RENUNGAN TAHUN BARU 2018: MENJADI MANUSIA MILENIAL

RENUNGAN TAHUN BARU 2018: MENJADI MANUSIA MILENIAL.

.

Ivan Taniputera.

30 Desember 2017.

.

SelamatTahunBaru2018

 

.

Kita telah tiba pada penghujung tahun 2017. Banyak peristiwa baik suka maupun duka yang dialami selama tahun tersebut. Penghujung suatu tahun memang merupakan saat tepat guna mengevaluasi segenap pencapaian yang telah berhasil kira raih serta target di tahun berikutnya. Merupakan saat yang tepat pula untuk merenung.

.

Kali ini artikel renungan akan saya beri judul: “Menjadi Manusia Milenial.” Menjadi manusia milenial artinya sosok-sosok yang selalu siap menerima dan tanggap terhadap perubahan zaman. Apabila tidak siap menerimanya, kita akan tergerus dan tergilas oleh arus perubahan yang demikian pesatnya itu. Kita perlu menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa mengikuti perkembangan teknologi. Perubahan itu adalah sesuatu yang tidak dapat dihalang-halangi apalagi dibendung. Ini adalah realita yang terjadi di tengah-tengah kita. Sudah siapkah kita menerima perubahan tersebut? Berpuluh-puluh tahun yang lalu, kita belum dapat membayangkan adanya teknologi seperti Wifi. Berpuluh-puluh tahun lalu, internet masih merupakan barang mewah dan hanya segelintir orang saja yang memanfaatkannya. Kini hampir semua orang telah menikmati teknologi tersebut.

.

Sayangnya, banyak orang yang menyalah-gunakan teknologi. Sebagai contoh adalah SMS dan penjualan online penipuan atau abal-abal. Sesungguhnya, SMS dan internet adalah hasil kemajuan teknologi yang memudakan kehidupan kita. Namun orang-orang yang tidak bertanggung jawab telah salah memanfaatkannya, sehingga merugikan banyak orang. Yang dirugikan sangatlah banyak. Para pedagang online yang jujur juga terkena dampaknya. Orang menjadi ragu dalam membeli secara online. Karena nila setitip rusak susu sebelanga. Begitu pula, pemilik nomor telepon seluler juga diwajibkan melakukan registrasi ulang. Tujuannya untuk menghindari penipuan. Karena segelintir orang saja, maka banyak orang mengalami kerepotan. Lebih jauh lagi, pada tahun 2017 yang akan segera berlalu ini, berita hoax dan SARA sering menjadi topik pembicaraan. Penyebaran hoax dan SARA tersebut juga merupakan penyalah gunaan teknologi yang sangat serius. Menjadi manusia milenial selain menguasai teknologi, juga memegang teguh moralitas yang tinggi dalam berteknologi. Tidak hanya menguasai saja, melainkan juga harus bermoral. Moral inilah yang akan mencegah penyalah-gunaan teknologi demi menyusahkan orang lain. Kita berharap agar pada tahun 2018 kelak, penyalah-gunaan teknologi akan berkurang.

.

Manusia-manusia milenial adalah sosok-sosok yang kreatif. Banyak pekerjaan manusia kelak akan digantikan oleh robot atau mesin. Itulah sebabnya, banyak pekerjaan akan menghilang di masa mendatang. Banyak orang mungkin pesimis dengan mengatakan bahwa pengangguran akan meningkat. Kendati demikian, saya berpendapat bahwa meski ada profesi-profesi yang menghilang, namun jenis-jenis pekerjaan baru pasti akan bermunculan pula. Sebelum adanya internet, apakah orang berpikir akan ada pekerjaan bernama web designer? Karena itu, janganlah berkecil hati. Meskipun demikian, pekerjaan-pekerjaan baru itu adalah untuk mereka yang kreatif. Pendidikan di zaman sekarang harus direka ulang. Tujuan utama pendidikan masa kini hendaknya menghasilkan generasi-generasi muda yang kreatif. Bila seseorang tidak kreatif akanlah sulit bertahan hidup.

.

Selain menghasilkan generasi yang kreatif, pendidikan juga hendaknya sanggup menghasilkan generasi bermoral. Tentu saja, agar generasi berikutnya dapat menjadi pribadi-pribadi bermoral, maka generasi sebelumnya harus memberikan teladan. Jadi generasi-generasi yang lebih tua juga perlu memperlihatkan teladan dalam moralitas.

.

Tahun 2017 juga masih diwarnai berbagai konflik. Sebagai contoh, adalah ancaman perang nuklir antara Amerika Serikat dan Korea Utara. Begitu pula konflik antara Israel dan Palestina mengenai Yerusalem. Marilah kita memanjatkan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar segenap konflik itu dapat diselesaikan secara damai. Kita berdoa pula agar dunia ini senantiasa damai.

.

Selamat Tahun Baru 2018. Salam sejahtera bagi kita semua.

Advertisements

RAHASIA MENOLAK KEMALANGAN: CATATAN BERHARGA TENTANG UANG

RAHASIA MENOLAK KEMALANGAN: CATATAN BERHARGA TENTANG UANG.

.

Ivan Taniputera.

11 November 2017.

.

 
 
 

Malam Sabtu ini saya akan menuliskan pengalaman beberapa kenalan dan sahabat terkait bagaimana mereka mengalami kehilangan banyak uang atau terjerumus dalam kebangkrutan. Dengan dengan demikian, diharapkan agar pengalaman-pengalaman ini dapat menjadi pelajaran atau teladan berharga bagi kita.

.

Penyebab seseorang kehilangan banyak uang atau bangkrut tentu saja sangat banyak dan beragam, namun saya dapat meringkasnya menjadi satu kata saja, yakni “salah perhitungan dan menilai.” Berikut ini saya akan mengulas beberapa penyebab yang paling umum terkait bagaimana seseorang kehilangan banyak uang atau mengalami kebangkrutan. Semua contoh di bawah ini berasal dari kisah nyata yang dialami oleh orang-orang di sekitar saya.

.

  1. INVESTASI BODONG.

.

Investasi bodong maksudnya adalah investasi palsu atau abal-abal. Pola umumnya adalah sebagai berikut. Anda diminta menyerahkan (istilahnya “menanamkan”) sejumlah uang dan dijanjikan akan menerima bunga lebih tinggi, yang tentunya jauh berlipat-lipat dari bunga bank. Uang itu katanya akan diputarkan bagi suatu usaha yang menghasilkan keuntungan tinggi. Selanjutnya keuntungan itu masih katanya akan dikembalikan pada para penanam modal. Namun sesungguhnya tidak ada investasi semacam itu dan setelah meraup sejumlah besar uang dari orang-orang yang tertipu, mereka melarikan diri. Varian lain, usaha itu sebenarnya mungkin memang ada, tetapi ternyata tidak menghasilkan keuntungan sebesar yang diharapkan. Dengan kata lain, perkiraan mereka meleset. Akibatnya, mereka tidak sanggup memberikan bagi hasil yang dijanjikan dan melarikan diri bersama uang Anda.

.

Beberapa tahun yang lalu pernah ada suatu perusahaan yang menurut pengakuan mereka bergerak di bidang komoditas tertentu. Mereka menjelaskan bahwa mereka akan membeli komoditas tersebut saat harganya murah dan menjualnya lagi ketika harga naik. Masalahnya, naik dan turunnya harga komoditas tidak dapat diprediksi secara pasti. Bagaimana jika harga komoditas tersebut terus turun? Yang pasti adalah ketidak-pastian itu sendiri. Namun banyak orang yang tergiur dan menanamkan uangnya, bahkan sampai bermilyar-milyar Rupiah. Awalnya, memang pembagian keuntungan berjalan lancar. Namun beberapa bulan kemudian, pembayaran keuntungan mulai tersendat-sendat dan terhenti sama sekali. Pemilik perusahaan kabur tak tentu rimbanya. Uang bermilyar-milyar Rupiah yang ditanamkan ikut lenyap. Ada seorang teman yang menjadi tertekan batinnya (stress) akibat hal tersebut. Dana untuk pensiun di hari tua terbang entah ke mana. Kemungkinan perusahaan itu menerapkan sistim skema Ponzi.

.

Anehnya, meski investasi bodong semacam ini telah memakan korban semenjak lama, namun tetap saja ada orang yang terjerumus karenanya. Mudah sesungguhnya menilai bahwa investasi yang menjanjikan keuntungan terlalu besar semacam itu adalah tidak masuk akal. Daripada menghimpun dana kita dan memberikan bunga melebihi bank, bukankah lebih baik mereka meminjam saja dari bank yang bunganya lebih rendah?

.

Orang yang tertipu menanamkan modalnya itu telah “salah perhitungan dan menilai.”

.

2. MAIN SAHAM.

.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan bermain saham. Hanya saja Anda perlu menyadari bahwa bermain saham tidak dapat diandalkan untuk hidup Anda. Selain itu, Anda tidak dapat mengharapkan menjadi kaya jika bermain saham. Memang ada orang yang mendapatkan hasil luar biasa dari bermain saham. Namun yang patut diingat pergerakan saham itu sifatnya tidak pasti. Sifatnya hanya untung-untungan. Namanya juga permainan. Terdapat ketidak-pastian di sini. Apabila Anda hendak bermain saham, maka pastikan bahwa uang Anda tidak terkuras habis karenanya.

.

Bertahun-tahun yang lalu, saya pernah ditawari menanamkan uang dalam permainan saham. Ia mengatakan bahwa ia yang akan menjalankannya. Saya lalu bertanya, bagaimana jika gagal? Ia menjawab tidak mungkin gagal, karena mempunyai sistim yang dapat diandalkan. Karena tidak menyukai permainan seperti itu, saya tetap menolaknya. Sebulan kemudian, ia menghubungi saya karena hendak meminjam uang. Saya bertanya, “Bukankah kamu mempunyai sistim yang tidak mungkin gagal? Tentunya uangmu sekarang sudah jauh berlipat ganda. Untuk apa meminjam uang dari saya?” Ia menjawab bahwa ia mengalami “loss” atau kalah dalam permainan saham. Uangnya sudah habis sama sekali. Lagi-lagi kita menjumpai orang yang “salah perhitungan dan menilai.”

.

3. BERJUDI

.

Sudah jelas bahwa berjudi ini tidak dapat menjadikan seorang kaya dan malah sangat berpeluang memiskinkan seseorang. Berjudi diharamkan oleh semua agama. Oleh karenanya, tidak perlu kita ulas lebih jauh. Orang yang miskin karena berjudi, pastilah telah “salah perhitungan dan menilai.”

.

4. HUTANG ATAU MENANGGUNG HUTANG ORANG LAIN.

.

Pada tahun 1998 negara kita didera oleh krisis moneter yang parah. Saat itu banyak perusahaan yang bangkrut karena hutangnya di dalam US Dollar menjadi berlipat ganda. Sementara itu perekonomian macet. Sebenarnya, bila berhutang guna memperbesar usaha, kita hendaknya memperhitungkan pula kemungkinan terburuk; yakni bagaimana bila kita tidak sanggup mengembalikan hutang tersebut. Banyak orang hanya melihat sisi baiknya saja, tanpa memikirkan risiko terburuk. Ini menurut saya adalah kesalahan besar. Ada orang yang mengatakan bahwa kita jangan pesimis. Kendati demikian, memikirkan risiko terburuk bukanlah pesimis, melainkan realistis. Beberapa teman usahanya bangkrut dan asetnya terpaksa dilelang karena tidak dapat membayar hutang. Mereka telah “salah perhitungan dan menilai.”

.

Selain berhutang, seseorang juga dapat mengalami kebangkrutan atau kehilangan uang dalam jumlah besar karena orang yang berhutang padanya tidak membayar atau melarikan uangnya. Menghutangi orang lain tidaklah salah. Kita memang harus saling tolong menolong dalam kehidupan ini. Masalahnya, tidak setiap orang patut ditolong. Anda mungkin bertanya bagaimana kita mengetahui sebelumnya bagaimana seseorang patut ditolong atau tidak. Jawaban saya adalah sebagai berikut. Apabila Anda hendak menolong orang lain dengan cara menghutanginya, maka pertimbangkanlah bagaimana jika hutang itu tidak dapat dikembalikan. Apakah Anda sudah siap menerima risiko tersebut? Jika belum urungkan niat Anda menghutangi. Bila Anda memang merasa kasihan padanya dan hendak menolong, maka tolonglah tanpa mengharapkan uang Anda kembali. Uang Anda dikembalikan bagus, tetapi tidak dikembalikan juga tidak masalah. Janganlah Anda “salah perhitungan dan menilai.”

.

Menanggung hutang orang lain artinya Anda menjadi penjamin baginya. Artinya orang lain yang berhutang, tetapi jika tidak membayar Andalah yang menjadi penanggungnya. Ada orang yang menjadi penjamin hutang bagi kawannya. Namun kawannya itu malah kabur dan ia yang harus merelakan aset-asetnya dijual demi menutup hutang tersebut. Intinya adalah menolong orang lain harus bijaksana. Sekali lagi, janganlah “salah perhitungan dan menilai.”

.

5. MENJALANKAN USAHA YANG ANDA TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN MENJALANKANNYA.

.

Saya mengamati selama ini bahwa ada orang yang membuka suatu usaha hanya karena tertarik melihat orang lain mendapatkan keuntungan besar darinya. Sebagai contoh, ada orang menjual atau memproduksi suatu barang dan menghasilkan keuntungan besar. Kemudian ada orang lain yang menyaksikannya dan juga ingin mendapatkan keuntungan besar dari barang tersebut, sehingga berniat membuka usaha yang sama. Ia lalu mencurahkan seluruh modalnya demi usaha yang sama tersebut tanpa mempertimbangkan apakah ia mempunyai pengetahuan memadai atau tidak. Banyak orang asal meniru suatu usaha tanpa menakar kemampuan mereka sendiri. Menjalankan suatu usaha tidaklah semudah yang dilihat, terutama jika itu bukan bidang Anda. Akibatnya banyak usaha asal tiru semacam itu yang tidak lama kemudian gulung tikar. Jangan “salah perhitungan dan menilai.” Lebih baik Anda jalankan saja usaha yang sesuai dengan kemampuan dan bidang Anda. Majulah berperang bila Anda sudah mengetahui medannya dengan baik. Jangan asal maju berperang.

.

Ini adalah suatu kisah nyata. Ada kenalan yang saat berjalan-jalan melihat seseorang berjualan suatu jenis makanan dan sangat sukses. Ia lalu ingin mendirikan usaha rumah makan. Namun sesungguhnya, ia tidak mempunyai kepandaian memasak. Akibatnya, usaha rumah makan itu akhirnya bangkrut.

.

Demikianlah beberapa penyebab utama mengapa seseorang kehilangan banyak uang dan jatuh dalam kebangkrutan. Dengan memahami prinsip-prinsip yang ada dalam artikel ini, Anda telah belajar menolak kemalangan.

.

Apabila Anda merasa mendapatkan manfaat dan wawasan setelah membaca artikel ini mengapa Anda tidak membagikannya pada orang lain? Jika Anda rajin membagikan sesuatu yang bermanfaat, sudah pasti keberuntungan dan kebahagiaan akan mengikuti Anda. Namun jika setelah membaca serta merasa mendapatkan manfaat Anda berdiam diri saja dan malas membagikannya, kemiskinan akan mengikuti Anda sepanjang hidup karena Anda pelit dalam berbagi. Jikalau Anda malas menabur kebaikan, bagaimana mungkin Anda berharap kebahagiaan mendatangi Anda? Sebaliknya justru kemalangan, kesialan, dan kemiskinan yang akan membayangi Anda sepanjang hidup. Janganlah malas membagikan artikel ini dan “salah perhitungan serta menilai.”

TERAPI MENULIS KATA-KATA BERMAKNA BAIK UNTUK MENDATANGKAN ENERGI KEBERUNTUNGAN

TERAPI MENULIS KATA-KATA BERMAKNA BAIK UNTUK MENDATANGKAN ENERGI KEBERUNTUNGAN.

.

Ivan Taniputera.

17 Oktober.

.

Pada kesempatan kali ini saya akan memperkenalkan terapi menulis kata-kata bermakna baik, yang dapat mendatangkan energi keberuntungan.

.

Kepada siapakah artikel atau terapi ini ditujukan?

Pertama-tama, artikel atau terapi ini ditulis bagi mereka yang:

  1. Sering merasakan pesimisme, ketidak-mampuan, rasa rendah diri, muram, sedih, dan beragam perasaan buruk atau negatif lainnya.
  2. Merasa bahwa hidupnya banyak hambatan atau kemalangan. Nasib serasa kurang baik dan sering mengalami kegagalan.
  3. Ingin hidup lebih baik dan ceria.

.

Apakah yang dimaksud dengan kata-kata bermakna baik?

.

Memberikan definisi yang tepat bagi “kata-kata bermakna baik” mungkin agak susah, tetapi saya akan merumuskan sebagai berikut:

  1. Kata-kata yang mencerminkan kebahagiaan bagi diri sendiri dan semua orang. Contohnya adalah: bahagia, senang, gembira, riang, suka cita, dan lain sebagainya.
  2. Kata-kata yang mendatangkan kesejahteraan bagi semua orang. Contohnya adalah: kemakmuran, kelimpahan, kaya, damai, sukses, berhasil, sejahtera, dan lain sebagainya.
  3. Kata-kata yang mencerminkan kekayaan spiritual. Contohnya adalah: kebijaksanaan, pencerahan, pengetahuan, dan lain sebagainya.
  4. Kata-kata yang mencerminkan cinta kasih bagi diri sendiri dan semua makhluk. Contohnya adalah: cinta kasih, cinta, kasih sayang, dan lain sebagainya.
  5. Kata-kata yang mencerminkan nilai-nilai mulia universal, seperti kesabaran, murah hati, dan lain sebagainya.
  6. Kata-kata yang mencerminkan kualitas-kualitas baik dalam diri semua makhluk beserta lingkungan sekitar kita, seperti sehat, panjang umur, cerdas, pandai, jenius, elok, bagus, indah, dan lain sebagainya. Siapakah yang tidak mau sehat dan panjang umur?

Mungkin masih banyak rumusan lainnya. Tetapi sebagai gambaran, saya menyebutkan enam definisi saja seperti yang telah dipaparkan di atas.

.

Mengapa kata-kata yang bermakna baik?

Pikiran kita sering diliputi oleh hal-hal buruk, seperti rasa rendah diri, pesimisme, tidak mampu, muram, sedih, marah, kesal, benci, dan lain sebagainya. Ada orang bijaksana yang mengatakan bahwa kita menjadi sebagaimana yang kita pikirkan. Pikiran dengan demikian adalah pelopor. Kegagalan, hambatan dalam hidup, kemalangan, dan hal-hal buruk lainnya seringkali terjadi karena adanya energi-energi buruk atau negatif yang didatangkan oleh pikiran kita sendiri. Itulah sebabnya, demi menyingkirkan blokade-blokade pikiran itu, kita perlu membangkitkan pikiran yang baik atau positif. Blokade-blokade mental itu perlu dikikis. Lebih bermanfaat mana, mengisi pikiran kita dengan hal-hal baik atau buruk? Kata-kata hasutan bernuansa kebencian hendaknya kita singkirkan, karena tidak bermanfaat bagi kebahagiaan jasmani beserta rohani kita.

.

Terapi menulis kata-kata bermakna baik.

.

Kini tibalah kita pada intisari artikel ini. Salah satu cara agar kita senantiasa mengenang hal-hal baik adalah dengan menuliskannya. Kita menuliskan kata-kata bermakna baik seperti yang telah didefinisikan di atas.

.

Metodanya sangat mudah. Anda tinggal menuliskan pada secarik kertas seluruh kata-kata bermakna baik yang terlintas dalam pikiran Anda. Tidak ada target dalam hal ini. Jika Anda sudah berasa sedikit lelah atau bosan, maka hentikanlah. Janganlah menjadikannya sebagai keterpaksaan. Apabila mungkin lakukan terapi ini secara rutin setiap harinya. Namun, bila tidak juga bukanlah masalah. Lakukanlah saat Anda santai dan memang ada dorongan kuat menjalankan terapi ini. Jangan sampai ada rasa terpaksa, karena tidak akan bermanfaat.

.

Saat menuliskannya, Anda boleh menggunakan beragam warna. Gunakanlah media atau alat tulis yang paling sesuai bagi Anda. Boleh berupa pulpen, spidol, pensil, dan lain sebagainya.

.

Setelah Anda merasa cukup, maka akhiri kegiatan tersebut dan bubuhkan tanda tangan Anda pada kertas yang telah ditulisi kata-kata bermakna baik tersebut. Bubuhkan pula tanggal (dan jam) jika Anda menghendakinya. Simpan dan kumpulkan kertas dalam sebuah map atau tempat apa saja yang Anda anggap sesuai. Saat Anda memerlukan motivasi diri boleh memandang kertas-kertas tersebut. Anda juga akan mengetahui bagaimana perubahan tulisan Anda dari hari ke hari. Barangkali semua itu akan memberikan suatu pesan bagi Anda. Apakah kertas-kertas itu boleh dibuang? Sebaiknya jangan, walaupun tentu saja tidak ada yang dapat melarang bila Anda ingin membuangnya. Namun, jika dibuang maka energi baik atau positif yang telah dikumpulkan seolah-olah akan sirna begitu saja.

.

Perlu diingat, saat Anda membubuhkan tanda tangan Anda, katakan dalam hati dengan penuh perhatian, “Aku nyatakan (klaim) seluruh kebaikan ini bagi diriku.” Anda boleh tambahkan, “dan semua makhluk,” asalkan hal tersebut tulus berasal dari Anda sendiri. Lakukan latihan sesuai dengan kemampuan Anda.

.

Berikut ini adalah contoh-contoh terapi yang saya lakukan beberapa hari ini.

.

 
 

.

 
 

.

 
 

Berdasarkan gambar di atas, bila Anda mendambakan kesuksesan, maka boleh hanya menuliskan kata “Sukses.” Jika mendambakan kesehatan, boleh hanya tuliskan kata “Sehat.”

.

Untuk mendatangkan atau membangkitkan energi cinta kasih, kita dapat menuliskan sebagai berikut.

.

 
 

.

 
 
 

Seorang sahabat menanyakan, apakah gambar tersebut boleh dijadikan latar atau wallpaper telefon selular, android, atau komputer. Jawabnya, tentu saja adalah boleh dan sangat baik. Bahkan, jika Anda punya aplikasi khusus untuk menggambar, maka Anda dapat membuat tulisan bermakna baik Anda sendiri.

.

Lebih jauh lagi, bila Anda menggunakan aplikasi atau piranti lunak (software) untuk membuat tulisan-tulisan tersebut, hasilnya boleh dimuat pada media sosial yang Anda ikuti. Dengan demikian, energi keberuntungannya juga akan memancar semakin luas.

.

Sebagai kesaksian saya pribadi. Setelah kurang lebih tiga hari mempraktikkaan terapi ini, maka anehnya segala sesuatu yang ada di sekitar saya tampak lebih terang. Anda juga boleh berbagi kesaksian dan pengalaman Anda setelah mempraktikkan terapi ini selama beberapa waktu.

.

Anda telah hampir selesai membaca artikel ini. Sebagai penutup, tanyakanlah pada diri Anda sendiri, apakah artikel atau terapi ini baik atau tidak. Jika Anda rasa baik, mengapa tidak membagikannya seluas mungkin? Apabila Anda mengetahui sesuatu yang baik dan bermanfaat serta hanya menyimpannya bagi diri sendiri, apakah Anda merasa bahwa Anda masih layak mendapatkan keberuntungan? Renungkanlah sendiri dalam ketenangan. Jika Anda pelit dalam berbagi hal-hal kecil dan mudah, bagaimana mungkin Anda mengharapkan kemurahan dalam hidup? Alih-alih kemurahan, justru kemiskinan dan kemalangan yang akan mendatangi Anda.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . 

.

 

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

RENUNGAN TENTANG LUBANG HITAM (BLACK HOLE)

RENUNGAN TENTANG LUBANG HITAM (BLACK HOLE). 

.

Ivan Taniputera

9 September 2017

 

 

Pada malam hari ini, kita akan menjadikan Lubang Hitam sebagai bahan renungan kita. Lubang Hitam adalah sebuah entitas di alam semesta yang mempunyai gaya gravitasi sedemikian besarnya, sehingga tiada sesuatu pun dapat lolos darinya, termasuk cahaya. Karena menyerap seluruh cahaya, maka ia menjadi nampak hitam. Kendati lubang hitam, terus menerus menghisap cahaya, hal tersebut tidak menjadikannya terang benderang atau nampak berkilauan. Ia malah nampak gelap. Begitu pula dalam kehidupan kita. Jikalau seseorang menghisap seluruh cahaya kebahagiaan bagi dirinya sendiri dan tidak menyisakan bagi orang lain, maka meski ia terus menerus menyerap cahaya, hal tersebut tidak menjadikannya nampak terang. Justru sebaliknya, ia akan nampak gelap. Demikian, kita sudah merenungkan mengenai Lubang Hitam. Kini pilihan ada di tangan Anda sendiri. Apakah Anda ingin menjadi Lubang Hitam atau bintang yang memancarkan cahaya?

MEMBUANG DIRI SENDIRI-SUATU RENUNGAN ATAS VASALA SUTTA (SALAH SATU BAGIAN SUTTA NIPATA)

MEMBUANG DIRI SENDIRI-SUATU RENUNGAN ATAS VASALA SUTTA (SALAH SATU BAGIAN SUTTA NIPATA)

.

Ivan Taniputera.

14 Juni 2017.

.

Pada kesempatan kali ini, kita akan melakukan renungan terhadap Vasala Sutta yang menjadi bagian Sutta Nipata. Kita akan menarik berbagai intisari ajaran yang terdapat di dalamnya.

.

Pertama-tama, pada sutta ini Buddha mengajarkan bahwa mulia dan tidaknya seseorang bukan diperoleh atas dasar keturunan, melainkan atas perilaku luhur yang dimilikinya.

.

Agar dapat memahami sutta ini lebih baik, maka kita perlu sedikit mengenal latar belakang tradisi yang berlaku di India pada masa tersebut. Terdapat sekelompok orang yang disebut “kaum terbuang.” Mereka ini adalah orang-orang yang para leluhurnya dahulu pernah melakukan suatu kesalahan, sehingga akhirnya dikeluarkan dari masyarakat. Kaum ini menempati lapisan paling bawah atau rendah pada jenjang hirarki sosial di India. Mereka akan dijauhi dan dianggap hina, serta sering diperlakukan tidak baik.

.

Oleh karenanya, Hyang Buddha lalu mengajarkan apakah sesungguhnya yang dimaksud “kaum terbuang” itu. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

.

Pertama-tama, Hyang Buddha membabarkan ajaran dalam bentuk syair, bahwa orang penuh amarah, dendam, berjiwa munafik, dan berpandangan salah adalah “kaum terbuang” yang sesungguhnya.

.

Orang yang mencelakai makhluk lain tanpa berbelas kasihan adalah “kaum terbuang” sesungguhnya.

Orang yang melakukan pembantaian (genosida), membawa kehancuran, dan penindasan adalah “kaum terbuang” sesungguhnya.

Orang yang mencuri milik orang lain adalah “kaum terbuang” sesungguhnya.

Orang yang mengingkari hutang-hutangnya (berhutang tetapi sewaktu ditagih ia menyatakan tidak berhutang atau menolak membayar) adalah “kaum terbuang” sesungguhnya.

Orang yang tidak menyantuni mereka yang patut menerimanya padahal mempunyai harta kekayaan berlimpah adalah “kaum terbuang” sesungguhnya.

Orang yang tidak menghormati mereka yang patut dihormati dan bahkan mencelanya adalah “kaum terbuang” sesungguhnya.

.

Dengan demikian “terbuang” dan tidaknya seseseorang semata-mata ditentukan oleh perilakunya sendiri. Kita dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya seseoranglah yang telah membuang dirinya sendiri melalui perilaku buruk dan tidak layak. Agar dapat menuai keberuntungan dan keberhasilan dalam hidup, kita hendaknya senantiasa waspada serta mawas diri. Jangan sampai kita “membuang” diri kita sendiri.

.

Demikianlah sedikit renungan kita atas Vasala Sutta.

RENUNGAN AJARAN DEWA TAN TIK SIOE

RENUNGAN AJARAN DEWA TAN TIK SIOE.

.

Ivan Taniputera.

14 Juni 2017.

.

Pada kesempatan kali ini kita akan sedikit membahas mengenai ajaran Dewa Tan Tik Sioe:

.

“Kita ada mempoenjai saboewa roema bogrek djanganlah aken memandeng roema bagoes.” (Dewa Tan Tik Sioe pada Moestika Adem Hati, 1917).

.

Apabila kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia modern kurang lebih adalah:

.

“Jika kita memliki rumah yang buruk janganlah mengharapkan rumah mewah.”

.

Berdasarkan ajaran di atas, dapat disimpulkan bahwa kita hendaknya tidak merasa putus asa bila tidak mendapatkan apa yang diharapkan. Banyak orang mengharapkan hasil yang tinggi namun sewaktu ambisinya tidak tercapai ia menjadi sangat tertekan. Oleh karenanya, kita perlu bersuka cita apa pun hasil yang dicapai.

.

Meskipun demikian, ajaran di atas tidak menyatakan agar kita mudah berpuas diri. Apabila kita merasa atau menganggap rumah kita buruk, tidaklah salah mengharapkan rumah yang lebih baik. Namun berharap saja tidak cukup. Kita perlu berupaya mewujudkannya dengan memanfaatkan segenap kemampuan beserta sumber daya yang kita miliki. Yang penting adalah kita berupaya sebaik mungkin, tetapi apa pun hasilnya perlu kita terima dengan suka cita.

.

Kita dapat menafsirkan ajaran di atas bahwa bila kita menabur sesuatu yang buruk janganlah mengharapkan yang baik. Dalam dunia karir dan usaha, tidak jarang orang saling menjegal serta merugikan satu sama lain. Namun sesuatu yang diperoleh dengan merugikan hak orang lain, tidak akan membuahkan kebaikan. Sesuatu yang buruk mustahil menghasilkan kebaikan. Jika ada sesuatu yang seolah-olah nampak sebagai kebaikan atau kebahagiaan, maka semua itu hanya sementara saja sifatnya.

.

Demikianlah sedikit renungan kita terhadap ajaran Dewa Tan Tik Sioe.

BEBERAPA KIAT DAN LATIHAN UNTUK MENJADI KAYA

BEBERAPA KIAT DAN LATIHAN UNTUK MENJADI KAYA

.

Ivan Taniputera.

26 Maret 2017

.

Banyak orang merasa hidupnya tidak pernah sejahtera dan senantiasa bertanya-tanya mengapa demikian halnya. Ternyata ada sikap-sikap batin yang menjauhkan rejeki dari kita. Berikut ini saya akan membagikan beberapa kiat dan latihan yang dapat memperbaiki sikap batin tersebut. Sebagai tambahan, kiat-kiat dan latihan ini bukanlah ciptaan saya, melainkan saya dengar dari beberapa orang bijaksana yang sempat saya jumpai dalam hidup saya. Karena saya rasa sangat bermanfaat, maka saya akan membagikannya pada sebanyak mungkin pembaca. Jika Anda ingin hidup Anda berbahagia, maka silakan bagikan juga artikel ini seluas-luasnya. Hidup Anda akan beruntung.

.

1) JANGAN PERNAH MENGATAKAN MAHAL

.

Saat memperoleh jawaban mengenai harga barang yang kita tanyakan, tidak jarang kita mengatakan, “Tidak jadi, harganya mahal.” Kita tidak pernah menyadari bahwa perkataan semacam itu sama dengan menyumpahi atau mengutuki diri kita sendiri agar hidup miskin. Bagaimana logikanya? Sangat sederhana. Jika Anda mempunyai banyak uang, tidak ada yang mahal bagi Anda bukan? Oleh karenanya, jangan sekali-sekali mengatakan bahwa sesuatu itu mahal. Setelah menyadari kebenaran ini, saya melatih diri agar tidak mengatakan sesuatu itu mahal. Lalu apakah yang harus kita katakan? Kita dapat dengan sopan mengatakan, “Terima kasih atas jawabannya. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif, namun sementara saya akan tampung dahulu.” Dengan demikian, semua pihak akan merasa puas dan dihargai. Apabila kita mengatakan barang dagangan seseorang mahal, maka mungkin ia akan tersinggung. Dengan membuat orang lain tersinggung kita telah menaburkan energi negatif.

.

2) JANGAN PERNAH MENGATAKAN TIDAK PUNYA UANG.

.

Anda tentu pernah didatangi oleh salah seorang sahabat yang hendak meminjam uang pada Anda. Karena tidak ingin meminjaminya uang, Anda mungkin menolak dengan menyatakan sebagai berikut, “Maaf, saya tidak punya uang.” Entah benar-benar punya uang atau tidak, hal ini juga sama dengan mendatangkan kutuk kemiskinan pada diri Anda. Anda mengutuki diri Anda sendiri tidak punya uang. Kata-kata ini jelas merupakan semacam “mantra” yang mengundang kemiskinan pada diri Anda. Saya juga melatih diri menghindarkan kata-kata semacam ini. Lalu bagaimanakah jawaban kita tatkala ada sahabat yang hendak meminjam uang dan kita karena berbagai pertimbangan atau alasan tidak ingin meminjaminya uang? Saya pernah mengalami hal semacam itu dan menyatakan sebagai berikut, “Maaf, saya tidak mau persahabatan kita dicemari masalah uang. Jika seandainya engkau tidak dapat mengembalikannya, persahabatan kita terancam rusak. Lebih baik saya tidak meminjamimu uang dan persahabatan kita tetap terjaga” Demikianlah yang saya katakan dan masalah selesai.

.

Demikianlah kiat yang ingin saya bagikan hari ini. Jangan pernah mendatangkan energi kemiskinan pada diri Anda, melainkan undanglah selalu energi kesejahteraan dengan mengembangkan sikap batin yang tepat. Anda harus selalu merasa diri Anda sejahtera. Jangan ucapkan kata-kata yang mengutuki diri sendiri dan mendatangkan jerat kemiskinan pada diri Anda. Bagi Anda yang telah membaca artikel ini, maka silakan bagikan pada sebanyak mungkin kenalan Anda. Dengan membagikannya Anda sudah beramal dan mendatangkan keberuntungan bagi diri Anda sendiri. Namun jika bersikap kikir dan malas membagikannya, maka jerat kemiskinan dengan segera akan membelenggu Anda selamanya.

.

Salam sejahtera dan kemakmuran.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

 

 

 

. PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.