KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: HANTU SUNGAI YANG BAIK

KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: HANTU SUNGAI YANG BAIK.

.

Ivan Taniputera.

18 Juli 2018.

.

Kisah ini saya ambil dari sebuah karya klasik China berjudul “Kisah-kisah Gaib Liaozhai” atau 聊齋誌異 (Liaozhai Zhiyi). Sebenarnya kalau kita terjemahkan secara harafiah, maka Liaozhai Zhiyi dapat diartikan sebagai “Catatan Pembicaraan di Kamar Belajar Liao Mengenai Hal-hal Aneh.” Isinya adalah kisah-kisah gaib terkait hantu, siluman serigala, peri, dan lain sebagainya. Karya klasik ini ditulis oleh Pu Songling (蒲松齡, 1640-1715) yang hidup semasa Dinasti Qing. Berikut ini adalah salah satu kisah yang terdapat dalam karya klasik tersebut.

.

Terdapat seorang nelayan bernama Xu yang tinggal di bagian utara Zizhou. Setiap malam, ia pergi menangkap ikan dengan membawa arak. Saat menangkap ikan, ia selalu menuangkan arak ke sungai, seraya berkata, “Minumlah kalian, wahai arwah-arwah orang yang tenggelam.” Demikianlah yang dilakukannya setiap malam. Ajaibnya, ketika para nelayan lain mendapatkan sedikit tangkapan, ia selalu memperoleh banyak ikan.

.

Suatu malam, muncul seorang pemuda yang berjalan mondar mandir di dekat nelayan tersebut. Ia lalu menawarkan pemuda itu secawan arak yang diterima dengan senang hati. Anak muda itu menemani sang nelayan mengobrol hingga pagi hari. Malam-malam selanjutnya pemuda itu terus menerus muncul menemani Xu. Suatu malam, Xu hanya mendapatkan sedikit ikan saja dan ia hampir putus asa. Pemuda tersebut menawarkan bahwa ia akan pergi sedikit ke hilir sungai dan menggiring ikan-ikan ke jaring Xu. Xu menyetujuinya dan berpesan agar ia berhati-hati. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara ribut dan benar saja jalanya dipenuhinya oleh ikan-ikan besar.

.

Xu merasa bergembira dan menawarkan separuh hasil tangkapannya pada pemuda tersebut; namun ditolak. Ia merasa senang membantu Xu dan menyatakan bahwa ia telah menerima banyak kebaikan dari sang nelayan. Ia menawarkan bantuan seperti itu, apabila Xu bersedia menerimanya. Xu merasa bingung karena ia merasa belum pernah berjumpa dengan pemuda tersebut dan melakukan kebaikan padanya. Ia menyatakan penyesalannya karena tidak dapat membalas bantuan pemuda itu secara sepadan. Sebelum berpisah Xu menanyakan nama pemuda itu yang dijawab bahwa ia bernama Wang Liulang. Keesokan harinya Xu menjual ikan-ikan hasil tangkapannya dan membeli lebih banyak arak.

.

Beberapa bulan kemudian saat tiba di tepi sungai, Xu menyaksikan sahabatnya itu telah menunggu. Mereka berbincang-bincang seperti biasa, namun Wang mengatakan bahwa itu mungkin merupakan pertemuan terakhir mereka. Dengan sedih, Xu menanyakan mengapa demikian halnya. Wang membuka rahasianya selama ini dengan mengatakan bahwa ia sesungguhnya adalah hantu penunggu sungai tersebut. Ia menjadi hantu karena tenggelam di sungai. Selama ini, ia telah membantu Xu menangkap ikan. Masanya menjadi hantu penunggu sungai telah berakhir dan ia akan terlahir kembali sebagai manusia. Besok akan tiba orang menggantikannya sebagai hantu penunggu sungai. Wang menambahkan bahwa bahwa seorang wanita akan mati tenggelam di sungai tersebut dan menjadi penggantinya. Ketika fajar menyingsing mereka berpisah dengan penuh kesedihan. Kendati demikian, Xu juga merasa senang karena sahabatnya akan terbebas dari menjadi hantu penunggu sungai.

.

Keesokan harinya, memang benar terdapat seorang wanita yang berjalan menuju tepi sungai sambil menggendong anaknya. Ia terpeleset dan terjatuh ke sungai. Tetapi berhasil mendorong anaknya ke tepian. Wanita itu tampak timbul tenggelam di sungai, sebelum akhirnya berhasil meraih tepian sungai dan selamat. Setelah beristirahat sejenak ia bangkit, menggendong anaknya, dan segera berlalu dari tempat tersebut. Xu sebenarnya ingin sekali menolong wanita itu, tetapi mengurungkan niatnya karena teringat pada hantu sungai sahabatnya tersebut. Jika menyelamatkan wanita itu, maka sahabatnya tidak memperoleh pengganti, sehingga tidak dapat terlahir kembali sebagai manusia.

.

Malam harinya, Xu pergi menangkap ikan seperti biasa. Tidak lama kemudian, sahabatnya itu muncul dan mengatakan, “Kita tidak jadi berpisah.” Xu menanyakan mengapa demikian. Wang menjawab bahwa ia merasa kasihan pada wanita tersebut, apalagi ia telah mempunyai anak. Apabila mementingkan dirinya saja, maka anak itu pastilah akan turut menderita. Mungkin sekali anak itu juga akan mati tanpa ibunya. Dengan menyelamatkan ibunya, maka ia telah menyelamatkan pula dua nyawa. Wang menambahkan bahwa ia belum mengetahui kapan tiba kesempatan berikutnya. Xu memuji Wang dan mengatakan bahwa kebaikan hatinya itu akan menggerakkan Langit.

.

Beberapa waktu kemudian, Wang seperti sebelumnya mengucapkan salam perpisahan pada Xu. Sang nelayan berpikir bahwa mungkin ia telah kembali menemukan penggantinya. Tetapi Wang menjelaskan bahwa kebaikannya itu telah menggerakkan Langit dan ia kini diangkat sebagai dewa kota (城隍神, Chenghuangshen) Wuchen yang terletak di wilayah Zhaoyuan. Besok ia akan mulai memangku jabatan barunya tersebut. Wang mengundang Xu agar menjumpainya di kuil dewa kota Wuchen.

.

Saat Xu berniat mengadakan perjalanan ke Wuchen, istrinya mengejeknya dengan berkata, “Meski engkau dapat menjumpai kuil itu, apakah engkau dapat berbicara dengan rupang dewa?” Meskipun demikian, Xu tidak peduli dan ia tetap mengadakan perjalanan. Setibanya di Zhaoyuan, ia mendapati dari warga setempat bahwa memang benar terdapat kota bernama Wuchen. Xu segera berjalan ke sana dan berjumpa dengan walikota Wuchen. Walikota menanyakan apakah benar namanya adalah Xu dan ia berasal dari Zizhou. Xu menjawab bahwa memang benar demikian halnya dan menanyakan bagaimana mungkin ia mengetahuinya. Tanpa menjawab sepatah kata pun, ia mengajak Xu masuk ke dalam ruangan kuil. Di sana telah berkumpul banyak warga setempat yang mengatakan bahwa mereka semua telah bermimpi menyaksikan sesosok dewa mengenakan busana kebesarannya. Dewa itu berpesan agar bila ada orang bernama Xu yang berasal dari Zizhou, mereka hendaknya menyambut dengan baik serta memberinya banyak hadiah.

.

Di hadapan altar dewa, Xu lantas mengucapkan terima kasih atas hadiah-hadiah tersebut dan memohon agar dewa kota bersedia menerima persembahannya berupa secangkir arak, seperti saat mereka berbincang-bincang di tepi sungai dahulu. Ia membakar pula banyak uang kertas. Tiba-tiba saja berhembus angin kencang yang setelah itu reda dan keadaan menjadi tenang kembali. Malam harinya, Xu mendapatkan mimpi berjumpa dengan sahabatnya yang kini berpenampilan beda dibandingkan sebelumnya. Kini ia nampak agung dengan jubah kedewaannya. Wang menyesalkan bahwa kini karena kedudukannya sebagai dewa, ia tidak dapat lagi menjumpai Xu seperti biasanya; tetapi ia akan tetap menolong Xu tatkala diperlukan.

