PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

.
Ivan Taniputera
16 Oktober 2014
.
Ramalan ini menggunakan tujuh buah biji (dalam hal ini adalah biji buah asam, bahasa Jawa: kelungsu). Namun menurut saya dapat diganti dengan biji buah apa saja, asalkan ukurannya cukup untuk ditulisi angka 1 sampai 7. Boleh juga menggunakan kartu remi.

Adapun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peruntungan dan nasib bagaimana?
2.Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?
3.Bersuami isteri bahagia atau tidak?
4.Dapat mendjadi kaja atau tidak?
5.Orang jang pergi kembali atau tidak?
6.Apa jang diinginkan memperoleh laba atau rugi?
7.Pindah tempat bahagia atau tidak?
8.Bepergian bermanfaat atau tidak?
9.Orang itu menjinta atau tidak?
10.Orang itu djodonja atau bukan?
11.Orang sakit dapat sembuh atau tidak?
12.Barang jang hilang dapat kembali atau tidak?
13.Arah mana jang tjotjok bagi penghidupannja?
14.Pekerjaan apa jang tjotjok untuk penghidupannja?

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 1: “Peruntungan dan nasib bagaimana?” Saya menggunakan kartu untuk meramalnya dan mendapatkan angka 4:

Hasilnya adalah:

“Peruntungan dan redjekimu rada tjukupan. Djangan memikirkan urusan jang bukan mendjadi soalnja, ini tambah2 meruwetkan pikiran. Pupuklah pekerdjaanmu dengan segala kesabaran, ketelitian dan kebidjaksanaan. Mungkin kebahagiaan dapat dihasilkan.”

Berdasarkan uraian di atas, maka kemungkinan Anda sedang merasa kurang puas dengan keadaan peruntungan Anda saat ini. Anda mungkin menginginkan peruntungan yang lebih besar. Namun, ramalan di atas menyarankan Anda agar jangan memikirkan sesuatu yang bukan tugas atau urusan Anda.  Anda disarankan agar bersyukur dengan keadaan sekarang dan menjalankan segenap tugas beserta pekerjaan Anda sebaik mungkin. Keberhasilan akan diraih di kemudian hari.

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai Ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: PERUNTUNGAN DAN NASIB BAGAIMANA?

.
Ivan Taniputera
16 Oktober 2014
.
Ramalan ini menggunakan tujuh buah biji (dalam hal ini adalah biji buah asam, bahasa Jawa: kelungsu). Namun menurut saya dapat diganti dengan biji buah apa saja, asalkan ukurannya cukup untuk ditulisi angka 1 sampai 7. Boleh juga menggunakan kartu remi.

Adapun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peruntungan dan nasib bagaimana?
2.Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?
3.Bersuami isteri bahagia atau tidak?
4.Dapat mendjadi kaja atau tidak?
5.Orang jang pergi kembali atau tidak?
6.Apa jang diinginkan memperoleh laba atau rugi?
7.Pindah tempat bahagia atau tidak?
8.Bepergian bermanfaat atau tidak?
9.Orang itu menjinta atau tidak?
10.Orang itu djodonja atau bukan?
11.Orang sakit dapat sembuh atau tidak?
12.Barang jang hilang dapat kembali atau tidak?
13.Arah mana jang tjotjok bagi penghidupannja?
14.Pekerjaan apa jang tjotjok untuk penghidupannja?

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 1: “Peruntungan dan nasib bagaimana?” Saya menggunakan kartu untuk meramalnya dan mendapatkan angka 2:

Hasilnya adalah:

“Peruntungan dan redjekimu pada saat ini adalah seumpama Dewi Rembulan jang tidak selamanja bundar, bahkan adakalanja tertutup oleh awan tebal. Kaja atau miskin tidak dapat ditolak, manusia sebagai ummat Tuhan harus menerimanja. Karenanja kamu harus terimanja itu pula dengan hati teguh dan tidak perlu mendjerit. Imbangilah keadaanmu dengan segala ketenangan, dan kamu akan berhasil dalam hidupmu.”

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai Ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: APAKAH YANG DIKEHENDAKI TERCAPAI ATAU TIDAK?

PETANGAN RAMALAN PUSAKA GURU: APAKAH YANG DIKEHENDAKI TERCAPAI ATAU TIDAK?

Ivan Taniputera
ivan_taniputera@yahoo.com
16 Oktober 2014

 

Ramalan ini menggunakan tujuh buah biji (dalam hal ini adalah biji buah asam, bahasa Jawa: kelungsu). Namun menurut saya dapat diganti dengan biji buah apa saja, asalkan ukurannya cukup untuk ditulisi angka 1 sampai 7. Boleh juga menggunakan kartu remi.

Adapun daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan adalah:

1.Peruntungan dan nasib bagaimana?
2.Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?
3.Bersuami isteri bahagia atau tidak?
4.Dapat mendjadi kaja atau tidak?
5.Orang jang pergi kembali atau tidak?
6.Apa jang diinginkan memperoleh laba atau rugi?
7.Pindah tempat bahagia atau tidak?
8.Bepergian bermanfaat atau tidak?
9.Orang itu menjinta atau tidak?
10.Orang itu djodonja atau bukan?
11.Orang sakit dapat sembuh atau tidak?
12.Barang jang hilang dapat kembali atau tidak?
13.Arah mana jang tjotjok bagi penghidupannja?
14.Pekerjaan apa jang tjotjok untuk penghidupannja?

Seseorang menanyakan pertanyaan nomor 2: “Apa jang dikehendaki tertjapai atau tidak?” Saya menggunakan kartu untuk meramalnya dan mendapatkan angka 7:

Hasilnya adalah:

“Pada waktu ini sukarlah rasanja untuk tertjapai keinginanmu.”

Artikel menarik lainnya mengenai Ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain sebagainya, silakan kunjungi: