RAMALAN 42 PERUMPAMAAN: PERTANYAAN MENGENAI KEBERUNTUNGAN

RAMALAN 42 PERUMPAMAAN: PERTANYAAN MENGENAI KEBERUNTUNGAN

Ivan Taniputera

1 Maret 2015

 

Seseorang menanyakan pada saya mengenai pekerjaannya sepi. Karena pada hari ini saya ingin mencoba metoda Ramalan 42 Perumpamaan, maka saya akan menggunakannya.

 

Didapatkan Perumpamaan nomor 39, yang penjelasannya adalah sebagai berikut:

 

“Demikianlah djoega kerap kali hal goeroe-goeroe. Djikalau anak-anak jang beroleh ilmoe oleh pengadjaran goeroenja, telah lepas dari pada tangannja, djarang sekali mereka itoe tahoe membalas goena .”

 

Ini dapat ditafsirkan sebagai berikut:

 

1) Hati-hati dalam menolong orang, karena bisa-bisa mereka tidak membalas budi kebaikan Anda. Teliti dahulu sebelum menolong orang lain. Jika bisa bersikap iklas lebih baik lagi. Jangan mengharapkan balasan.

 

2) Hati-hati dalam berbisnis karena kemungkinan ada hutang yang tidak dibayar. Bisa juga ditafsirkan ada orang yang sudah mengambil barang Anda, namun mereka lari dan tidak membayarnya.

 

Demikianlah kurang lebih penafsirannya. Lebih baik berhati-hati dan jangan mudah percaya pada orang lain. Disarankan agar jangan menghutangi orang lain. Jika ada yang mau mengambil barang dagangan Anda, maka mereka sebaiknya membayar di muka.

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel-artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain, silakan kunjungi:

 

Advertisements

RAMALAN 42 PERUMPAMAAN: PERTANYAAN MENGENAI REJEKI ATAU KEBERUNTUNGAN

RAMALAN 42 PERUMPAMAAN: PERTANYAAN MENGENAI REJEKI ATAU KEBERUNTUNGAN

Ivan Taniputera

28 Februari 2015

.

 

Seseorang menanyakan pada saya mengenai rejeki atau keberuntungannya. Karena pada hari ini saya ingin mencoba metoda Ramalan 42 Perumpamaan, maka saya akan menggunakannya.

 

Didapatkan Perumpamaan nomor 2, yang penjelasannya adalah sebagai berikut:

 

“Kebanjakan orang, apabila ia mengehendaki barang soeatoe apa dengan inginnja, djika tiada didapatnja barang itoe, ditjatjatnja, lagi poera-poera katanja “ta’ soeka.”

 

Berdasarkan hasil ramalan di atas, maka kita dapat menyimpulkan bahwa kemungkinan Anda sedang dilanda kekecewaan atau akan dilanda kekecewaan. Anda telah atau sedang mendambakan sesuatu hasil, yang sangat Anda harapkan akan berhasil. Meskipun demikian, apa yang Anda harapkan itu kemungkinan tidak akan tercapai, sehingga Anda merasa kecewa, padahal Anda sudah sangat mengharapkannya. Kemungkinan Anda akan berbalik merasa kesal dengan harapan-harapan tersebut dan sebagai obat atas kekecewaan Anda, maka Anda barangkali akan mencoba menanamkan perasaan, bahwa Anda sesungguhnya tidak benar-benar mengharapkannya, atau apa yang diharapkan itu sesungguhnya tidak bermanfaat bagi Anda. 

 

Di sini ramalan tersebut dapat pula mengacu pada seseorang, misalnya ada orang yang sudah Anda kenal baik menjanjikan sesuatu, namun ternyata meleset. Akibatnya Anda merasa kecewa dan berbalik menjauhi orang tersebut. 

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

 

RAMALAN GAMBAR UMBUL: BAGAIMANA MENINGKATKAN KEBERUNTUNGAN

RAMALAN GAMBAR UMBUL: BAGAIMANA MENINGKATKAN KEBERUNTUNGAN

.

Ivan Taniputera

22 Januari 2015

.

Seseorang menanyakan bagaimana meningkatkan usaha atau keberuntungannya.

Karena saya sedang mengadakan percobaan atau eksperimen dalam menggunakan gambar umbul sebagai sarana meramal. Saya lalu menarik sebuah kartu umbul dan mendapatkan kartu nomor 35 sebagai berikut:

 
 

 
 

Nampak pada gambar dua orang yang sedang bercakap-cakap. Salah seorang baru saja mendapatkan pertolongan. Oleh karenanya, dapat ditafsirkan bahwa dalam usaha saat ini sudah sering mendapatkan pertolongan atau bantuan dari orang lain. Nampak orang mengenakan pakaian kuning dan merah. Ini menandakan bahwa pekerjaan yang baik ada kaitannya dengan elemen tanah dan api. Selain itu di belakang ada latar belakang pohon-pohonan. Jadi pekerjaan yang cocok adalah juga elemen kayu. Dengan demikian, ada tiga elemen pekerjaan yang cocok:

 

1. Tanah

2. Api

3. Kayu

 

Selain itu, harus juga meningkatkan pengetahuan penanya.

 

Di belakang terdapat gambar polisi lalu lintas sedang mengatur lalu lintas, yang memerintahkan agar lalu lintas dari kiri dan kanan berjalan. Ini menandakan bahwa sebenarnya usaha-usaha atau pekerjaan Anda sudah berjalan. Nampak bahwa ada beberapa usaha di sini dan itu sudah berjalan.

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel-artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi:

 
 

MENGAPA KUCING INI SELALU BERUNTUNG DAN MENDATANGKAN KEBERUNTUNGAN?

MENGAPA KUCING INI SELALU BERUNTUNG DAN MENDATANGKAN KEBERUNTUNGAN?

Ivan Taniputera

6 Desember 2014

.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 .

Selamat siang, para pembaca sekalian di mana pun berada. Saya menemukan gambar patung kucing yang lucu ini. Konon bagi yang meyakininya patung kucing ini dapat mendatangkan keberuntungan. Karena kucing ini dipercayai dapat mendatangkan keberuntungan, maka tentu saja kucing ini secara logika juga harus selalu beruntung, bukan? Jika tidak beruntung, bagaimana ia dapat mendatangkan keberuntungan?

Pada hari Sabtu ini marilah kita merenungkan, mengapa kucing ini selalu beruntung dan dapat mendatangkan keberuntungan bagi mereka yang ada di sekitarnya?

 
 

Penyebab utama, mengapa kucing itu selalu beruntung dan mendatangkan keberuntungan adalah karena ia selalu tersenyum. Sang Keberuntungan suka pada senyuman. Sang Keberuntungan tidak suka pada mereka yang berwajah cemberut atau menatap dengan kebencian. Sang Keberuntungan tentu akan berkata pada dirinya sendiri, “Ah, lihat orang itu cemberut wajahnya dan matanya penuh kebencian. Tentu ia juga tidak suka pada saya. Jadi saya tidak usah datang padanya. Lihat orang itu wajahnya berbahagia dan selalu tersenyum. Tentu ia berbahagia melihat saya dan tersenyum padaku. Ia menyukaiku, jadi biarlah saya datang padanya.” Jelas sekali bahwa Keberuntungan hanya mau hadir pada mereka yang tersenyum. Demikianlah penyebab utama mengapa kucing itu selalu beruntung.

 

Selanjutnya kita menyaksikan bahwa patung kucing itu membawa kertas bertuliskan Ruyi (如意), yang artinya adalah “Terjadi sesuai kehendak.” Kucing tersebut selalu optimis bahwa visi dan misinya pasti akan tercapai. Ia tidak akan mudah putus asa dan terjerumus ke dalam pesimisme. Selain itu, ia juga berharap agar orang lain juga tercapai kehendaknya. Tentu saja, kehendak di sini adalah kehendak yang baik dan wajar. Setiap orang ingin bahagia dalam artian sejahtera lahir dan batin. Oleh karena itu, ia senantiasa berharap agar “semua makhluk dalam keadaan sejahtera.” Demikanlah penyebab kedua, mengapa kucing itu selalu beruntung.

 

Patung kucing itu juga membawa patung kucing kecil lain yang bertuliskan Cai (財). Artinya adalah “rejeki.” Rejeki di sini bukan hanya untuk sang kucing sendiri saja. Ia bersedia berbagi rejeki. Sambil berbagi pun ia masih tetap tersenyum. Oleh karenanya, patung kucing tersebut hendak mengajarkan bahwa beramal juga merupakan sumber keberuntungan. Beramal jangan dilihat dari jumlahnya, namun dari kerelaan hati. Anda hanya rela menyumbang seratus Rupiah, tidak masalah. Dua ratus rupiah? Tidak juga masalah. Berapa saja yang penting dengan kerelaan hati.

 

Keempat senyuman sang kucing juga dimaksudkan karena ia turut bersuka cita atas segenap kebaikan hati yang dilakukan orang lain. Itulah karenanya ia selalu tersenyum. Meskipun kebaikan hati itu bukan kita yang melakukan sendiri, namun kita tetap dapat berbahagia karenanya. Ada orang yang iri hati atau memendam kedengkian atas kebaikan hati yang dilakukan orang lain. Tentu saja ini adalah sumber ketidak-beruntungan. Dengan berbahagia atas kebaikan atau kemurahan hati yang dilakukan orang lain, maka kita juga turut menuai keberuntungan bagi diri sendiri dan orang lain.

 

Yang kelima dan terakhir, patung kucing tersebut membawa botol yang terbuat dari labu. Konon itu adalah botol labu wasiat yang dapat menampung seluruh alam semesta. Oleh karena itu, kita juga harus siap menampung segenap wawasan. Jangan berpandangan sempit. Pandangan sempit justru akan mengusir segenap keberuntungan. Pandangan atau wawasan kita adalah ibaratnya pintu masuk bagi Keberuntungan. Jika pintunya terlalu sempit, maka Sang Keberuntungan akan enggan masuk.

Sudahkah kita tersenyum hari ini?

Semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, petuah kehidupan, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi:

 

grupastrologi