FENOMENA GAIB: UANG BERUBAH MENJADI DAUN

FENOMENA GAIB: UANG BERUBAH MENJADI DAUN.

.

Ivan Taniputera.

16 November 2018.

.

 

.

Beberapa waktu yang lalu, saya berbelanja kue-kue di kedai langganan saya yang terletak di pasar. Ketika itu, penjualnya mengisahkan pada saya kejadian yang baru saja dialaminya beberapa hari sebelumnya.

.

Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 8 malam. Seseorang yang baru kali itu berbelanja di tokonya memborong cukup banyak kue. Setelah dihitung jumlah keseluruhan harga kue yang harus dibayar adalah Rp. 120.000,-. Orang itu membayar sejumlah yang diminta penjual. Setelah melakukan pembayaran pembeli tersebut segera berlalu. Penjual kue langganan saya lalu meletakkan uang pembayaran di atas mejanya. Beberapa saat kemudian, ia kembali ke mejanya guna memasukkan uang itu ke dalam kas. Setelah mengamati dengan seksama, ia sangat terkejut karena apa yang sebelumnya dirasa sebagai lembaran uang Rp. 100.000,- telah berubah menjadi daun. Sementara itu, lembaran uang Rp. 20.000- nya masih tetap berupa uang. Ia menduga bahwa pembeli itu adalah makhluk halus, karena memang sering tersebar cerita bahwa makhluk halus konon membayar dengan daun.

.

Saya lalu memberikan analisa sebagai berikut berdasarkan logika. Pembeli itu bukanlah makhluk halus, melainkan manusia biasa. Ia menggunakan semacam ilmu gendam atau hipnotis guna menipu penjual kue. Logikanya, bila benar itu adalah makhluk halus, mengapa uang Rp. 20.000,-nya tidak turut berubah? Bagaimana mungkin makhluk halus mempunyai lembaran uang Rp. 20.000,-? Jika itu adalah makhluk halus maka tentunya lembaran uang Rp. 20.000,- juga berubah menjadi daun.

.

Menurut pengamatan saya, ilmu gendam atau hipnotis sebenarnya bukanlah sesuatu yang gaib. Ilmu semacam itu bekerja menggunakan trik psikologis atau ilmu kejiwaan. Ilmu tersebut mencari celah berupa kelengahan seseorang. Saat pikiran seseorang sedang lengah, kosong, atau terpusat pada hal-hal lainnya, ia mungkin tidak begitu memperhatikan lagi realita di sekelilingnya. Mungkin saat itu penjual sedang merasa kegirangan karena ada orang memborong kuenya. Apalagi saat itu sudah malam dan sebentar lagi ia akan tutup. Mungkin ia sudah ingin pulang ke rumahnya. Celah-celah semacam itulah yang dipergunakan oleh penipu. Dengan demikian, ilmu ini sebenarnya akan lebih efektif saat malam hari, dimana perhatian seseorang sedang dalam keadaan lemah.

.

Tentu saja, seseorang yang mempraktikkan ilmu jahat semacam ini mempunyai trik-trik pula untuk mengalihkan perhatian orang lain. Memang pembeli itu meski baru saja dikenal menampilkan dirinya sebagai sosok yang pandai bercerita. Sambil menunjuk kue-kue yang hendak dibelinya, ia terus saja bercerita. Sebagai tambahan, seseorang yang sudah rutin menghadapi suatu kegiatan, biasanya akan menurun pula perhatiannya terhadap rutinitas tersebut. Mungkin karena sudah terbiasa menerima uang hasil pembelian barang dagangannya, ia tidak melihat dengan seksama lagi uang yang diterimanya. Lembaran uang Rp. 20.000,- itu nampaknya hanya sebagai pemancing saja agar penjual tidak merasa curiga. Kemungkinan besar lembaran uang Rp.20.000,- itu diletakkan di bagian atas agar terlihat oleh penjual. Tekstur kekasaran permukaan daun juga tidak berbeda jauh dengan tekstur kekasaran lembaran uang. Itulah sebabnya, begitu menerima dengan tangannya, ia langsung yakin bahwa apa yang dipegangnya itu adalah uang. Ditambah lagi ia merasa kegirangan karena kuenya diborong.

.

Tanpa pengaruh gendam pun, kita sesungguhnya sudah sering mengalami hal-hal semacam itu, khususnya terkait sesuatu yang rutin kita lakukan. Sebagai contoh, kita merasa sudah membawa barang yang biasa kita perlukan di dalam tas kerja kita, tetapi ternyata barang tersebut masih tertinggal di rumah. Saat tiba di kantor, kita kebingungan karena barang yang biasa kita bawa tidak ada dalam tas kerja kita. Kita merasa sangat yakin bahwa kita sudah membawanya. Ini adalah fenomena yang wajar terjadi. Contoh lain, kadang-kadang saat membeli sesuatu, sewaktu tiba di rumah kita baru menyadari telah membawa pulang barang yang keliru. Padahal kita sebelumnya yakin telah membawa barang yang benar. Kelengahan-kelengahan semacam ini bukan merupakan sesuatu yang aneh. Siapa saja pasti pernah mengalaminya.

.

Lalu bagaimanakah cara menghindari hal-hal semacam itu? Caranya adalah dengan berusaha tetap waspada dan sadar. Jangan melamun. Ini memang kedengarannya saja mudah. Anda barangkali membantah dengan mengatakan dalam hati bahwa ini hanya sekedar teori saja. Seseorang yang sudah berniat menipu dengan ilmu gendam tentunya sudah memiliki trik-trik khusus guna mengalihkan perhatian Anda. Mereka pasti memainkan trik psikologis dengan piawainya. Meski hanya sekedar teori, namun apa salahnya jika Anda mencoba tetap waspada dan sadar setiap saat? Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali. Jangan mudah percaya dengan seseorang. Apabila Anda merasa kekuatan perhatian Anda telah melemah, cobalah mencubit tangan Anda sendiri. Itu akan memperkuat perhatian dan kewaspadaan Anda lagi.

.

Kita hendaknya jangan mempraktikkan ilmu semacam ini. Kita hendaknya tidak merugikan orang lain. Segenap kejahatan yang kita lakukan pasti akan berpulang pada diri kita sendiri. Lebih baik adalah menghindari segenap kejahatan. Akibat atau buah kejahatan seringkali sungguh mengerikan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

DUA PERISTIWA PERJUMPAAN DENGAN MAKHLUK HALUS

DUA PERISTIWA PERJUMPAAN DENGAN MAKHLUK HALUS.

.

Ivan Taniputera.

4 Maret 2018.

.

 

 

Hari ini saya mendapatkan dua kisah perjumpaan dengan makhluk halus. Seperti biasa, saya akan mencatat dan membagikan kisah-kisah tersebut.

.

KISAH PERTAMA.

.

Jenis sumber: orang pertama atau yang mengalaminya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada sekitar bulan Mei 2017.

.

Salah seorang kenalan menuturkan pengalamannya saat mengemudikan kendaraan di kawasan pinggiran kota Semarang sekitar pukul 03.00 dini hari. Kondisi jalan saat itu memang sepi. Tiba-tiba saja ia menyaksikan sosok berambut panjang sedang menunduk. Rambut sosok tersebut tergerai menutup wajahnya. Kenalan saya itu merasa ragu. Ia menyangka bahwa mungkin saja sosok tersebut merupakan begal yang mencoba melakukan aksi kriminalnya dengan cara seperti itu, yakni menimbulkan rasa takut para pengemudi.

.

Ia kemudian menyalakan lampu dim berulang-ulang. Sosok itu kemudian mengangkat rambutnya. Kenalan saya merasa terkejut karena di balik rambut nampak wajah yang mengerikan, yakni seolah-olah baru saja mengalami kecelakaan. Ia segera menekan pedal gas mobil kuat-kuat dan sungguh aneh saat hendak ditabrak, sosok itu tiba-tiba saja lenyap seperti asap. Bulu kuduk kenalan saya langsung berdiri. Ia menyadari bahwa yang dilihatnya adalah benar-benar merupakan penampakan makhluk halus. Dalam hati, ia lalu mengatakan, “Makhluk halus, kalau kamu berniat jahat maka kalau melakukannya ke saya, maka kamu salah alamat. Tetapi kalau kamu berniat baik, bantulah saya dalam pekerjaan.” Lebih aneh lagi, selama beberapa bulan usahanya memang dibanjiri pesanan sehingga tidak sempat beristirahat. Pesanan terus menerus berdatangan. Apakah hal itu ada hubungannya dengan penampakan makhluk halus atau hanya sekedar kebetulan, saya tidak tahu. Tugas saya hanya mencatat saja pengalaman tersebut sebagaimana adanya tanpa berkomentar lebih lanjut.

.

KISAH KEDUA.

.

Jenis sumber: berdasarkan penuturan orang kedua atau kenalan orang yang mengalaminya.

.

Peristiwa ini menimpa seorang pengemudi taksi. Suatu ketika, taksinya dihentikan oleh seorang wanita muda. Ia lalu bertanya, “Hendak diantar ke mana, Mbak?” Wanita muda itu menjawab, “Tidak jauh kok, Pak. Ke Hotel XXX.” Hotel yang dimaksud memang tidak jauh dari kawasan tersebut. Lokasi terjadinya peristiwa kedua ini tidak jauh pula dengan peristiwa pertama di atas. Setibanya di Hotel XXX, wanita itu berkata, “Maaf Pak, dompet saya tertinggal di kamar. Silakan tunggu sebentar, saya akan mengambilnya.” Pengemudi taksi agak kesal dan mengatakan, “Ah, jangan-jangan ini hanya taktikmu saja untuk melarikan diri sehingga tidak perlu membayar ongkos taksi.” Wanitu muda itu menjawab lagi, “Bukan kok, Pak. Jika Anda tidak percaya silakan ikut saya saja mengambil uangnya.” Pengemudi taksi segera mengikuti wanita muda itu dan tiba di kamar nomor 13. Betapa terkejutnya pengemudi taksi, saat menyaksikan wanita muda itu tiba-tiba saja menembus pintu kamar hotel.

.

Ia segera berlari menjumpai resepsionis. Anehnya, resepsionis di hotel tersebut mengatakan bahwa peristiwa semacam itu sebelumnya sudah pernah terjadi berulang kali. Ia mengatakan bahwa tadi ia memang menyaksikan pengemudi taksi itu berjalan masuk ke hotel, namun sendirian tanpa ditemani seorang pun. Sayangnya, saya tidak mendapatkan informasi lebih lanjut mengapa makhluk halus itu senantiasa menghilang masuk ke kamar nomor 13.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . 

.

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

HANTU NENEK TUA DI JERMAN

HANTU NENEK TUA DI JERMAN

.

Ivan Taniputera

19 April 2016

.

 
 
 

Kisah ini dituturkan oleh kawan saya sesama mahasiswa asal Indonesia di Jerman. Sebenarnya, hal-hal gaib dan mistis sangat jarang terjadi di Jerman. Orang Jerman sendiri kurang percaya dengan hal-hal semacam itu dan bersikap sangat skeptis terhadapnya. Mereka lebih percaya terhadap sesuatu yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Namun mereka juga ada kalanya percaya pada sesuatu yang dapat dikategorikan sebagai tahayul, seperti tidak mau berjalan di bawah tangga karena menganggapnya sebagai pembawa kesialan. Mereka juga gemar mengumpulkan uang logam Pfennig (1 Deutsche Mark = 100 Pfennig) yang bertuliskan huruf G, karena menganggap bahwa G itu merupakah singkatan dari “Glueck” atau “keberuntungan.” Konon menurut kepercayaan mereka uang logam semacam itu dapat mendatangkan keberuntungan.

.

Kita kembali pada kawan saya sesama mahasiswa Indonesia itu. Ia tinggal di sebuah apartemen bangunan kuno dan di sana terdapat lemari tua yang tidak pernah dipergunakan. Sebagai tempat menyimpan barang-barangnya, ia lebih memilih sebuah lemari baru. Dengan demikian, semenjak tinggal di sana, lemari itu sama sekali tidak pernah dibukanya.

.

Suatu malam karena iseng, ia membuka lemari tua tersebut dan terkejut bukan main, karena di dalamnya ia menyaksikan sesosok nenek tua. Seketika itu juga ia membanting pintu lemari tersebut dan menutupnya dengan keras. Keesokan harinya, ia langsung mencari apartemen lain dan pindah ke sana.

.

Terlepas dari kebenaran kisah tersebut, penampakan semacam ini sangat jarang terjadi. Namun jika benar, maka menandakan bahwa makhluk-makhluk halus itu memang ada di mana-mana. Mungkin semasa hidupnya dulu, nenek itu sangat menyayangi lemari tersebut, sehingga selama bertahun-tahun rohnya tidak dapat meninggalkannya.

.

Jika kita membaca sumber lain, maka dibandingkan dengan Jerman, Inggris merupakan negara yang lebih banyak terdapat penampakan makhluk halusnya. Konon hantu para raja dan tokoh-tokoh terkenal masih sering nampak bergentanyangan di istana beserta kastil di Inggris.

.

Sebagai penutup, terdapat sejenis hantu yang namanya menggunakan bahasa Jerman, yakni Poltergeist atau secara harafiah berarti “hantu ribut.” Konon hantu jenis ini dapat memindah-mindahkan serta menggerakkan barang-barang. Namun sewaktu bertanya pada salah seorang kawan orang Jerman, apakah di negerinya itu pernah terjadi kasus Poltergeist, ia hanya mengangkat bahunya.

.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

CERITA HANTU: MEJA DAN KURSI YANG BISA MELAYANG SENDIRI

CERITA HANTU: MEJA DAN KURSI YANG BISA MELAYANG SENDIRI

Ivan Taniputera

22 April 2014

 

 

Saya berusaha mengumpulkan dan menuliskan kembali cerita-cerita gaib yang pernah saya dengar semenjak masih kanak-kanak hingga sekarang.

Kisah ini saya dengar dari seorang kerabat sewaktu saya masih kecil, yakni kurang lebih sekitar tahun 80-an.  Bagaimana rincian kisah ini saya sudah agak lupa, namun garis besarnya adalah kurang lebih yang saya tuturkan. Kerabat saya itu bersahabat dengan seorang pejabat tinggi sebuah instansi, sebut saja namanya Pak X. Pak X dan keluarganya tinggal di sebuah rumah dinas dan pada suatu kesempatan ia mendapatkan kenaikan pangkat atau jabatan. Namun beberapa waktu setelah kenaikan pangkat tersebut, suatu sore sekitar jam 18.00-19.00 Pak X dan keluarganya menyaksikan meja serta kursi di rumah mereka bergerak-gerak, melayang, dan berpindah dengan sendirinya. Mereka sangat ketakutan dan Pak X segera membacakan ayat-ayat suci menurut agama yang diyakininya. Keanehan itu lalu berhenti dengan sendirinya.

Keesokah harinya, kurang lebih pada saat bersamaan, kembali Pak X dan keluarga diteror oleh fenomena menakutkan tersebut. Namun setelah membacakan ayat-ayat suci, gangguan tersebut mereda. Karena tidak tahan dengan teror tersebut, Pak X lantas menemui seorang tokoh keagamaan terkemuka. Sang tokoh mengatakan bahwa gangguan itu disebabkan oleh rekan kerjanya yang merasa iri dengan kedudukan Pak X dan menyatakan bahwa tidak ada yang perlu ditakuti. Tokoh agama itu lalu mengajarkan Pak X beberapa bacaan agama dan doa tertentu yang dikhususkan guna menangkal gangguan gaib. Selain itu, mereka sekeluarga dianjurkan agar mempertebal keyakinan beserta iman terhadap agama yang dianutnya. Nanti gangguan gaib tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Konon di kawasan tempat berdinasnya Pak X itu memang kental dengan nuansa mistiknya. Setelah melaksanakan  apa yang disarankan sang tokoh agama, gangguan gaib itu hilang dengan sendirinya. Berkat menjalankan kebajikan sesuai dengan agama serta keyakinan yang kita anut, kita dapat terhindar dari segenap kejahatan. Demikianlah pelajaran yang dapat kita petik dari pengalaman Pak X itu. 

 Artikel menarik lainnya, silakan kunjungi :

CERITA HANTU: SOSOK MISTERIUS DI KURSI BELAKANG

CERITA HANTU: SOSOK MISTERIUS DI KURSI BELAKANG

Ivan Taniputera

20 April 2014

 

 

Kisah ini saya dengar dari kawan saya, waktu saya masih berdomisili di Surabaya kurang lebih tahun 2000-an. Dia menceritakan bahwa penutur cerita ini adalah pengemudi mobil antar jemput milik kantornya-sebut saja Pak A. Peristiwa ini terjadi sore hari kurang lebih pukul 19.00 malam. Ketika itu, Pak A baru saja selesai mengantarkan karyawan-karyawan kantor pulang ke rumah masing-masing. Ia merasa lega karena sebentar lagi ia dapat mengembalikan mobil ke kantor dan pulang ke tempat kediamannya.

Namun betapa terkejutnya Pak A, karena sewaktu menengok lewat kaca spionnya, ia menyaksikan sebuah sosok yang duduk bangku belakang. Menurut Pak A, sosok itu tidak begitu jelas karena memang suasananya gelap. Bulu kuduk Pak A tiba-tiba berdiri, karena ia merasa bahwa seluruh karyawan sudah di antar pulang. Lalu siapakah sosok orang yang duduk di kursi belakang tersebut?

Pak A tidak berani menegurnya dan juga tidak berani menengok ke belakang. Ia hanya dapat membaca doa-doa saja sesuai dengan agamanya. Setelah melewati sebuah jembatan, Pak A memberanikan diri melihat melalui kaca spion lagi dan ternyata sosok itu sudah lenyap. Pak A segera memacu mobilnya ke kantor dengan hati yang berdebar-debar. Menurut Pak A, peristiwa itu baru kali ini dialaminya.

Menurut kata orang-orang tua dahulu jika energi tubuh kita sedang turun, maka mudah sekali melihat atau dijumpai oleh makhluk halus. Agar energi tubuh kita selalu kuat, maka orang-orang tua dahulu menyarankan agar kita banyak berdoa dan memperkuat keyakinan terhadap agama masing-masing.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi:

BUKU MENGENAI LEGENDA, CERITA TAKYAT, DAN CERITA HANTU SERTA MAKHLUK HALUS DI NUSANTARA

BUKU MENGENAI LEGENDA, CERITA RAKYAT, DAN CERITA HANTU SERTA MAKHLUK HALUS DI NUSANTARA

.

 Ivan Taniputera

.

22 Maret 2014

.

Judul: Indische Overleveringen: Folklore van Nu
Penulis: Larmoyeur, dengan ilustrasi oleh M. Witteveen
Penerbit: Zutphen-W.J. Thieme & Cie, 1949
Jumlah halaman: 218
Bahasa: BelandaBuku ini mengisahkan mengenai legenda, cerita rakyat, dan cerita hantu beserta makhluk halus di berbagai penjuru Nusantara. Sebagai contoh adalah mengenai Nenek Loehoe di Saparua (halaman 16-18):

Nenek Loehoe of het kerkpad

De mensen van Ihamahoe moeten elke Zondag naar de kerk, en dat doen ze ook trouw. ‘t Is echter een lange wandeling, want de kerk staat ver buiten hun dorpje.

Op hun kerkgang ontmoeten ze vaak Nenek Loehoe. Ze heeft een gewone voet, maar haar andere voet is een paardehoef. Als ze kerkwaarts gaan, zit ze ergens aan de kant van de weg. Zo maar. Ze doet niets, vraagt hun ook niets. Ze zit daar maar. Maar ze moeten haar groeten. Alleen maar groeten. Iedereen moet dat doen en wee degene, die het laat. Die vergaat het niet goed. Iedereen doen het dan ook.

Terjemahan:

“Orang-orang yang berasal dari Ihamahoe harus pergi ke gereja setiap hari Minggu, dan mereka melakukannya dengan setia. Meskipun demikian, hal itu merupakan sebuah pengembaraan panjang, karena gerejanya terletak jauh di luar desa mereka.

Di jalan ke gereja mereka harus berjumla dengan Nenek Luhu. Ia mempunyai kaki seperti biasa, namun kaki satunya lagi berupa kaki kuda. Saat mereka pergi ke gereja, ia duduk di pojok jalan. Demikianlah. Ia tida melakukan apa-apa, tidak pula menanyakan apa-apa pada mereka. Ia hanya duduk saja. Namun mereka harus memberikan salam padanya. Masing-masing harus memberikan salah. Setiap orang harus melakukan dan tidak boleh ada yang lupa. Siapa yang lupa akan mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan. Setiap orang melakukannya pula…”

Selanjutkan dikisahkan ada anak yang lupa melakukannya dan pada saat pulang ke rumahnya mereka tersesat dan hanya berputar-putar saja. Mereka tidak dapat menemukan jalan pulang ke tempat kediamannya.

Selanjutnya pada halaman 23, dikisahkan mengenai hantu seorang keturunan Tionghoa bernama Ong Kie Hong:

“Op Ambon stierf eens een rijke Chinees. Hij heette Ong Kie Hong. Omdat hij zo rijk was, werd hij begraven op het Europese kerkhof…”

Terjemahan:

Di Ambon wafatlah seorang Tionghoa kaya. Namanya adalah Ong Kie Hong. Meski sangat kaya, ia dimakamkan di pekuburan Eropa…”

Meskipun demikian, karena bukan merupakan seorang Kristen, ia lantas muncul sebagai hantu, yakni dengan membawa kompor menyala di belakang lehernya, seraya berteriak meminta air.

Selanjutnya pada halaman 53 terdapat pula kisah mengenai genderuwo:

Berikut ini adalah percakapan dua orang wanita muda:

“Weet je wat onze djongos me verteld heeft?”
“Wat dan?”
“In die dikke boom woont een genderoeo!”
“Een genderoeo? Wat is dat?”
“Dat is een grote, donkere vogel.”
“Een grote, donkere vogel? Hoe gek! Heb je hem wel eens gezien?”
“Nee, ik niet, maar de jongen wel.”
“Echt?”

Terjemahan:

“Tahukah engkau yang dikatakan oleh para pelayan kita?”
“Apa itu?
“Di pohon besar berdiam sesosok genderuo!”
“Genderuo? Apakah itu?”
“Ia adalah burung besar berwarna hitam.”
“Burung besar berwarna hitam? Bagaimana mungkin! Apakah engkau sudah pernah menyaksikannya?”
“Belum, kalau saya tidak pernah, namun para pemuda itu sudah.”
“Sungguh?”

Dengan demikian, pada masa itu, genderuo dianggap memiliki wujud seperti burung besar berwarna hitam.

Selain itu terdapat kisah pula mengenai hantu suanggi dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.