.

Xu kemudian kembali ke tempat kediamannya dengan diantar oleh para warga kota. Ketika tiba di pinggiran kota, mereka berpisah dan warga kota kembali ke rumah masing-masing. Saat itu, Xu berpesan agar Wang menjaga warga kota Wuchen dengan baik.

.

Setibanya kembali di kampung halamannya, berkat hadiah-hadiah tersebut Xu menjadi orang berada. Setiap kali berjumpa dengan orang yang berasal dari Zhaoyuan ia selalu bertanya mengenai dewa kota Wuchen. Mereka menjawab bahwa dewa kota tersebut sangat murah hati.

.

Barangkali pesan moral yang dapat diperoleh dari kisah ini adalah sikap saling tolong menolong. Begitu pula dengan semangat rela berkorban sebagaimana yang diperlihatkan oleh Wang. Ia tidak mau mengorbankan orang lain demi kepentingannya sendiri.

.

Meskipun demikian, jika kita renungkan lebih mendalam, maka dari kisah ini kita juga dapat memahami bahwa kehidupan itu pada hakikatnya serba tidak memuaskan. Artinya, sulit bagi kita mendapatkan suatu pemecahan masalah yang menguntungkan semua pihak. Sepintas memang bantuan Wang dalam menangkap ikan itu menguntungkan Xu; tetapi tidakkah itu merupakan kemalangan bagi ikan-ikan yang ditangkap? Dengan membiarkan wanita itu tenggelam, memang hal tersebut akan baik bagi sahabatnya; tetapi tidak demikain bagi wanita beserta anaknya. Padahal Xu seharusnya dapat menolong wanita itu, namun ia membiarkannya saja. Jika Xu menolongnya, maka itu merupakan kekejaman terhadap Wang. Namun bila Xu membiarkannya saja tenggelam, maka hal tersebut merupakan kekejaman bagi wanita itu. Tidak ada pemecahan yang 100 persen memuaskan. Sesungguhnya, ini merupakan masalah moral yang sangat pelik dan rumit. Para ahli filsafat hingga saat ini pun belum berhasil memberikan jawaban memuaskan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

KISAH-KISAH GAIB LIAOZAI: MAKHLUK HALUS TIDAK SELALU JAHAT

KISAH-KISAH GAIB LIAOZHAI: MAKHLUK HALUS TIDAK SELALU JAHAT.

.

Ivan Taniputera.

18 Juli 2018.

.

 

.

Kisah ini saya ambil dari sebuah karya klasik China berjudul “Kisah-kisah Gaib Liaozhai” atau 聊齋誌異 (Liaozhai Zhiyi). Sebenarnya kalau kita terjemahkan secara harafiah, maka Liaozhai Zhiyi dapat diartikan sebagai “Catatan Pembicaraan di Kamar Belajar Liao Mengenai Hal-hal Aneh.” Isinya adalah kisah-kisah gaib terkait hantu, siluman serigala, peri, dan lain sebagainya. Karya klasik ini ditulis oleh Pu Songling (蒲松齡, 1640-1715) yang hidup semasa Dinasti Qing. Berikut ini adalah salah satu kisah yang terdapat dalam karya klasik tersebut.

.

Seorang petugas diutus oleh gubernur Hunan (nama salah satu provinsi di China) mengantar 600.000 uang perak ke ibu kota. Di tengah jalan ia dihadang oleh badai dan hujan lebat, sehingga terpaksa bermalam di sebuah kuil tua. Kendati demikian, pagi harinya ia mendapati bahwa uang tersebut telah lenyap. Dengan ketakutan, ia beserta anak buahnya kembali ke kantor gubernur di Changsha (ibukota Provinsi Hunan) dan melaporkan apa yang terjadi. Pada mulanya, gubernur tidak percaya dan berniat menjatuhkan hukuman berat padanya. Namun seluruh anak buahnya lalu membenarkan hal tersebut. Petugas itu lalu meminta izin mencari uang perak yang hilang.

.

Sang petugas kembali ke kuil tua dan berjumpa dengan seorang lanjut usia yang penampilannya nampak luar biasa. Kakek itu kelihatannya sanggup membaca pikiran orang lain dan mengatakan bahwa sang petugas pergi ke sana untuk mencari uang yang hilang. Sang petugas dengan sedih mengisahkan apa yang terjadi. Kakek itu kemudian memanggil tandu beserta para pengusungnya dan memerintahkan agar sang petugas berserta seluruh anak buahnya mengikuti ke mana ia pergi.

.

Mengikuti kakek tersebut selama lima hari, setelah melewati barisan pegunungan tibalah mereka di sebuah kota besar. Kakek itu membawa mereka ke pintu gerbang menghadap barat dan memerintahkan sang petugas beserta anak buahnya agar mengetuk pintu tersebut. Seseorang berpakaian zaman Dinasti Han membukakan pintu dan setelah petugas itu memberitahukan asal usul beserta tujuan kedatangannya, ia berjanji akan membantu sang petugas dalam beberapa hari ke depan.

.

Petugas beserta rombongan disediakan tempat kediaman pada sebuah gedung dan mereka memperoleh makanan serta minuman setiap harinya. Suatu kali sang petugas berjalan-jalan di gedung tersebut dan menjumpai taman yang indah. Ia melanjutkan perjalanannya dan tiba di sebuah bangunan, tempat di mana tergantung beberapa kulit manusia lengkap dengan mata, hidung, telinga, beserta jantungnya. Sang petugas merasa ketakutan dan segera berlari kembali ke kamarnya. Ia berpikir melarikan diri, namun merasa bahwa hal tersebut tiada gunanya.

.

Keesokan harinya, orang yang berjanji membantu sang petugas muncul, dan menyatakan bahwa inilah waktunya menghadap raja. Raja itu mengenakan hiasan dari mutiara dan duduk di singgasananya yang menghadap selatan. Raja mengatakan bahwa di istananya harta kekayaan sangat berlimpah dan jumlah uang yang dibawa oleh sang petugas tidak ada artinya jika dibandingkan kekayaan di tempat tersebut. Namun ia tidak keberatan menerima sedikit persembahan dari gubernur. Mendengar hal itu, sang petugas menangis dan mengatakan bahwa ia akan dihukum bila tidak berhasil membawa uangnya kembali. Selain itu, gubernur pasti tidak akan mempercayai cerita tidak masuk akal tersebut.

.

Raja mengatakan bahwa ia tidak perlu takut dan memberikan sebuah bungkusan berisi surat yang nampak tebal. Ia berpesan agar bila gubernur tetap menjatuhkan hukuman, berikan saja surat itu padanya. Segala seuatu akan beres. Setelah itu, raja menitahkan pengawalnya mengantar mereka pulang. Rombongan petugas melalui jalan yang belum pernah mereka lalui sebelumnya dan di akhir barisan pegunungan para pengikut raja meninggalkan mereka.

.

Tidak berapa lama, mereka tiba kembali di Changsha. Mendengar penuturan sang petugas, gubernur menjadi sangat marah dan memerintahkan agar ia ditangkap. Saat itu, gubernur meraih bungkusan surat di saku sang petugas dan setelah membacanya wajah gubernur menjadi pucat serta sangat ketakutan. Selain surat di dalamnya terdapat potongan rambut.

.

Surat itu kurang lebih berbunyi sebagai berikut:

.

“Selama memangku jabatanmu engkau telah berlaku curang dan jahat. Uang yang hilang itu adalah hasil kecuranganmu dan kini aman bersama kami. Petugas yang engkau utus itu tidak bersalah dan janganlah menghukumnya. Lama sebelumnya, kami telah mengirimkan peringatan bagimu; yakni dengan mengambil rambut istrimu. Apabila engkau kini masih mengabaikan peringatan kami, maka tidak lama lagi engkau akan mengalami kemalangan akibat kejahatanmu. Sebagai bukti, bersama surat ini kami mengirimkan kembali rambut istrimu.”

.

Gubernur memerintahkan agar petugas itu dibebaskan. Tidak lama kemudian, gubernur jatuh sakit dan meninggal.

.

Agar jelas, kita akan melakukan kilas balik. Lama sebelumnya, terjadilah peristiwa aneh yang menimpa istri gubernur. Saat bangun tidur, ia mendapati bahwa rambutnya telah lenyap secara keseluruhan dan kepalanya menjadi botak, seolah-olah telah dicukur. Namun tidak terdapat tanda-tanda bahwa seseorang telah memasuki kamar mereka. Peristiwa itu tetap menjadi misteri hingga terjadinya hal aneh di atas.

.

Beberapa waktu setelah meninggalnya gubernur, orang-orang yang merasa penasaran mencoba menelusuri lokasi sebagaimana dituturkan sang petugas. Namun mereka hanya menjumpai kawasan pegunungan tidak berpenghuni yang sunyi dan terpencil.

.

Berdasarkan kisah ini, tidak semua makhluk halus berniat jahat pada manusia. Beberapa di antara mereka ingin menegakkan keadilan. Barangkali pesan moral yang dibawakan adalah kita hendaknya menjalankan tugas kita dengan penuh kejujuran beserta keadilan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

PESUGIHAN KANDANG BUBRAH DI DUNIA TIMUR DAN BARAT: SUATU PERBANDINGAN

PESUGIHAN KANDANG BUBRAH DI DUNIA TIMUR DAN BARAT: SUATU PERBANDINGAN.

.

Ivan Taniputera.

9 Maret 2018.

.

 

.

 

Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas mengenai suatu jenis pesugihan yang disebut dengan Kandang Bubrah. Secara harafiah, Kandang Bubrah dapat diterjemahkan sebagai “kandang yang tidak selesai.” Pertama-tama, perlu dijelaskan secara singkat apa yang disebut sebagai pesugihan itu. Pesugihan adalah metoda mendapatkan kekayaan dengan tanpa bekerja keras, melainkan melalui bantuan makhluk halus. Biasanya terdapat tempat-tempat tertentu untuk memohon pesugihan. Tentu saja, pesugihan tidaklah cuma-cuma. Ada harga atau tumbal yang harus dibayar. Harga yang harus dibayar tersebut berbeda-beda dan tergantung jenis pesugihannya.

.

Orang yang menjalankan pesugihan jenis ini biasanya akan terus menerus membangun rumahnya. Bisa dengan terus menerus menambah ruangan baru atau menghancurkan dan membangun ulang bagian rumah yang sudah ada. Demikianlah, berlangsung terus menerus hingga orang itu meninggal. Rumah harus terus dibangun tanpa henti hingga seolah-olah tidak pernah selesai. Dengan menempuh laku semacam ini, rejeki konon akan terus berdatangan bagi orang tersebut. Meskipun demikian, setelah meninggal orang itu akan menjadi bagian sebuah kandang. Ia dapat menjadi tiang, atap, atau landasan kandang tersebut di alam kematiannya. Itulah harga yang harus dibayarnya.

.

Uniknya, di Dunia Barat atau tepatnya di Amerika Serikat terdapat kisah senada. Di San Jose, California, Amerika Serikat, terdapat apa yang dikenal sebagai Rumah Misteri Winchester (Winchester Mystery House). Kisahnya adalah sebagai berikut. Oliver Winchester (1810-1880) adalah pemilik pabrik senjata terkemuka bernama Winchester Repeating Arm Company. Oliver wafat pada tahun 1880 karena penyakit paru-paru. Beberapa bulan kemudian menyusul puteranya bernama William Wirt Winchester. Seorang cenayang mengatakan pada Sarah, istri Oliver Winchester, bahwa kematian beruntun itu diakibatkan oleh kutukan arwah-arwah korban senjata yang dibuat oleh pabrik senjata Winchester. Cenayang itu menyarankan agar ia berpindah ke arah Barat dan membangun sebuah rumah bagi para arwah korban senjata buatan suaminya.

.

Sarah memenuhi anjuran cenayang itu dan meninggalkan Boston menuju ke California. Pada tahun 1884, ia membeli sebuah rumah pertanian belum selesai yang kelak dibangunnya menjadi Rumah Misteri Winchester. Para pekerja membangunnya siang dan malam. Ruangan-ruangan baru terus ditambahkan, sehingga rumah itu menjadi bangunan bertingkat tujuh. Rancangannya juga seringkali terkesan aneh menurut pandangan umum di masa itu. Hingga kematian Sarah, rumah itu masih belum selesai dibangun. Akibat gempa bumi pada tahun 1906, bangunannya mengalami kerusakan, sehingga tersisa empat tingkat saja. Rumah itu kurang lebih mempunyai 161 ruangan, di antaranya 40 kamar tidur. Untuk mengecoh arwah-arwah, konon Sarah Winchester tidur di kamar berbeda setiap malamnya. Kini Rumah Misteri Winchester menjadi salah satu obyek wisata di California.

.

Meski sama-sama tidak pernah selesai dibangun hingga hari kematian pemiliknya, terdapat perbedaan di sini. Tujuan Sarah Winchester terus menerus membangun rumahnya bukanlah untuk mencari kekayaan dengan bantuan makhluk halus, melainkan demi menenangkan arwah-arwah korban senjata buatan pabrik suaminya. Jadi, perbedaan keduanya sangat mendasar.

.

Berdasarkan kisah ini, kita hendaknya mencari kekayaan dengan jalan kerja keras dan bukan melalui jalan pintas.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . 

.

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

PENGALAMAN SEORANG PENJUAL KUE BERJUMPA DENGAN MAKHLUK HALUS

PENGALAMAN SEORANG PENJUAL KUE BERJUMPA DENGAN MAKHLUK HALUS

.

Ivan Taniputera.

29 September 2017.

.

 
 

.

Malam ini, saya membeli kue pada penjual langganan saya yang biasa berjualan di malam hari. Sambil penunggu pesanan kue selesai dibuat, saya iseng-iseng bertanya padanya apakah pernah mendapatkan pengalaman berjumpa dengan makhluk halus saat berjualan. Saya memang gemar mengumpulkan kisah-kisah perjumpaan dengan makhluk halus.

.

Ia mengatakan bahwa selama kurang lebih 30 tahun berjualan, hanya sekali saja mendapatkan pengalaman berjumpa makhluk halus. Suatu malam, saat sedang berjualan kue di sebuah perumahan. Ada orang yang mendatanginya hendak membeli kue. Setelah pesanan kuenya selesai dibuat, orang itu mengambilnya dan berlalu tanpa membayar. Baru berjalan beberapa langkah, tiba-tiba saja orang itu menghilang.

.

Saya bertanya, sudah berapa lama peristiwanya berlangsung, penjual kue langganan saya itu mengatakan kurang lebih setahun lalu. Dengan demikian, peristiwanya belum begitu lama. Sebenarnya, perumahan itu sangat padat penduduk dan tempatnya tidak begitu sepi. Namun, yang namanya pengalaman gaib, bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Saya juga tidak bermaksud menilai apakah penuturan ini benar terjadi atau tidak, melainkan hanya mencatat dan mengumpulkannya saja.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . 

.

 

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

BUKU BERUSIA SERATUS TAHUN MENGENAI BERBAGAI KEPERCAYAAN TRADISIONAL MELAYU TERHADAP HAL DAN MAKHLUK GAIB

BUKU BERUSIA SERATUS TAHUN MENGENAI BERBAGAI KEPERCAYAAN TRADISIONAL MELAYU TERHADAP HAL DAN MAKHLUK GAIB

.

Ivan Taniputera.

5 Maret 2017

.

 
 

Judul: Berbagai-bagai Kepertjajaan Orang Melajoe. Bagian Jang Pertama.

Penulis: M. T. Soetan Lembang ‘Alam

Penerbit: Boekhandel Visser & Co., Weltevreden, 1917.

Jumlah halaman: 78.

.

Buku ini berisikan berbagai kepercayaan tradisional Melayu terkait hal-hal dan makhluk gaib. Pada hal 25 dapat kita baca sebagai berikut:

.

“Dichabarkan, lagi, ada oppas-oppas (opas) minjak itoe, jang diganggoei oleh hantoe, waktoe mereka itoe djaga pada malam hari; djikalau oppas jang djaga itoe mengantoek, datanglah ganggoean dari pada hantoe itoe; terkadang-kadang kedengaran seperti toean-toean jang berdjalan tjepat: tap toep, tap toep boenji sepatoenja akan tetapi bila dilihat, soeatoe apapoen ta’tampak;- ada poela jang menampar atau melempar oppas djaga itoe, apabila ia mengantoek dalam djaganja.”

.

Selanjutnya pada halaman 27 dapat kita baca:

.

“Waktoe soedah djaoeh malam, kedengaranlah boenji, sebagai boenji orang jang mengeteoek-ngetoek minta boekakan pintoe; apabila pintoe soedah diboekakan dan dilihat siapa dia jang mengetoek-ngetoek pintoe itoe, soeatoe apapoen ta’ ada jang tampak,……”

.

Buku ini membahas pula pemecahan misteri bagi peristiwa-peristiwa gaib di atas.

.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

.

 
 

.

 
 

.

 
 

.

Buku ini layak dibaca bagi mereka yang ingin mengetahui misteri berbagai hal gaib beserta pemecahannya.

.

Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

CARA MEMULANGKAN MAKHLUK HALUS YANG TANPA SENGAJA TERBAWA IKUT

CARA MEMULANGKAN MAKHLUK HALUS YANG TANPA SENGAJA TERBAWA IKUT.

.

Ivan Taniputera.

9 Januari 2017

.

Salah seorang teman menanyakan mengenai karyawannya yang baru sebentar masuk kerja tapi sudah keluar lagi. Ia menyatakan bahwa pekerjaannya tidak berat dan suasana santai. Setelah melakukan analisa, ternyata saya mendapati bahwa penyebabnya adalah adanya makhluk-makhluk halus yang menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi orang itu.

.

Kemungkinan ada yang bertanya, mengapa tidak semua orang merasakannya? Tingkat kepekaan masing-masing orang adalah berbeda. Ada orang yang mudah merasakan energi-energi negatif dan ada juga yang tidak. Jadi, tiap orang tidaklah sama. Orang yang terkena energi negatif kemungkinan akan merasa tidak nyaman, barangkali tanpa ia sendiri tahu apa penyebabnya.

.

Saya melakukan analisa lebih lanjut, ternyata makhluk-makhluk halus itu masih baru, dalam artian sebelumnya tidak ada. Kemudian saya menanyakan apakah teman tersebut baru saja membawa sesuatu atau datang dari suatu tempat. Ternyata benar, ia baru saja bepergian dari berbagai tempat di luar pulau.

.

Ini adalah hal sangat penting diperhatikan bagi orang yang bepergian. Terkadang saat perbintangan sedang buruk atau memang kondisi yang sudah sedari lahir rentan gangguan energi negatif, bisa saja ia diikuti atau ditempeli oleh makhluk-makhluk gaib. Penyebabnya bermacam-macam, namun intinya adalah adanya frekuensi gelombang yang sama dengan para makhluk halus itu. Sebagai contoh adalah jika ia berpikir atau bertutur kata sembarangan yang sekiranya melukai perasaan makhluk halus setempat. Bisa juga ia melakukan tindakan yang melanggar adat istiadat setempat. Penyebabnya ada sangat banyak dan tidak akan saya tuturkan terperinci di sini. Tetapi intinya adalah, di mana pun kita berada, dengan siapa saja, kita harus menjaga pikiran, tutur kata, dan perilaku yang baik. Dengan kata lain, pikiran, ucapan, dan tubuh harus sedapat mungkin dalam keadaan murni. Jika pikiran, tutur kata, dan perilaku kita serampangan, maka yang tersinggung atau terganggu bukan hanya makhluk halus saja, melainkan juga sesama manusia. Dewasa ini, banyak orang suka memaki atau menyebarkan hal-hal buruk di media sosial, sehingga merugikan serta mengganggu sesama manusia. Kita harus menghindari hal-hal seperti ini. Jikalau pikiran, tutur kata, dan perilaku kita senantiasa dalam keadaan murni, maka jangankan makhluk halus, sesama manusia pun tidak ada yang sanggup mengganggu kita.

.

Lalu apa yang harus dilakukan? Kita harus memulangkan makhluk-makhluk harus tersebut. Mungkin ada orang yang bertanya, mengapa tidak kita seberangkan saja ke alam lebih baik? Jawabannya sangat sederhana.

.

1) Tidak setiap orang sanggup melakukan ritual penyeberangan dengan baik. Jangan lakukan sesuatu yang berada di luar kemampuan kita. Kalau kita bukan dokter, jangan berlaku sebagai dokter.

2) Tidak setiap kepercayaan atau keyakinan mengenal konsep yang sama. Intinya tidak setiap orang mempunyai keyakinan yang sama. Jangan memaksakan kepercayaan atau keyakinan kita pada orang lain.

3) Tidak setiap makhluk halus ingin diseberangkan ke alam lebih baik. Namun, yang pasti mereka ingin pulang.

.

Oleh karenanya, agar lebih universal saya akan memaparkan cara memulangkan kembali para makhluk halus itu saja. Persiapkan hal-hal sebagai berikut:

.

1. Kapal-kapalan dari kertas.

2.Buah-buahan dan kue, sesuai dengan kemampuan Anda.

3.Dupa. Apabila keyakinan Anda tidak memperkenankan penggunaan dupa, maka tidak perlu dipergunakan.

4.Lilin.

5. Uang-uangan kertas. Apabila keyakinan Anda tidak memperkenankan hal ini, maka boleh tidak dipergunakan.

.

 
 
 

Jadi intinya lakukan sesuatu sesuai dengan keyakinan Anda. Sebenarnya tidak perlu menyediakan perlengkapan di atas tidak masalah. Bisa dilakukan dengan visualisasi saja. Tetapi masalahnya tidak setiap orang mempunyai kekuatan spiritual dan sanggup bervisualisasi dengan kuat. Para suciwan di zaman dahulu, kemungkinan tidak perlu lagi menggunakan sesuatu bersifat kasat mata, karena mereka sudah mempunyai kekuatan spiritual yang tinggi.

.

Pertama-tama, Anda meminta maaf jika ada kesalahan. Selanjutnya persilakan mereka menikmati jamuan yang ada. Persilakan mereka semua naik ke kapal dan jangan sampai ada yang tertinggal. Hanyutkan kapal ke laut. Ucapkan selamat jalan dan boleh doakan agar kelak mereka terlahir di alam kebahagiaan. Dengan demikian, ritual sudah selesai. Sebagai tambahan, jikalau Anda menganut Agama Buddha, boleh lafalkan “Namo Amiduofo” sebanyak 108 kali.

. Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . 

.

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MEMECAHKAN MISTERI PENAMPAKAN BAYANGAN MIRIP ALIEN

MEMECAHKAN MISTERI PENAMPAKAN BAYANGAN MIRIP ALIEN.

.

Ivan Taniputera.

29 Juli 2016

.

Saya baru saja membaca mengenai penampakan bayangan mirip alien (makhluk angkasa luar) di sebuah bis. Menurut artikel tersebut seseorang berfoto di depan sebuah bis dan hasilnya sungguh mengejutkan karena di bagian kaca depan bis tampak bayangan mirip alien. Untuk jelasnya silakan perhatikan gambar sebagai berikut.

.

 
 

.

Alien mungkin ada di jagad raya ini, namun lebih baik kita mencoba mencari penjelasan ilmiah terlebih dahulu. Kemungkinan pertama, bayangan di kaca tersebut adalah semata-mata pantulan cahaya saja yang membentuk wujud mirip alien. Kemungkinan kedua, ia adalah bayangan orang yang berfoto itu sendiri. Sederhananya adalah sebagai berikut. Wajah orang itu tercermin pada spion bis. Selanjutnya spion memantulkan kembali bayangan orang tersebut pada kaca bis. Jelasnya silakan saksikan gambar berikut ini.

.

 
 

.

Hal yang menguatkan penjelasan ilmiah di atas adalah bayangan mirip alien nampak tidak berambut, sedangkan orang itu juga mempunyai potongan rambut yang sangat tipis. Karena kelengkungan kaca spion (spion menggunakan cermin cembung) dan kaca depan bis, maka bayangannya menjadi terdistorsi dan nampak seperti alien. Demikianlah, kita telah berupaya memecahkan misteri ini.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.