkan unsur lain, maka unsur diri akan hilang atau bertambah lemah) – disebut Shangguan atau Shishen)
Unsur yang dikalahkan oleh unsur diri (disebut Zhengcai atau Piancai)

Sedangkan yang dimaksud dengan kelompok kawan adalah:

Unsur yang sama dengan unsur diri (disebut Jiecai atau Bijian)
Unsur yang menghasilkan unsur diri (disebut Zhengyin atau Pianyin)

Prinsip dari kosmologi Tiongkok adalah keseimbangan, jadi bila unsur diri terlalu kuat, maka harus dilemahkan, sehingga unsur lawan merupakan unsur yang BAIK bagi dirinya. Sebaliknya bila unsur diri terlalu lemah, maka harus dikuatkan, sehingga unsur kawan merupakan unsur yang BAIK bagi dirinya.
Masing-masing unsur yang ada itu melambangkan aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia. Bagi unsur diri kuat, Jiecai dan Bijian tidak baik bagi dirinya, karena tambahan Jiecai beserta Bijian hanya akan memperkuat unsur dirinya saja. Menurut bazi, jiecai dan bijian melambangkan kemiskinan bagi orang yang unsur dirinya kuat. Sebaliknya bagi orang yang unsur dirinya lemah, tentu saja jiecai dan bijian akan sangat baik bagi dirinya; karena akan memperkuat unsur diri. Bagi orang yang unsur dirinya lemah, jiecai dan bijian justru melambangkan kekayaan. Unsur-unsur lainnya juga memiliki maknanya masing-masing bagi kehidupan seseorang, tergantung kuat atau lemahnya unsur diri. Kita tidak akan membahas hal ini secara lebih terperinci. Namun kita dapat meringkas bagian ini sebagai berikut:

Masing-masing unsur yang ada memiliki pengaruh negatif dan positif bagi setiap pribadi yang ada di muka bumi ini.

PENGARUH TAISHUI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Kita telah mengulas siklus jiazi yang berjumlah enam puluh dan masing-masing dilambangkan dengan satu dewa Taishui. Karena siklus jiazi terbentuk dari pasangan batang langit dan cabang bumi, maka di balik semua itu adalah lima unsur. Bila unsur-unsur yang terkandung dalam tahun yang berlaku adalah unsur yang baik bagi pribadi bersangkutan, ia boleh mengharapkan keuntungan pada tahun tersebut.
Sebagai contoh, mari kita analisa bagaimana pengaruh tahun 2008 bagi pria yang lahir pada tanggal 12 januari 1982 di atas. Tahun 2008 pasangan batang langit dan cabang buminya adalah Wuzi. Wu berunsur tanah dan zi berunsur air. Tanah merupakan unsur yang kurang baik bagi pria berunsur kayu lemah di atas (unsur lawan), sedangkan zi merupakan unsur yang baik (unsur kawan). Selanjutnya kita melihat bahwa unsur cabang bumi tahun 2008 adalah air, sehingga kita dapat melihat bahwa tahun 2008 dapat mendatangkan keuntungan bagi pria ini. Namun batang langitnya adalah tanah, yang merugikan bagi orang itu. Karena tanah menghancurkan air, kita boleh menyimpulkan bahwa pria tersebut pada tahun 2008 akan mendapatkan keuntungan, tetapi jalannya tidak mudah dan ia akan mendapatkan banyak halangan pula.
Tentu saja contoh di atas adalah analisa bazi yang sangat disederhanakan. Analisa yang lengkap jauh lebih rumit dan mempertimbangkan banyak faktor. Namun berdasarkan contoh ini, diharapkan kita semua dapat memperoleh gambaran bagaimana interaksi antara dimensi waktu dengan kehidupan seseorang. Jika dimensi waktu tidak menguntungkan bagi seseorang, inilah yang disebut chong.
Ilmu bazi mengenal pula apa yang dinamakan Enam Pertentangan atau Liuchong antara cabang bumi:

Zi (tikus) – Wu (kuda)
Chou (kerbau) – Wei (kambing)
Yin (harimau) – Shen (kera)
Mao (kelinci) – You (ayam)
Chen (naga) – Xu (anjing)
Si (ular) – Hai (babi)

Jika seseorang terkena salah satu di antara Liuchong ini maka akan berdampak kurang baik dalam kehidupannya.

DIMENSI ARAH

10 BL dan 12 CB juga memenuhi arah mata angin. Berbeda dengan kompas di Barat yang umumnya hanya mengenal 8 arah mata angin, kompas di Tiongkok mengenal 24 arah mata angin.

TAISHUI DAN DIMENSI ARAH

Berikut ini adalah daftar arah Taishui pada setiap tahunnya. Rumah-rumah yang menghadap arah-arah tersebut hendaknya tidak direnovasi saat tahun berlakunya Taishui yang bersangkutan. Dalam bahasa Inggris Taishui sering disebut sebagai Tuan Besar atau Grand Duke.

Pada tahun Tikus (Zi) Taishuinya berada di utara.
Pada tahun Sapi (Chou) Taishuinya berada di timur laut (north east).
Pada tahun Macan (Yin) Taishuinya berada di timur laut (north east).
Pada tahun Kelinci (Mao). Taishuinya berada di timur (east).
Pada tahun Naga (Chen) Taishuinya berada di tenggara (south east)
Pada tahun Ular (Si) Taishuinya berada di tenggara (south east)
Pada tahun Kuda (Wu) Taishuinya berada di selatan (south)
Pada tahun Kambing (Wei) Taishuinya berada di barat daya (south west)
Pada tahun Kera (Shen) Taishuinya berada di barat daya (south west)
Pada tahun Ayam (You) Taishuinya berada di barat (west)
Pada tahun Anjing (Xu) Taishuinya berada di barat laut (north west)
Pada tahun Babi (Hai) Taishuinya berada di barat laut (north west)

Contoh: rumah saya menghadap utara. Apakah pada tahun 2008 boleh direnovasi?
Jawab: Tahun 2008 adalah Wuzi atau tahun tikus (dapat dilihat pada almanac); jadi Taishuinya menghadap ke utara, karena itu rumah Anda tidak boleh direnovasi. Arah lainnya BOLEH direnovasi.

Pada zaman dahulu, para panglima perang menghindari berperang menghadap arah Taishui tahun itu, karena berpotensi menimbulkan kekalahan. Demikian semoga bermanfaat.

SEGI ILMIAH METAFISIKA TIONGKOK

Kini kita akan beralih pada segi ilmiah metafisika Tiongkok. Banyak orang yang salah sangka dan menyatakan bahwa ilmu metafisika Tiongkok adalah tahayul. Kita patut mengakui bahwa sesuatu yang berbau tahayul setidaknya ada dalam ilmu metafisika Tiongkok. Meskipun demikian, tidaklah bijaksana bila kita menganggap bahwa metafisika Tiongkok adalah sepenuhnya tahayul. Metafisika Tiongkok memanfaatkan dua hal, yakni faktor waktu dan arah.

Ternyata faktor waktu dan arah ini memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia serta makhluk lain sesama penghuni bumi.

Sebagai contoh, di Jerman yang negaranya maju sekalipun, pertanian tetap memperhitungkan faktor waktu, yakni menanti tibanya musim semi serta musim panas. Jadi meskipun teknologi sudah maju, hingga saat ini manusia belum dapat melawan hokum alam, terutama faktor waktu. Contoh lainnya, adalah migrasi burung, yang memanfaatkan faktor waktu dan arah. Pada saat musim dingin hendak tiba, beberapa jenis burung akan bermigrasi mencari tempat yang lebih hangat. Kendati tak mempunyai kompas atau alat navigasi lainnya, burung-burung itu tidak pernah tersesat. Mengapa? Karena mereka sanggup menjadikan medan magnetic bumi sebagai pedoman.

Medan magnetik bumi adalah suatu kekuatan tak kasat mata yang sanggup membantu burung bernavigasi. Inilah sebenarnya yang juga menjadi bahan studi ilmu Fengshui (Hokkian: Fengshui). Fengshui berusaha memanfaatkan garis medan magnetik bumi serta aliran energi tak kasat mata (qi) demi kepentingan umat manusia yang tinggal dalam suatu bangunan.

Konsep mengenai Taishui dan dimensi waktu serta arah juga memiliki makna konservasi atau pelestarian lingkungan, karena pada saat berkuasanya Taishui di suatu arah tertentu, maka pada penjuru atau lokasi tersebut tidak boleh dilakukan perluasan atau penebangan hutan. Ini memberikan kesempatan pada tumbuhan yang ada di daerah tersebut untuk menghijau kembali.

Memang benar, semua hari adalah baik, meskipun demikian masing-masing bagian waktu memiliki kecocokan tersendiri guna melakukan berbagai aktifitas. Sebagai contoh, mandi pada saat malam hari tidaklah sehat. Ini bukan berarti bahwa malam hari adalah buruk. Melainkan semata-mata malam hari tidaklah cocok untuk melakukan aktifitas mandi.

Untuk artikel-artikel menarik lainnya, silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/