RAMALAN KEADAAN EKONOMIC PROVINSI BALI DALAM SETAHUN KE DEPAN BERDASARKAN ILMU ASTROLOGI

RAMALAN KEADAAN EKONOMI PROVINSI BALI DALAM SETAHUN KE DEPAN BERDASARKAN ILMU ASTROLOGI.

.

Ivan Taniputera.

20 Desember 2017.

.

Seseorang meminta saya membuatkan ramalan mengenai keadaan ekonomi Provinsi Bali yang saat ini tengah dilanda kelesuan akibat erupsi Gunung Agung.

.

Guna meramalkan keadaan ekonomi Provinsi Bali, pertama-tama kita perlu membuat bagan astrologis Provinsi Bali. Bagan ini didasarkan pada tanggal pembentukan Provinsi Bali, yakni 14 Agustus 1958. Selanjutnya kita mengamati transit Yupiter (Guru) terhadap bagan astrologis tersebut. Berikut ini adalah bagan astrologis Provinsi Bali dan data transit Yupiter.

.

 

 

.

Sebelumnya, kita melalukan kilas balik terlebih dahulu apa yang sudah terjadi.

.

Pada bulan September 2017, Yupiter transit mengalami Square dengan Venus (Shukra) bagan astrologis Provinsi Bali dengan sudut penyimpangan (orb) sekitar 2 derajat 5 menit. Ini menandakan adanya kelesuan atau permasalahan dalam hal ekonomi. Begitu pula pada bulan Oktober 2017, Square masih terjadi dengan sudut penyimpangan (orb) sekitar 4 derajat 16 menit. Jadi bulan Oktober 2017 hingga sekitar akhir November 2017 keadaan ekonomi masih lesu dan kurang baik. Pada kenyataannya, memang benar bahwa pada kurun waktu tersebut keadaan ekonomi kurang baik akibat ancaman meletusnya Gunung Agung. Bahkan bandar udara juga sempat ditutup, sehingga dunia pariwisata mengalami kelesuan. Memasuki minggu ketiga hingga akhir bulan Desember 2017, Square antara Yupiter transit dengan Venus ini sudah dapat dikatakan berakhir. Dengan demikian, pada akhir tahun 2017 keadaan ekonomi akan sedikit menggeliat kembali.

.

Sayangnya, setelah lepas dari Square dengan Venus, Yupiter transit akan berganti mengalami Square dengan Matahari (Surya). Square ini akan mulai terasa dampaknya pada kurang lebih awal Januari 2018 dan akan terus berlanjut hingga Mei 2018. Hal ini mungkin akan membawa berbagai dampak kurang baik, tidak hanya ekonomi melainkan juga bidang-bidang lainnya, Puncaknya mungkin akan terjadi sekitar awal Februari 2018 dan juga minggu ketiga April 2018. Seharusnya keadaan bisa membaik dengan cepat. Hanya sayangnya, Yupiter pada sekitar April-Juni 2018 mengalami gerak mundur (Retrograde). Jadi Square yang seharusnya berlalu hadir kembali. Ibaratnya seperti musuh yang sudah pergi, tetapi datang kembali.

.

Pada bulan Juni dan Juli 2018, keadaan akan membaik. Namun, bulan Agustus, September, dan Oktober 2018 keadaan akan kembali kurang baik. Keadaan akan menjadi benar-benar baik selewat bulan Oktober 2018.

.

Untuk mudahnya, kita akan meringkaskan sebagai berikut:

.

  1. September-Oktober-November 2017 : keadaan kurang baik.
  2. Menjelang minggu ketiga hingga akhir Desember 2017: keadaan akan sedikit menggeliat kembali.
  3. Januari 2018 hingga Mei 2018: keadaan kurang baik.
  4. Juni dan Juli 2018: keadaan akan terasa membaik.
  5. Agustus hingga Oktober 2018: keadaan kurang baik.
  6. Selepas Oktober 2018: keadaan benar-benar baik.

.

Meskipun demikian, apa yang diparkan di atas itu hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu terbukti kebenarannya. Marilah kita memanjatkan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar yang baik saja terjadi.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 

 

.

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

BAGAIMANA NASIB MATA UANG KITA, PELUANG DAN HAMBATANNYA? SUATU TINJAUAN BERDASARKAN ASTROLOGI

BAGAIMANA NASIB MATA UANG KITA, PELUANG DAN HAMBATANNYA? SUATU TINJAUAN BERDASARKAN ASTROLOGI

Ivan Taniputera

3 April 2015

 

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas mengenai nasib mata uang kita. Peluang dan hambatan apakah yang menantinya? Kita akan melakukan tinjauan dan pembahasan dengan menggunakan metoda horary astrology.

 

Terlebih dahulu, tentu saja kita harus membuat diagram horary astrologynya.

 
 

Pertama-mata kita perlu menelaah rumah kedua, yang melambangkan keuangan. Nampak terdapat Saturnus, suatu planet yang melambangkan hambatan, penyusutan, atau kekangan. Dengan demikian, ini menandakan bahwa mata uang kita sedang mengalami pelemahan. Nampak bahwa Saturnus mendapatkan Square dari Neptunus. Ini menandakan bahwa melemahnya mata uang diakibatkan oleh suatu sebab-sebab yang sudah kronis. Oleh sesuatu yang tidak jelas. Kita dapat menafsirkannya sebagai korupsi yang telah parah. Terdapat kesalahan dalam menetapkan kebijaksanaan. Apa yang benar dianggap salah dan yang salah dianggap benar. Oleh karenanya, guna mengatasi hal ini, astrologi menyarankan:

 

1. Meninjau kembali segenap kebijaksanaan dalam hal keuangan negara. 

2. Membersihkan negara dari korupsi.

3. Perbaikan kinerja lembaga-lembaga negara.

 

Perhatikan lebih jauh bahwa Bulan Sextile Saturnus. Ini menandakan adanya peluang yang dapat diberikan oleh Bulan. Sayangnya Bulan siap mengalami gerhana oleh Nodal Utara (Rahu). Sehingga peluang dari Bulan ini tidak dapat maksimal, karena sedang dilanda permasalahan pula. Lalu melambangkan apakah Bulan itu? Bulan mengatur antara lain keamanan negara, kebutuhan masyarakat, inflasi, pertanian, dan lain sebagainya. Jadi kita bisa menyimpulkan bahwa  keamanan dan ketertiban negara masih belum mendukung. Inflasi di tengah masyarakat masih tinggi. Kebutuhan rakyat masih belum dapat tercukupi sepenuhnya, sehingga harus impor. Semua itu turut mendukung lemahnya mata uang kita. Oleh karenanya, astrologi menyarankan hal-hal sebagai berikut:

 

1.Ketegasan dan keseriusan pemerintah dalam menegakkan keamanan beserta ketertiban berbangsa dan bernegara.

2.Lebih memusatkan diri pada pengendalian inflasi. Jangan menetapkan kebijakan yang dapat mempertinggi angka inflasi.

3.Meningkatkan swadaya masyarakat, mengurangi ketergantungan terhadap impor.

4. Membangun sektor pertanian.

 

Saturnus mendapatkan Trine dari Merkurius. Trine itu sangat baik dan melambangkan dukungan. Merkurius melambangkan media, telekomunikasi, transportasi, ilmu pengetahuan, pidato-pidato politik, dan lain sebagainya. Semua aspek Merkurius ini dapat dipergunakan sebagai dukungan dalam memperkuat keuangan negara. Kondisi transportasi kita sekarang sudah jauh lebih baik. Pembangunan pelabuhan-pelabuhan, bandar udara, jalan, rel kereta api, dan lain-lain sudah baik dan perlu semakin dimaksimalkan. 

 

Lalu kita perlu menyaksikan planet penguasa rumah kedua, yakni Pluto. 

 

Pluto mengalami Square atau pengaruh buruk dari Uranus. Pluto ini lambang kegelapan yang siap meledak. Uranus melambangkan sesuatu yang tidak terduga. Dengan demikian , ini tentu saja sesuatu yang sangat kurang baik. Kondisi keuangan ini bisa sewaktu-waktu menjadi parah. Bisa timbul gonjang-ganjing dalam keuangan di saat yang terduga. Dengan demikian, pemerintah harus serius melakukan upaya-upaya pencegahan. 

Pluto juga Square dengan Matahari, yang melambangkan penguasa. Ini berarti peran pemerintah sangat kuat. Harus dilakukan pembenahan segara atas kebijakan-kebijakan yang selama ini salah. 

 

Namun Pluto juga mendapatkan pengaruh baik dari Venus di rumah kedelapan. Artinya bantuan dari luar negeri masih sangat dibutuhkan. Perlu investasi yang menguntungkan dari luar negeri. Hubungan dengan negara-negara sahabat perlu ditingkatkan. 

 

Hal lain lagi yang patut diperhatikan adalah Uranus yang Square dengan Uranus berada di rumah ketujuh. Ini sekali lagi menandakan bahwa keamanan umum perlu diperhatikan. Masalah keamanan umum merupakan sesuatu yang serius dan akan berdampak besar pada mata uang, keuangan atau perekonomian negara. 

 

Planet lain yang perlu kita perhatikan terkait keuangan adalah Venus. Venus berada di Taurus yang merupakan rumahnya sendiri, sehingga ini merupakan sesuatu yang baik. Bagaimanapun juga kelak perekonomian dan keuangan kita akan membaik lagi. Sebagaimana yang telah diuraikan di atas, Venus berada di rumah kedelapan, yang melambangkan bantuan dari negara-negara sahabat. Jadi kita tidak perlu khawatir mata uang atau perekonomian terpuruk parah seperti saat krisis moneter dahulu. Hal terpenting yang harus kita lakukan bersama adalah kerja keras demi memajukan perekonomian bangsa dan negara. Selain itu, harus tetap menjalankan kejujuran

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi: