MENGAPA PRAKTISI FENGSHUI (HONG SUI) MEMBERIKAN SARAN YANG BERBEDA-BEDA?

MENGAPA PRAKTISI FENGSHUI (HONG SUI) MEMBERIKAN SARAN YANG BERBEDA-BEDA?

.

Ivan Taniputera.

26 Juli 2016.

.

 
 
 

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman mengeluhkan mengapa para praktisi Fengshui yang ditanyainya memberikan saran berbeda-beda, sebagai contoh adalah arah hadap rumah terbaik baginya. Perbedaan inilah yang terkadang memicu sikap skeptis terhadap Fengshui. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

.

Sebelumnya, saya akan memberikan sebuah ilustrasi mengenai seorang siswa sekolah yang mempunyai empat kebutuhan pada saat bersamaan, yakni buku pelajaran, baju baru, menonton film terbaru, dan gadget termutakhir. Ia tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan itu sekaligus karena uang saku yang diberikan orang tuanya terbatas. Oleh karenanya, ia harus melakukan pilihan, yakni mana yang harus didahulukan. Guna menentukan pilihan tersebut, ia dapat membuat tabel prioritas sebagai berikut.

.

 
 

.

Pertama-tama, ia menentukan kriteria pemilihan terlebih dahulu, seperti tingkat kemendesakan, harga, kepuasan, dan manfaatnya. Lalu masing-masing kriteria tersebut diberi nilai. Semakin tinggi nilainya, maka semakin kuat pula sifatnya berdasarkan kriteria tersebut. Sebagai contoh adalah kemendesakan. Buku pelajaran diperlukan bagi proses belajar mengajar selama semester tersebut dan tidak dapat ditunda lagi. Agar dapat lulus seluruh mata pelajaran dengan baik, ia mutlak harus memilikinya. Ia mempertimbangkan pula bahwa tugas utama seorang siswa adalah belajar. Itulah sebabnya, buku pelajaran diberi nilai 4 berdasarkan kriteria kemendesakannya. Film terbaru mempunyai batas masa penayangannya. Jika sudah tidak ditayangkan, ia tidak dapat menonton film tersebut lagi di bioskop kesayangannya. Namun tentu saja ia masih dapat menonton DVD film itu, walaupun kurang seru, karena tanpa efek-efek yang hanya dapat dinikmati di gedung bioskop. Itulah sebabnya menonton bioskop dari kriteria kemendesakan diberi nilai 3. Pakaian terbaru jangka waktu ketersediaannya masih lebih panjang, sehingga diberi nilai 2 berdasarkan tingkat kemendesakannya. Gadget kemungkinan besar masih tersedia selama lebih dari setahun, meski tidak lagi menjadi yang termutakhir. Tetapi bahkan setelah lewat setahun pun gadget itu masih dapat dibeli. Itulah sebabnya, ia diberi nilai 1 ditinjau dari kriteria kemendesakannya. Dari kriteria harga, buku pelajaran yang paling terjangkau, sehingga diberi nilai 4. Pakaian baru lebih mahal, sehingga diberi nilai 3. Demikian seterusnya. Berdasarkan kriteria kepuasan, gadget yang memberikan tingkat kepuasan tertinggi, karena siswa ini merupakan penggemar gadget. Itulah sebabnya, gadget diberi nilai 4. Ditinjau dari manfaatnya, buku pelajaran mendapatkan nilai tertinggi, karena agar kelak seseorang dapat menuai kesuksesan dalam hidup, keberhasilan pendidikan merupakan salah satu faktor penunjang yang penting. Berdasarkan kemudahan diperoleh, buku pelajaran adalah yang paling mudah didapatkan, karena tinggal membeli di sekolah. Sementara itu, gadget membelinya harus ke kota, karena siswa ini tinggal di daerah pinggiran kota. Demikianlah, setelah nilai masing-masing dijumlah, ternyata membeli buku pelajaran mendapatkan nilai keseluruhan tertinggi, sehingga itulah yang seharusnya menjadi prioritas utama siswa tersebut.

.

Jadi dalam hal ini, kita belajar bahwa dalam menentukan sesuatu tidak dapat bergantung pada satu kriteria saja. Apabila hanya bergantung pada satu kriteria, maka kita kemungkinan menjatuhkan pilihan keliru. Sebagai contoh, jika siswa itu hanya memilih berdasarkan kriteria kepuasan saja, maka yang dipilih adalah gadget. Akibatnya, buku pelajaran justru tidak terbeli dan terancam tidak naik kelas.

.

Lalu bagaimana hubungannya dengan Fengshui? Alam itu begitu rumit atau kompleks, sehingga kita pun juga akan berhadapan dengan banyak kriteria. Tidak ada pilihan yang dapat memenuhi 100 persen kriteria. Ilmu Fengshui sesungguhnya adalah satu kesatuan dan bersumber dari konsep lima unsur beserta Yin dan Yang (Yin Yang Wuxing). Namun ia mempunyai beberapa bagian yang dilandasi oleh beraneka ragam kriteria. Belakangan, ilmu itu terpecah-pecah dan muncul banyak aliran. Masing-masing pecahan ilmu Fengshui itu didasari oleh satu atau beberapa kriteria, seperti aliran bentuk, kompas, dan lain sebagainya. Singkatnya satu atau beberapa kriteria lantas menjadi suatu metoda atau aliran Fengshui tersendiri. Kendati demikian, apa pun kriterianya, Fengshui otentik pasti dapat ditelusuri kembali pada konsep lima unsur beserta Yin dan Yang.

.

Kita mengambil kasus seorang teman sebagai contoh. Ia hendak membeli lahan dan membangun rumah, sehingga menanyakan ke manakah arah hadap yang baik. Setelah bertanya pada beberapa praktisi, ia menjadi bingung, karena memperoleh saran berbeda-beda. Saran manakah yang benar dan salah? Kita tidak akan menuduh siapa yang benar dan siapa yang salah. Saya berpandangan bahwa kita hendaknya tidak menyalahkan atau merendahkan praktisi Fengshui lain. Sikap merasa benar sendiri kurang produktif, karena berpeluang menutup pintu gerbang menuju pengetahuan lebih luas. Dengan terus belajar dan tidak menutup pintu kesediaan belajar serta meneliti, kita akan terus maju dan bertambah pengetahuannya.

.

Saran yang berbeda-beda itu kemungkinan dilandasi oleh kriteria yang berbeda pula, yakni seperti ilustrasi pemilihan prioritas kebutuhan seorang siswa di atas. Dalam memilih arah hadap yang merupakan salah satu persoalan mendasar dalam Fengshui terdapat banyak sekali kriteria, sehingga kita tidak dapat mendasari pada satu kriteria saja. Kriteria pertama adalah dengan berdasarkan angka Gua. Angka Gua ini dihitung berdasarkan tahun kelahiran Anda menurut penanggalan China serta membedakan pula pria dan wanita. Dengan kata lain, seorang pria dan wanita meski lahir pada tahun yag sama akan mempunyai angka Gua berbeda. Selanjutnya, manusia dibedakan menjadi 8 Gua yang akan menentukan mana arah terbaiknya. Cara lain adalah menghitung berdasarkan Bazi orang itu. Bazi (secara harafiah berarti “Delapan Karakter”) adalah anasir penanggalan China yang terdiri dari empat pilar (Tahun, Bulan, Hari, dan Jam). Masing-masing pilar ini terdiri dari pasangan Batang Langit dan Cabang Bumi, dimana hakikatnya adalah lima unsur beserta polaritas Yin-Yang. Berdasarkan Bazi, praktisi metafisika akan menghitung apakah elemen yang diperlukan seseorang. Elemen inilah yang kemudian dipergunakan menentukan arah terbaik. Kriteria berikutnya adalah dengan memperhitungkan Cabang Bumi pilar tahun (yang oleh orang awam umum disebut “shio”) orang tersebut. Kita tidak boleh menghadap pada arah yang ciong dengan “shio” kita. Misalnya, orang dengan kelahiran Cabang Bumi Zi (tikus) tidak boleh menghadap arah yang diwakili oleh Cabang Bumi Wu (kuda); karena shio tikus bertentangan dengan shio kuda.

.

Dengan demikian, setidaknya kita sudah mempelajari tiga kriteria dalam menentukan arah hadap yang baik. Masing-masing kriteria atau pedoman di atas bisa saja memberikan hasil berbeda-beda. Akibatnya, tidak sedikit klien yang merasa bingung sewaktu bertanya pada beberapa praktisi Fengshui. Perbedaan itu tentu saja terjadi karena kriteria yang mereka masing-masing pegang tidak sama. Itulah sebabnya, seorang praktisi Fengshui yang baik hendaknya senantiasa belajar dan bersikap rendah hati. Jangan merasa bahwa kriterianya sendiri yang paling benar. Semakin banyak seseorang mengetahui beragam kriteria akan semakin baik. Kita tidak perlu bingung jika hasilnya berbeda-beda. Itu adalah wajar. Pilih arah hadap yang memenuhi sebanyak mungkin kriteria.

.

Tetapi apakah dengan berpedoman pada ketiga kriteria saja sudah cukup? Jawabannya tidak! Ada satu kriteria terpenting yang tidak boleh dilupakan dan harus diutamakan. Menghitung arah hadap yang terbaik berdasarkan rumusan-rumusan Fengshui seperti di atas sangat tidak memadai. Yang terpenting adalah faktor lingkungan, seperti di depan rumah tidak boleh ada kuburan, tempat ibadah, jalan yang langsung menusuk (tusuk sate), tempat pembuangan atau pembakaran sampah, dan lain sebagainya. Meski Anda menghadap arah terbaik Anda, namun jika di depannya terdapat jalan tusuk sate, maka semua itu tidak ada gunanya. Ibaratnya, Anda hendak mendapatkan keberuntungan, namun ada yang menghalangi. Akhirnya Anda tidak dapat menikmati keberuntungan tersebut. Meski rumah Anda menghadap arah terbaik Anda, namun dikelilingi atau berada di dekat tempat pembuangan serta pembakaran sampah, apakah hidup Anda akan sehat? Jadi pemilihan lahan dan arah hadap itu merupakan sesuatu yang sangat rumit atau kompleks, padahal ini baru satu saja kasus Fengshui. Belum lagi penataan ruangan dan lain sebagainya. Kriterianya sangat banyak. Sebagai contoh, dalam penataan ruang kita dapat menggunakan rumus Bazhai dan Xuangong Feixing. Feixing (Bintang Terbang) sendiri juga terbagi menjadi beberapa aliran, masing-masing dengan kriterianya sendiri. Bazhai dan Feixing sesungguhnya tidak bertentangan satu sama lain dan saling melengkapi. Keduanya didasari oleh kriteria yang berbeda dan perlu dipadukan. Tidak ada yang benar dan salah.

.

Kita sudah mengulas mengenai mengapa para praktisi Fengshui memberikan jawaban atau saran berbeda-beda. Setelah mengetahui hal ini, diharapkan kita tidak mengalami kebingungan lagi. Sudah saatnya ilmu Fengshui yang terpecah belah itu disatukan kembali.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . .

.

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

FENGSHUI KAMAR KOST

FENGSHUI KAMAR KOST

.

Ivan Taniputera.

14 Mei 2016

.

Saya pernah menjadi anak kost selama bertahun-tahun. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya ingin menulis mengenai Fengshui kamar kost, khusus bagi para sahabat dan siapa saja yang masih menjadi “anak kost.” Selain itu, artikel ini juga merupakan jawaban bagi pertanyaan salah seorang sahabat yang merasa dijahati oleh sesama anak atau penghuni kost, dimana mereka suka mengadu pada pemilik kost. Artikel ini juga dimaksudkan membantu orang tua memilihkan tempat kost bagi anaknya yang hendak meneruskan studi di kota lain, sehingga mau tidak mau harus tinggal di rumah kost.

.

 
 

Hal terpenting di sini adalah pilih kamar kost yang bereputasi baik. Artinya bukan hanya penghuninya yang bermoral baik, melainkan teliti juga apakah tempat kost itu angker atau tidak. Selain itu, amati pula apakah di sana pernah terjadi penghuni yang bunuh diri dan lain sebagainya. Khusus tempat kost bagi mahasiswa, cermati apakah rata-rata penghuninya dapat menyelesaikan studi dengan baik atau tidak. Ini adalah pertimbangan pertama, sebelum melangkah lebih jauh.

.

Selanjutnya pilih kamar kost yang pintunya tidak menghadap ke luar. Jika pintu kamar kost searah dengan pintu utama, biasanya penghuni akan lebih banyak hura-hura dan kurang memusatkan perhatian pada studinya. Pada kasus yang ekstrim bisa kurang kerasan tinggal di kamar kost.

.

Ada juga orang yang tidak suka tidur di ranjang. Mereka biasanya meminta pemilik kost agar membongkar ranjang dan mereka lebih suka tidur dengan kasur yang langsung menempel dengan lantai. Ini tidak baik. Seseorang lebih baik tidur di ranjang atau tempat tidur yang memiliki kaki. Semakin tinggi semakin baik. Mengapa demikian? Sederhana saja. Silakan amati bagaimana tempat tidur para raja. Tempat tidur raja selalu megah, mewah, dan tinggi. Tidak ada raja yang tidur di kasur tanpa ranjang. Bagaimana para pengemis dan gelandangan tidur? Mereka tidur di tanah. Jadi, silakan pilih Anda ingin tidur seperti pengemis atau raja.

.

Khusus bagi yang sering dijahati oleh teman kost, maka pertinggi ranjang Anda. Artinya ganjal kaki-kaki ranjang tersebut dengan kaleng atau apa saja. Yang penting ranjang menjadi lebih tinggi. Namun perhatikan juga faktor keamanan. Jangan sampai begitu Anda bergerak sedikit, maka ganjalan itu rubuh. Bila ranjang Anda lebih tinggi dibandingkan penghuni kost lainnya, maka mereka akan menjadi segan pada Anda.

.

Ranjang juga harus mempunyai sandaran. Ini tidak hanya berlaku bagi anak kost saja. Sandaran melambangkan kemantapan hati. Orang yang tidak mempunyai sandaran, hidupnya akan kurang mantap. Jadi ini juga faktor penting yang harus diperhatikan.

.

Ranjang juga harus menempel pada tembok. Paling tidak sandarannya harus menempel tembok.

.

Ranjang tidak boleh langsung berhadapan dengan pintu.

.

Bagian atas tempat tidur Anda atapnya harus rata, jangan ada bagian yang menonjol atau lubang ke atas. Jika tidak, berpeluang menimbulkan gangguan kesehatan.

.

Pintu kamar kost jangan langsung berhadapan dengan pintu kamar penghuni lainnya, terlebih lagi pintu kamar mandi. Jangan pula pintunya langsung berhadapan dengan tangga.

.

Jangan letakkan alat-alat elektronik, seperti komputer, televisi, tape, DVD, dan lain sebagainya langsung di samping tempat tidur Anda. Paling tidak ada jarak 1 meter. Banyak anak kost yang ingin praktis dan menempatkan barang-barang tersebut di samping tempat tidurnya. Namun ini tidak baik. Oleh karenanya, pilih kamar yang cukup luas dan lapang, sehingga dapat meletakknya di tempat yang tepat.

.

Pilih kamar yang warna temboknya lembut. Kamar adalah tempat beristirahat dan belajar. Oleh karenanya, warnanya harus dapat membangkitkan ketenangan.

.

Jangan pilih kost di jalan buntu. Hal ini juga kurang baik, karena aliran energi tidak dapat mengalir dengan baik. Kemungkinan penghuni kost lambat dalam lulus kuliah. Meskipun pandai atau berotak cemerlang, namun ada saja yang menghambatnya lulus kuliah.

.

Khusus bagi yang sering dijahati oleh penghuni kost lainnya. Gunakan patung singa atau kilin kecil sepasang dan tempatkan di atas angin-angin pintu. Jika tidak mungkin, cukup tempel gambarnya saja di depan pintu kamar kost.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

HIASAN AWETAN PENYU DAN HARIMAU YANG DIKERINGKAN: SUATU KISAH NYATA FENGSHUI

HIASAN AWETAN PENYU DAN HARIMAU YANG DIKERINGKAN: SUATU KISAH NYATA FENGSHUI

.

Ivan Taniputera

15 Maret 2015

.

 
 

Berikut ini adalah kisah-kisah harus menguping pembicaraan orang-orang tua di waktu saya masih kecil. Waktu itu saya gemar mendengarkan kisah-kisah semacam ini, walau belum belajar Fengshui secara serius.

 

Salah seorang kawan orang tua memiliki hiasan awetan penyu yang dibelinya sebagai kenang-kenangan saat berwisata ke sebuah daerah. Suatu ketika, ia mengundang seorang praktisk Fengshui terkenal ke rumahnya. Praktisi tersebut menyarankan agar awetan hiasan penyu itu dibuang saja. Orang yang mempunyai hiasan semacam itu, bisnisnya bisa timbul dan tenggelam, layaknya penyu yang timbul serta tenggelam dalam air. Percaya pada nasihat sang pakar, hiasan tersebut lantas dibuang. Tentu saja cara membuangnya ada ritual khusus, yakni dibungkus kain merah dan dihanyutkan ke laut pada tanggal dan jam tertentu pula. Benar saja, semenjak saat itu bisnisnya menjadi jauh lebih lancar dibandingkan sebelumnya dan makin menanjak lagi. Tentu saja, pakar Fengshui tersebut juga menyarankan perubahan-perubahan lainnya.

 

Kisah lain mengenai seseorang yang mempunyai hiasan awetan harimau. Ia juga mengundang seorang ahli Fengshui. Orang itu juga disarankan oleh sang praktisi Fengshui agar membuang hiasan tersebut, karena sewaktu masih hidup harimau itu pernah memangsa manusia. Sang praktisi juga menanyakan apakah beberapa waktu yang lalu isterinya meninggal. Orang itu menjawab bahwa memang demikian halnya. Praktisi Fengshui mengingatkan bahwa jika hiasan itu tidak dibuang, maka akan “memangsa” lebih banyak korban lagi. Demikianlah, akhirnya hiasan awetan tersebut dibuang. 

 

Terlepas dari baik secara Fengshui atau tidak, maka jika kita merenungkannya, seluruh hiasan tersebut dibuat dari pembantaian atau pembunuhan makhluk hidup. Ini adalah kekejaman. Tidak ada satu makhluk pun yang mau dibunuh.  Marilah kita renungkan sejenak bait-bait di bawah ini:

 

“Semoga semua makhluk sejahtera lahir dan batin.

Terbebas dari rasa iri atau menjadi sasaran iri hati.

Terbebas dari menyakiti atau disakiti makhluk lain.

Semoga semua makhluk dapat menjalani kehidupan sejahtera lahir dan batin.”

 

Memang benar bahwa bait-bait di atas berasal dari agama tertentu. Tetapi tentu saja isinya adalah bersifat universal, yakni tidak terbatas oleh agama atau kepercayaan apa pun. Semua makhluk di muka bumi ini tentu tidak ada yang mau menderita. 

 

Dengan demikian, kita sebaiknya tidak membeli serta memajang hiasan-hiasan yang berasal dari awetan makhluk hidup.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Astrologi, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

 

TATA CARA LENGKAP MENGGUNAKAN PENGGARIS FENGSHUI

TATA CARA LENGKAP MENGGUNAKAN PENGGARIS FENGSHUI 

Ivan Taniputera

2 Maret 2015

 

Penggaris Fengshui merupakan salah satu pernak-pernik dalam ilmu Fengshui. Pada kesepatan kali ini saya akan berbagi mengenai penggunaan garisan Fengshui. Agar mudahnya dalam artikel kali ini akan digunakan satuan centimeter (cm). 

 
 

Penggaris Fengshui dibagi menjadi 8 bagian utama, yakni:

 

1. 財 (Cai), secara harafiah berarti rejeki atau keberuntungan.

2.病 (Bing), secara harafiah berarti penyakit.

3. 離 (Li), secara harafiah berarti meninggalkan.

4. 義 (Yi), secara harafiah berarti keadilan atau kebajikan.

5.官 (Guan), secara harafiah berarti kedudukan atau jabatan.

6.劫 (Jie), secara harafiah berarti perampokan.

7. 害 (Hai), secara harafiah berarti kerusakan.

8. 本 (Ben), secara harafiah berarti utama atau pelajaran.

 

Masing-masing bagian itu adalah kurang lebih 5,4 cm.

 

Jadi bagian Cai adalah 0-5,375 cm. bersifat BAIK.

Bagian Bing adalah 5,375-10,75 cm. bersifat BURUK.

Bagian Li adalah 10,75-16,125 cm. bersifat BURUK

Bagian Yi adalah 16.125-21,5 cm. bersifat BAIK.

Bagian Guan adalah 21,5-26,875 cm. bersifat BAIK

Bagian Jie adalah 26,875-32.25 cm. bersifat BURUK.

Bagian Hai adalah 32.25-37,625 cm. bersifat BURUK.

Bagian Ben adalah 37,625-43 cm. bersifat BAIK.

 

Setelah itu kembali ke Cai lagi.

 

Rumusnya adalah sebagai berikut:

 

(Ukuran benda : 43) = X

Bulatkan X ke bawah = Y, misalnya 4,6 menjadi 4

kalikan Y dengan 43 = Z

Kurangi ukuran benda dengan Z, lalu cocokkan hasilnya dengan ukuran masing-masing bagian di atas.

 

Contoh:

 

Sebuah pintu berukuran 2 meter atau 200 cm.

Bagi 200 dengan 43, hasilnya adalah 4,651.

4,651 dibulatkan menjadi 4

4 dikalikan 43, hasilnya adalah 172

200 dikurangi dengan 172 = 28

28 cm itu jatuh pada Jie.

 

Jadi pintu ukuran dua meter itu jatuh pada Jie. Ini merupakan ukuran yang buruk.

 

PEMBAGIAN LEBIH LANJUT MASING-MASING BAGIAN

 

Sebagai perhitungan lebih lanjut, maka delapan bagian di atas, masih dibagi menjadi 4 lagi, yang akan kita bahas berikut ini. Tentu saja masing-masing sub bagian ini mempunyai rentang sebesar 1,34375 cm. 

 

a. Bagian Cai 

 

Dibagi menjadi:

 
  • Cai De 財得, arti harafiah adalah Pahala Berupa Rejeki. Berdasarkan namanya, maka dapat ditafsirkan bahwa kita akan dapat memperoleh banyak keberuntungan arau rejeki. (0-1,34375 cm)
  • Bao Ku 寶庫, arti harafiah adalah Gudang Harta Pusaka. Berdasarkan namanya kita akan dapat mengumpulkan banyak kekayaan atau lumbung rejeki kita akan selalu penuh. (1,34375-2,6875 cm)
  • Liu He 六合, arti harafiah adalah Enam Keharmonisan. Berdasarkan namanya kita akan memperoleh harmoni dengan orang lain, sehingga memperlancar keberuntungan kita. Segala sesuatu bisa berjalan sesuai kehendak. (2,6875-4,03125 cm)
  • Ying Fu 迎福, arti harafiah adalah Menyambut Rejeki. Berdasarkan namanya kita akan selalu menyambut kehadiran rejeki atau keberuntungan. (4,03125-5,375 cm).

b. Bagian Bing

 

Dibagi menjadi:

 
  • Tui Cai 退財, arti harafiah adalah Rejeki Merosot. Berdasarkan namanya, maka dapat ditafsirkan akan mengakibatkan rejeki selalu mengalami kemunduran. (5,375-6.71875 cm)
  • Gong Shi 公事, arti harafiah adalah Perkara Gugatan. Berdasarkan namanya, maka akan mengakibatkan berbagai perkara atau tuntutan hukum (6.71875-8.0625cm) . 
  • Lao Yu 牢獄, arti harafiah adalah Penjara. Berdasarkan namanya, maka akan mengakibatkan adanya tuntutan pidana atau hukuman penjara (8.0625-9.40625 cm).
  • Gu Gua 孤寡, arti harafiah adalah Yatim Piatu dan Janda. Berdasarkan namanya, maka dapat mengakibatkan kematian dalam keluarga (9.40625-10.75025 cm).
 

c. Bagian Li

 

Dibagi menjadi:

  • Chang Bing 長病, arti harafiah adalah Sakit Berkepanjangan. Berdasarkan namanya, maka dapat mengakibatkan sakit parah atau anggota keluarga sering sakit (10.75025-12.094). 
  • Jie Cai 劫財, arti harafiah adalah Rejeki Dirampok. Berdasarkan namanya, maka kemungkinan mengakibatkan keberuntungan atau rejeki dapat sekonyong-konyong hilang, baik karena dirampok, kecurian, atau hal-hal tidak terduga lainnya (12.094-13.43775).
  • Guan Gui 官鬼, arti harafiah adalah Pejabat Iblis atau Setan. Berdasarkan namanya, maka dapat mengakibatkan gangguan makhluk halus atau orang-orang yang berniat kurang baik (orang-orang yang sering menganggu biasanya sering dimaki sebagai “Setan” atau “Iblis”) (13.43775-14.7815 cm).
  • Shi Tuo 失脫, arti harafiah adalah Kerugian. Dalam berbisnis bisa mudah mengalami kerugian (14.7815-16.12525 cm).
 

d. Bagian Yi

 

Dibagi menjadi:

 
  • Tian Ding 添丁, arti harafiah adalah Kelahiran. Berdasarkan namanya kemungkinan dapat memberikan keturunan yang melimpah. Rumah selalu ramai oleh anak dan cucu (16.12525-17.469 cm).
  • Yi Li 益利, arti harafiah berarti Manfaat dan Keberuntungan. Oleh karenanya, dapat ditafsirkan bahwa ukuran ini diharapkan dapat melimpahkan keberuntungan dan memperoleh segala sesuatu yang bermanfaat (17.469-18.81275 cm). 
  • Gui Zi 貴子, arti harafiah adalah Anak Berharga. Dapat diartikan dapat memberikan anak cucu yang terpandang di masa mendatang (18.81275-20.1565 cm).
  • Da Ji 大吉, arti harafiah Keberuntungan Besar. Berdasarkan namanya, maka ukuran ini diharapkan dapat melimpahkan banyak keberuntungan (20.1565-21.50025 cm).
 

e. Bagian Guan

 

Dibagi menjadi:

 
  • Shun Ke 順科, arti “Menguntungkan Pendidikan.” ukuran ini dapat menguntungkan dalam bidang pelajaran atau pendidikan, sehingga dapat mengharumkan nama keluarga (21.50025-22.844 cm).
  • Heng Cai 橫財, arti “Rejeki Tidak Terduga.” Dapat memperoleh keberuntungan yang tidak diduga sebelumnya atau rejeki yang didapat tanpa susah payah (22.844-24.18775 cm).
  • Jin Yi 進益, arti “Kemajuan dalam Keberuntungan.” Akan senantiasa memperoleh keberungan yang meningkat (24.18775-25.5315 cm).
  • Fu Gui 富貴, arti “Kemakmuran.” Ukuran ini melimpahkan kemakmuran (25.5315-26.87525 cm).
 

f. Bagian Jie

 

Dibagi menjadi:

 
  • Si Bie 死別, arti “Kehilangan.” Dapat mengakibatkan banyak perpisahan dalam keluarga (26.87525-28.219 cm).
  • Tui Kou 退口, arti “Kemunduran Generasi.” Jumlah anggota keluarga dapat semakin menurun, misalnya karena kematian dan lain sebagainya (28.219-29.56275 cm).
  • Li Xiang 離鄉, arti “Jauh dari Rumah.” Dapat mengakibatkan penghuni rumah kurang suka berada di rumah (29.56275-30.9065 cm).
  • Cai Shi 財失, arti “Kehilangan Rejeki.” Dapat mengakibatkan rejeki kurang dapat tersimpan. Ada saja yang harus dikeluarkan (30.9065-32.25025 cm).
 

g. Bagian Hai

 

Dibagi menjadi:

 
  • Zai Zhi 災至, arti “Bencana.” Mudah terkena bencana atau musibah (32.25025-33.594 cm).
  • Si Jue 死絕, arti “Pasti Mengalami Kematian.” Akan sering mengalami kematian yang silih berganti dalam keluarga, sehingga akhirnya anggota keluarga semakin habis (33.594-34.93775 cm).
  • Bing Lin 病臨, arti “Mudah Mengalami Penyakit.” Akan sering jatuh sakit secara bergantian (34.93775-36.2815 cm).
  • Kou She 口舌, arti “Ribut Mulut.” Dalam keluarga akan sering timbul ribut mulut atau percekcokan (36.2815-37.62524 cm).
 

h. Bagian Ben

 

Dibagi menjadi:

 
  • Cai Zhi 財至, arti “Rejeki Baginya.” Akan memperoleh banyak rejeki atau keberuntungan (37.62524-38.96898 cm).
  • Deng Ke 登科, arti “Pendidikan Meningkat.” Akan memperoleh kemajuan dalam bidang pendidikan atau pengetahuan.” (38.96898-40.31273 cm)
  • Jin Bao 進寶, arti “Harta Pusaka Meningkat.” Akan memperoleh kekayaan yang semakin meningkat (40.31273-41.65648 cm).
  • Xing Wang 興旺, arti “Tumbuh dan Berkembang.” Segala sesuatu yang baik akan semakin meningkat (41.65648-43 cm).
 
 

Kita kembali pada contoh di atas, yakni ukuran 200 cm atau 2 meter. Ternyata sisa angka terakhir adalah 28, maka itu jatuh pada sub-bagian Sie Bie.

 
 
 

Artikel menarik lainnya mengenai Fengshui, ramalan, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi: