BUKU MENGENAI BELAJAR ILMU GAIB

BUKU MENGENAI BELAJAR ILMU GAIB

.
Ivan Taniputera.
23 Mei 2016
.
 
Judul: Beladjar dan Bertapa Boeat Ilmoe Gaib
Penulis: Lamyangtjindjin
Penerbit: Boekh. & Uitg.-Mij. “Terminus,” Semarang, 1928
Jumlah halaman: 44
.
Buku ini membahas perihal mempelajari ilmu gaib, seperti syarat, tata cara, dan lain sebagainya.
.
Pada bagian “Moela Kata,” dinyatakan sebagai berikut:
.
“Orang jang berniat tetep aken mejakinken ilmoe sihir, haroes dan perloe sekali lebih doeloe mengerti betoel dan mengetahoei theorienja ilmoe gaib itoe, soepaja biarpoen ada terdjadi apa djoega, senantiasa hati bisa tinggal taba dan tetep, tida dapet rasa was (hati ketjil). Dengan begitoe orang aken dapet pladjarken berbagi-bagi ilmoe gaib dengen segala slamet dan terdjaoe dari bahaja.”
.
Pada bagian “Peladjaran 1” dibahas mengenali latihan mengumpulkan kekuatan magnetisme:
.
“Doedoek lempeng (djedjak) di korsi; kepala lempeng; poendak2 ditarik ka blakang, dada djadi madjoe; kedoeanja kaki menapak di tanah…….”
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:
.
 
.
 
.
 
.
 
.
Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.
Advertisements

ILMU UNIK UNTUK MENGETAHUI MENGAPA BISNIS MENJADI SEPI

ILMU UNIK UNTUK MENGETAHUI MENGAPA BISNIS MENJADI SEPI

.

Ivan Taniputera.

30 Januari 2017

.

Saya baru saja menemukan lembaran kertas bertulisan tangan yang sudah rapuh. Uniknya kertas tersebut bertuliskan ilmu mengetahui mengapa bisnis menjadi sepi.

.

 
 

.

Kita dapat membaca tulisan sebagai berikut:

.

“Boeat mengeliatin sebab apa orang djoewalan koerang lakoenja, pake menjan aloes di boengkoes seperti……”

.

Jika kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia modern akan berbunyi sebagai berikut:

.

“Untuk mengetahui mengapa bisnis kurang laku. [Caranya] adalah dengan menggunakan kemenyan [ditumbuk] halus dan dibungkus seperti….”

.

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

ILMU UNIK UNTUK MENGETAHUI APAKAH SESEORANG BERJODOH DENGAN KITA ATAU BIDAK

ILMU UNIK UNTUK MENGETAHUI APAKAH SESEORANG BERJODOH DENGAN KITA ATAU TIDAK

.

Ivan Taniputera.

30 Januari 2017

.

Saya baru saja menemukan selembar kertas rapuh dengan tulisan tangan berangka tahun 1927. Tidak tertera siapa nama penulisnya. Yang menarik adalah kertas ini berisikan tata cara mengetahui apakah seseorang merupakan jodoh kita atau bukan.

.

 
 

.

Terdapat tulisan sebagai berikut:

.

“Mengeliatin kedjoodooan pake ilmu Tjoo go Tjao Yoe, ragattannya bole kramas pagi seblomnja djam 10 oetawa soree sebelomnja djam 4, pitoengan namanja prampoewan jang di minta, kalo nama assaronja lebi dari 16 di potong 8 doewa kali dan tingalnja brapa itoe permintahanja matjemnja kembang, kaloe……”

.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia modern, maka bunyinya mungkin sebagai berikut:

.

“Mengetahui perjodohan dengan menggunakan ilmu Tjoo go Tjao Yoe, tata caranya adalah keramas pagi hari sebelum pukul 10 atau sore sebelum pukul 4. Hitung jumlah huruf nama perempuan yang ditanyakan. Apabila jumlah aksaranya lebih dari 16, maka dikurangi 8 hingga dua kali, dan sisanya berapa, itulah jumlah bunga [yang diperlukan], apabila….”

.

Dengan menggunakan ilmu unik ini, maka bisa diperoleh mimpi mengenai perjodohan tersebut. Meski di sini tertulis “perempuan,” namun saya yakin ilmu ini dapat dipergunakan oleh pria atau wanita.

.

Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

JIMAT PENANGKAL HAMA DI SAWAH

JIMAT PENANGKAL HAMA DI SAWAH.

.

Ivan Taniputera.

31 Agustus 2016.

.

Berikut ini adalah jimat penangkal hama di sawah yang didapat dari Primbon Mujarobat.

.

 
 

Jimat ini boleh digambar pada sehelai kain atau kertas dan ditanam di tengah sawah.

Nampak jimat ini bertuliskan angka-angka Arab. Pada baris pertama tertulis 4, 2, dan 4. baris kedua tercantum 2, 8, dan 1. Baris ketiga tertulis 4, 2, dan 5.

Jika kita jumlahkan secara mendatar, maka angka-angka pada baris pertama akan menghasilkan 10. Baris kedua menghasilkan 11. Baris ketiga menghasilkan 11.

Angka-angka paling kiri jika dijumlahkan secara menurun akan menghasilkan 10. Bagian tengah akan menghasilkan 12 dan baris paling kanan menghasilkan 10.

Jikalau kita jumlahkan menyilang ke kanan, akan didapatkan 17. Bila kita jumlahkan menyilang ke kiri, akan didapatkan 16.

.

Oleh karenanya, angka-angka di atas tidak bersifat seperti bujur sangkar ajaib, dimana angka-angkanya pada setiap baris, baik mendatar, menurun, atau menyilang bila dijumlahkan akan memperoleh hasil yang sama.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

RAMALAN MENGENAI PEMASANGAN SUSUK

RAMALAN MENGENAI PEMASANGAN SUSUK.

.

Ivan Taniputera.

5 Mei 2016.

.

Salah seorang teman ingin memasang susuk. Susuk merupakan benda-benda seperti berlian, logam, dan lain sebagainya yang dimasukkan secara gaib ke dalam tubuh menurut tradisi ilmu gaib Jawa. Ia menanyakan apakah pemasangan susuk itu baik baginya.

.

Saya akan meramalkan hal itu dengan metoda Yijing.

.

 
 

.

Didapatkan heksagram 34 yang berubah menjadi 14.

.

 

Heksagram 34 artinya kekuatan besar. Tetapi kekuatan ini harus dikendalikan. Heksagram 14 melambangkan kelimpahan, pencapaian, dan kekayaan. Jadi dapat ditafsirkan bahwa susuk itu dapat mendatangkan semacam kekuatan besar. Namun kekuatan itu perlu dikendalikan dengan baik. Yang dimaksud pengendalian yang baik adalah jangan menggunakannya demi sikap egois.

.

Oleh karenanya, berdasarkan ramalan di atas, penggunaan susuk itu bisa menghasilkan dampak yang baik. Hanya saja jangan menggunakannya secara berlebihan. Pada suatu titik, maka akan timbul godaan-godaan, yakni menggunakannya untuk sesuatu hal yang mementingkan diri sendiri. Yang penting adalah Anda harus sanggup melawan godaan-godaan tersebut.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

BUKU LUAR BIASA KUMPULAN RAMALAN DAN HAL-HAL GAIB DI SELURUH PENJURU TANAH JAWA

BUKU LUAR BIASA KUMPULAN RAMALAN DAN HAL-HAL GAIB DI SELURUH PENJURU TANAH JAWA

Ivan Taniputera

21 September 2015

.

 

Beberapa jilid buku ini merupakan kumpulan luar biasa berbagai ramalan dan hal-hal gaib di seluruh penjuru Tanah Jawa. Berikut ini adalah jilid-jilid yang tersedia.

 

JILID 1

 

 
 

Judul: De Javaansche Geestenwereld

Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,

Verduidelijkt Door Petangan’s of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik

Penulis: H. A. van Hien

Jilid 1. De Geschiedenis der Godsdiensten op Java

Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.

Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia

Jumlah halaman: 425 

Bahasa: Belanda.

 

Berikut ini adalah daftar isinya:

 
 

 

 

Jilid pertama ini berisikan berbagai hal yang luar biasa. Sebagai contoh, terdapat uraian mengenai dewa-dewa Hindu:

 

“PARABRAHMA

 

de God der Brahmanen, de Almacht, Die, vereenzelvigd met het Nirwana, de oorsprong is van alles, wat bestaat. In de Weda’s wordt uit eerbied Zijn naam niet genoemd, doch vervangen door:…….” (halaman 20).

 

Terjemahan:

 

“PARABRAHMA

 

Dewa kaum Brahmana, Yang Maha Kuasa, yang disamakan dengan Nirwana, merupakan asal muasal segala sesuatu yang ada. Dalam Weda, karena rasa hormat, maka nama Beliau tidak pernah disebutkan, namun digantikan oleh:…..”

 

Lalu terdapat pula legenda mengenai asal muasal terjadinya perhitungan Wuku (Pawukon), sebagaimana tercantum di halaman 72:

 

“In der beginne der heerschappij van Batara Goeroe op aarde, was zijn rijk verdeelde in vijf hoofd en vier onderdeelen. De vijd hoofddeelen, zijnde het Oosten, Westen, Zuiden, Noorden, en Midden, hadden ieder een zekeren dag van oppergebied, van marktijd en van gezag. De vijf dagen vormden een kleine tijdcirkel…”

 

Terjemahan:

 

“Pada awal masa pemerintahan Batara Guru di muka bumi ini, daerah kekuasaannya dibagi menjadi lima bagian utama dan empat bagian lanjutan. Kelima bagian utama itu adalah Timur, Barat, Selatan, Utara, dan Tengah, masing-masing mempunyai kekuasaan atas hari-hari tertentu, sebagai penanda waktu dan aturan. Kelima hari itu membentuk satu siklus kecil….”

 

Selanjutnya dalam buku ini juga dibahas mengenai jenis-jenis makhluk halus baik berasal dari tradisi India maupun Jawa. Sebagai contoh adalah:

 

“719 PHISATJA dan 720 PHISATJIS

 

de zoogenammde vampires, die in holen en kloven huizen en voornamelijk er op uit gaan, om menschen en dieren en al waat leeft kwaad te doen en hun het bloed uit te zuigen. Eenige van deeze reuzen, die in de mythologie met naam genoemd worden, zullen wij trachten in het kort the beschrijven.” (halaman 119).

 

Terjemahan:

 

“PHISATJA DAN PHISATJIS

 

Merupakan semacam vampir, tinggal dalam gua dan jurang-jurang serta keluar mencari manusia, hewan, dan makhluk hidup guna melakukan sesuatu yang jahat dengan menghisap darah mereka. Beberapa makhluk ini yang namanya disebutkan dalam mitologi akan kita ulas secara ringkas…”

 

Lalu terdapat pula uraian mengenai legenda-legenda Jawa, misalnya mengenai asal muasal iblis, dunia, dan lain sebagainya.

 

Berikut ini adalah nama-nama makhluk halus dalam kepercayaan Jawa:

 

1. DE TJINOENOEK

2. DE KABO KAMILI

3. DE DADOENG AWOES’S

4. DE POTO

5. DE SAWAN

6. DE SARAP

7. DE DHENGEN

8. DE MADJOESI

9. DE GENDROEWA

10. DE WEWE

11. DE KOENTHIANAK

12. DE BONTOT

13. DE BANASPATI

14. DE SETAN OESOES

15. DEN DJERANGKONG

16. DE ANTOE DARAT

17. DE ANTOE LAOET

18. DE KEMAMANG

19. DEN BISOE

20. DE LAMPOR

21. DE LAHA

22. DE BLORONG

23. DE GOENDHOEL

24. DE BELIS

25. DE SATO

26. DE DINKEL

27. DE TETELO

28. DE KITJIWIS

29. DE GEBLOEK

30. DE KEBLEK

 

dan lain-lain, masing-masing dengan penjelasannya. Secara keseluruhan terdapat 93 jenis hantu yang diulas dalam buku ini.

 

Meskipun demikian, pada halam 238 hingga 243, terdapat tambahan 24 jenis hantu (spoken) lagi, namun beberapa di antaranya mendapatkan pengaruh tradisi India.

 

Pada halaman 266 hingga 271 diulas mengenai malaikat-malaikat yang kemungkinan dari namanya mencerminkan pengaruh Arab. Sebagai contoh adalah: Djabarail, Mikail, Israfil, Idjrail, Malakal Maoet, Asrael, Roeman, Moenkar, Nakir, dan lain sebagainya. Masing-masing beserta ulasannya. Selanjutnya terdapat pula tabel yang menghubungkan antara nama bintang beserta malaikat. 

 

Pada halaman 282 hingga 285 terdapat uraian mengenai selamatan beserta tata caranya.

 

Selanjutnya, terdapat uraian mengenai pengaruh-pengaruh iblis, makhluk halus, dan hantu terhadap manusia, antara lain menimbulkan penyakit. Sebagai contoh, ini adalah penyakit-penyakit yang ditimbulkan beserta hari berjangkitnya penyakit.

 

“Zaterdag: Rechter oor, knieen, en beenderenstelsel.

Donderdag: Linker oor, dijen, voeten, en slagaderensysteem.” (halaman 287).

 

Terjemahan:

 

“Sabtu: telinga kanan, lutut, dan tulang

Kamis: telinga, paha, kaki, dan sistem arteri Kiri……”

 

Terdapat uraian mengenai tradisi ruwatan (kias) terhadap urutan kelahiran anak yang dianggap kurang baik beserta sesajiannya.

 

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.

 
 

 

 

 
 

JILID II

 
 

 
 

Judul: De Javaansche Geestenwereld

Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,

Verduidelijkt Door Petangan’s of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik

Penulis: H. A. van Hien

Jilid II. A. De Bedoewi’s en hun Pawoekon’s (Orang Badui dan Pawukon mereka). B. De Tiang Tengger en hun Ngelmoe (Tiang Tengger dan Ngelmu mereka).

Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.

Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia-C

Jumlah halaman: 338

Bahasa: Belanda dan Indonesia (Melayu).

Buku ini mengupas mengenai Pawukon (perhitungan Wuku) dan juga beberapa metoda ramalan atau petangan.

 

Berikut ini adalah daftar isinya:

 
 

Ini adalah contoh halaman yang memuat perhitungan wuku beserta keterangannya, seperti tentang selamatan dan lain sebagainya.

 
 

 
 

Berikut ini adalah contoh-contoh halaman lainnya, yang memuat berbagai petangan  atau ramalan dan lain sebagainya. 

Cara meramal cukup sederhana, dapat menggunakan dadu atau kartu domino. Pertama-tama dengan melihat daftar pertanyaan dan sesudah itu dicocokkan dengan tabel jawabannya.

 

 

 
 

JILID III

Judul: De Javaansche Geestenwereld

Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,

Verduidelijkt Door Petangan’s of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik

Penulis: H. A. van Hien

Jilid III. De Tiang pasek an hun Tengerans en de Mohammedanen en hun Primbons.

Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.

Penerbit: G. Kolff & Co., Batavia-C.

Jumlah halaman: 374.

Bahasa: Belanda dan Indonesia (Melayu).

Buku ini memuat berbagai hitungan dalam primbon. Berikut ini adalah daftar isinya:

 
 

Di dalamnya diulas pula ramalan garis tangan, fisiognomi, dan lain sebagainya. Terdapat uraian mengenai tempat-tempat keramat, seperti gunung, sungai, makam dan lain sebagainya.

 

Sebagai contoh adalah uraian mengenai Gunung Sumbing:

 

“Goenoeng Soembing, Goenoeng Sindoro, Deze bergen worden door de Javanen Vereerd.  Deze vereering vloeit voort uit een legende, die vermeldt dat deze bergen vroeger menschen zijn geweest en wel broeders.” (halaman 9).

 

Terjemahan:

 

“Gunung Sumbing, Gunung Sindoro. Gunung-gunung ini dihormati oleh orang Jawa. Penghormatan ini berasal dari legenda yang meriwayatkan bahwa gunung-gunung ini dulunya adalah manusia yang saling bersaudara.”

 

Terdapat uraian mengenai tanda-tanda kuda yang baik. 

 

Firasat telinga berbunyi, muka terasa panas, dan lain sebagainya juga dibahas di dalamnya.

 

Yang menarik terdapat primbon khusus bagi merampok, yakni mencari saat yang baik dalam melancarkan aksinya (Primbon Ngetjoe, Ngampak, Membegal, dan Maling, Kerojok).

 

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

 
 

JILID V

Judul: De Javaansche Geestenwereld

Terdapat keterangan: De Betrekking, Die Tusschen De Geesten En De Zinnelijke Wereld Bestaat,

Verduidelijkt Door Petangan’s of Tellingen, Bij De Javanen en Soendaneezen in Gebruik

Penulis: H. A. van Hien

Jilid V. De Primbons

Soerat petangannja orang Djawa dan orang Soenda, menjataken segala roepa itoengan, boewat mentjari keslametan.

Penerbit: Bandoeng, Fortuna, 1913

Jumlah halaman: 148 (ada beberapa halaman terakhir yang hilang).

Bahasa: Belanda dan Indonesia

Ini merupakan buku yang sangat unik, berupa kumpulan berbagai ramalan dan perhitungan dalam primbon yang pernah digunakan di pulau Jawa (mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur). Berikut ini adalah daftar isinya:

Buku ini memuat berbagai perhitungan, misalnya perhitungan mengenai naga tahun dan naga bulan. Ternyata terdapat perbedaan antara perhitungan arah naga bulan di Jawa Barat dan Tengah dengan di Jawa Timur. Adapun perbedaan itu antara lain:

Di Jawa Barat dan Tengah:

Bulan Rabingoel-awal (Rabiul Awal), naga terletak di timur, jatingarang terletak di selatan, ridjal terletak di barat, dan sambang banger terletak di utara.

Di Jawa Timur:

Bulan Rabingoel-awal (Rabiul Awal), naga terletak di selatan, jatingarang terletak di barat, ridjal terletak di utara, dan sambang banger terletak di timur.

Perhitungan hari buruk pada masing-masing bulan, juga terdapat perbedaan. Adapun perbedaan itu antara lain:

Di Jawa Barat dan Tengah:

Bulan Soera, hari Senin dan Selasa.

Di Jawa Timur:

Bulan Soera, hari Sabtu dan Minggu (Ngahat).

Terdapat pula berbagai hitungan mengenai perjalanan, pindah rumah, mencari pencuri, dan bahkan terdapat pula primbon-primbon untuk keperluan khusus, seperti primbon perang, perang sabil, dan perang bakat, primbon untuk penjahat (ngetjoe, gampak, membegal, dan maling kerojok), dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU KARYA DEWA TAN TIK SIOE (TAN TIK SIOE SIAN) TENTANG KEBATINAN, RESEP OBAT TIONGHOA, DAN LAIN SEBAGAINYA

BUKU KARYA DEWA TAN TIK SIOE  (TAN TIK SIOE SIAN) TENTANG KEBATINAN, RESEP OBAT TIONGHOA, DAN LAIN SEBAGAINYA

Ivan Taniputera

2 September 2015

.

Judul: Rasa Sedjati: Boengah Tjepaka Tjina Java, Ilmoe Woelang Hoetomo Wilis Adem Hati

Penulis: Tan Tik Sioe Sian (Dewa Tan Tik Sioe, 1884-1929)

Jumlah halaman: 115

Buku ini berisikan berbagai macam hal, seperti resep obat dan nasihat-nasihat kebatinan beserta spritualisme.

Berikut ini adalah contoh halaman yang berisikan resep obat.

Seperti pada gambar di atas, maka resep obat itu tercantum dalam aksara Tionghoa, dengan sedikit keterangan di bawahnya. Terdapat sekitar 30 resep obat.

Selanjutnya terdapat berbagai syair nasihat.

“ikan moong sing di poelo batoe,

ikan bader, tambang, segaran,

oentoeng roegi, dijawamoe itoe,

hatimoe keder, djadi seselan.” (halaman 28).

Terdapat pula nasihat:

“Djangan pertjajakin segala kitab-kitab goeroe-goeroe-goeroe nenek goeroe, pertjajakinlah timboel dari hatimoe sendiri.”

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.