TATA CARA SEMBAHYANG MENURUT TRADISI CHINA BAGI YANG CIONG DI TAHUN AYAM DINGYOU (2017)

TATA CARA SEMBAHYANG MENURUT TRADISI CHINA BAGI YANG CIONG DI TAHUN AYAM DINGYOU (2017).

.

Ivan Taniputera.

25 Januari 2017.

.

CIONG TAISUI (太歲): Shio Ayam.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Taisui. 

.

Tanggal sembahyang: Tanggal 5 dan 9 menurut penanggalan Imlek. Jam bebas. Pada tanggal tersebut hu Taisui ditempel. Setiap tanggal 15 diadakan upacara sembahyang lagi secara berturut-turut hingga tanggal 24 bulan keduabelas menurut penanggalan Imlek. Hu Taisui dibakar dan mengucapkan terima kasih atas perlindungan selama setahun.

Berikut ini adala contoh hu Taisui.

.

 
 
 

.

CIONG WUGUI (五鬼): Shio Ular.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; masakan sayuranis; lilin sepasang; dupa tiga batang; kertas sembahyang ukuran kecil; hu Wugui.

.

 
 

 .

Tanggal sembahyang: Tanggal bebas. Cukup adakan upacara sembahyang sekali saja. Setelah selesai sembahyang, hu dapat dibakar di halaman rumah atau simpang empat.

.

CIONG SANGMEN (喪門): Shio Kambing.

.

Tidak perlu mengadakan upacara sembahyang. Cukup membawa hu dalam dompet saja.

.

 
 

 .

CIONG SIFU (死符): Shio Naga.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Taisui.

.

 
 

 

 .

Tanggal sembahyang: Pada hari Kebajikan Rembulan (Yue de; 月德日) sebelum memasuki bulan keempat Imlek. Mengenai tanggal Yuede dapat mencari di almanak. Setela sembahyang, hu dibakar bersama kertas sembahyang.

.

Rumus mencari hari Kebajikan Rembulan (perlu melihat almanak):

 
  • Pada bulan yang cabang buminya Yin 寅, Wu 午, dan Xu 戌: hari yang Batang Langitnya Bing 丙.
  • Pada bulan yang cabang buminya Hai 亥, Mao 卯, dan Wei 未: hari yang Batang Langitnya Jia 甲.
  • Pada bulan yang Cabang Buminya Shen 申, Zi 子, dan Chen辰: hari yang Batang Langitnya Ren 壬.
  • Pada bulan yang Cabang Buminya Si 巳, You 酉, dan Chou丑: hari yang Batang Langitnya Geng 庚.

.

CIONG SUIPO (歲破): Shio Kelinci.

.

Perlengkapan: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Suipo.

.

 
 

.

Tanggal sembahyang: Pada hari Berkah Rembulan (Yue En; 月恩日) setiap bulannya. Waktu bebas. Setelah selesai upacara sembahyang, hu dibakar bersama kertas sembahyang.

.

Rumus mencari hari Berkah Rembulan (perlu melihat almanak):

.

  • Bulan pertama Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Bing 丙.
  • Bulan kedua Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Ding 丁.
  • Bulan ketiga Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Geng 庚.
  • Bulan keempat Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Ji 己.
  • Bulan kelima Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Wu 戊.
  • Bulan keenam Imlek, cari hari yang Batang Langitnya Xin 辛.
  • Bulan ketujuh Imlek cari hari yang Batang Langitnya Ren 壬.
  • Bulan kedelapan Imlek cari hari yang Batang Langitnya Gui 癸.
  • Bulan kesembilan Imlek cari hari yang Batang Langitnya Geng 庚.
  • Bulan kesepuluh Imlek cari hari yang Batang Langitnya Yi 乙.
  • Bulan kesebelas Imlek cari hari yang Batang Langitnya Jia 甲.
  • Bulan keduabelas Imlek cari hari yang Batang Langitnya Xin辛.
 

 .

CIONG BAIHU (白虎): Shio Kerbau.

.

Perlengkapan sembahyang: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; masakan sayuranis; kacang hijau mentah; lilin sepasang; kertas sembahyang; dupa tiga batang; hu Baihu.

.

 
 

.

 

Tanggal sembahyang: Tempat dapat dilakukan pada kuil yang terdapat altar Baihu Jiangjun (Jenderal Harimau Putih) atau persimpangan empat. Sebenarnya, ini melambangkan rasi bintang; yakni salah satu di antara empat rasi bintang. Adapun keempat rasi bintang itu adalah: Harimau Putih (白虎 Baihu), Naga hijau (青龍 Qinglong), Kura-kura Hitam (玄武 Xuanwu), dan Burung Feng Merah (朱雀 Zhuque). Para pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak dapat mencari kepustakaan mengenai astronomi (ilmu perbintangan) China. Setelah selesai sembahyang, kacang hijau dapat dibawa pulang dan disebarkan depan rumah, sebagai lambang keselamatan.

.

CIONG TIANGOU (天狗) : Shio Babi.

.

Perlengkapan sembahyang: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; masakan sayuranis; lilin sepasang; kertas sembahyang; dupa tiga batang; hu Tiangou.

.

 
 
 

Tanggal sembahyang: Tanggal bebas, tetapi harus di malam hari. Setelah selesai upacara sembahyang, hu dibakar bersama kertas sembahyang.

.

CIONG TAIYIN (太陰): Shio Kuda

.

Yang terkena ciong ini adalah khusus bagi kaum pria saja. 

.

Perlengkapan sembahyang: Teh liao tiga cangkir; teh tiga cangkir; air tiga cangkir; buah-buahan lima macam; lilin sepasang; dupa tiga batang; hu Taiyin.

.

 

 
 

 .

Tanggal sembahyang: Setiap tanggal 26 menurut penanggalan Imlek. Harus pada saat malam hari dan menghadap ke penjuru barat. Setelah selesai upacara sembahyang, hu dibakar bersama dengan kertas sembahyang.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . 

.

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

KIAS MENGATASI SISWA ATAU KARYAWAN YANG SANGAT SERING BERKELAHI

KIAS MENGATASI SISWA ATAU KARYAWAN YANG SANGAT SERING BERKELAHI.

.

Ivan Taniputera.

29 Juli 2016.

.

 
 
 

Salah seorang teman menjadi guru di sebuah sekolah dan menanyakan mengapa para siswanya sering berkelahi dan tawuran. Ia menanyakan apakah ada kias secara metafisika guna mengatasi hal tersebut. Sementara itu, kawan lain menuturkan mengenai para karyawannya yang sering sekali berkelahi. Memang benar bahwa para karyawan itu berasal dari lingkungan yang keras. Namun ia juga menanyakan hal senada dengan kawan sebelumnya, yakni adakah kias demi meredakan suasana seperti itu. 

.

Menjawab pertanyaan mengapa para siswa sering berkelahi dan tawuran, secara metafisika memang ada tempat-tempat yang mempunyai energi buruk pemancing permusuhan beserta emosi.  Kenyataannya, tempat yang panas dan pengap memang lebih mudah memancing amarah seseorang. Namun sudut pandang metafisika juga meyakini keberadaan energi-energi buruk tak kasat mata semacam itu.Jadi meski tempatnya sudah lapang dan sejuk, tetap saja seseorang mudah terpancing gejolak emosionalnya dan terlibat perkelahian dengan orang lain. Agar tidak salah paham, perlu ditambahkan di sini bahwa tempat berenergi buruk yang dimaksud adalah bila intensitas perkelahian sudah di atas kewajaran. Sebagai contoh, siswa kawan tadi dari tahun ke tahun tetap saja mengalami hal yang sama dengan intensitas yang tetap tinggi. Jika hanya sesekali saja terjadi perkelahian maka itu adalah wajar.

.

Saya mula-mula menyarankan bahwa sebelum menerapkan kias secara metafisika, gunakan pendekatan antar pribadi terlebih dahulu, yakni mengadakan kegiatan-kegiatan yang sekiranya sanggup meningkatkan kedamaian beserta kerukunan antar pribadi. Apabila masih gagal maka dapat mencoba kias berikut ini.

.

Caranya adalah menempatkan tumbuhan kaktus pada sekolah atau pabrik yang sering dilanda perkelahian. Tumbuhan tersebut dapat diletakkan pada setiap sudut dan tepi pabrik atau ruangan. Jumlahnya disesuaikan dengan besar serta kecilnya ruangan atau kawasan pabrik. Pedomannya adalah jangkauan energi masing-masing tumbuhan kaktus yang mencapai sekitar 1 hingga 1,5 meter. Jadi, untuk panjang 3 meter, maka paling tidak Anda harus menempatkan 4 tumbuhan kaktus.

.

Bagaimana logika atau filosofi penggunaan tumbuhan kaktus ini? Jika cara damai dan lembut gagal mendamaikan kedua belah pihak, maka cara yang agak keras perlu digunakan. Ilustrasinya adalah dua orang siswa yang sedang berkelahi. Teman mereka sudah membujuk dan melerai agar keduanya jangan berkelahi lagi. Namun upaya ini gagal, sehingga terpaksa guru dan kepala sekolah diundang demi melerai perkelahian mereka. Kedua siswa yang berkelahi itu lalu dimarahi dan diberi hukuman. Demikian kurang lebih analoginya. Energi kaktus ini memang sifatnya agak kasar dan keras.

.

Analogi lain adalah jika suatu energi bersifat keras dan bermusuhan hendak diredakan, maka menambahkan energi lembut terkadang tidak berguna, apalagi jika energi keras tersebut sudah hampir mendekati titik puncaknya. Cara lebih bermanfaat adalah justru menambahkan energi lain yang sama-sama bersifat keras serta bermusuhan. Tujuannya adalah menarik energi keras dan bermusuhan itu hingga mencapai titik puncaknya. Segala sesuatu begitu mencapai titik puncaknya akan beralih menjadi kebalikannya. Begitulah prinsip Yin-Yang. Oleh karenanya, kaktus ini berfungsi sebagai penyeimbang, dalam artian membawa energi buruk tersebut menuju ke titik puncaknya sehingga mereda atau terbuyarkan.

.

Dengan demikian, kantor atau sekolah yang sudah damai dan tenteram sebaiknya jangan diletakkan tumbuhan kaktus. Namun jika ukurannya kecil dan tidak terlampau banyak atau hanya sekedar hiasan tidaklah bermasalah. Penambahan terlalu banyak kaktus pada tempat yang sudah aman dan damai justru akan merusakan keseimbangannya. Kaktus tidak boleh pula ditaruh di kamar tidur. Rumah kediaman juga seyogiannya tidak banyak terdapat kaktus. Jika hendak menanam kaktus maka letakkan di halaman yang paling tidak jaraknya 1-1,5 meter dari rumah atau pintu rumah.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . .

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

 

KIAS MENCEGAH PENCURI DAN ORANG BERNIAT TIDAK BAIK MEMASUKI RUMAH ANDA

KIAS MENCEGAH PENCURI DAN ORANG BERNIAT TIDAK BAIK MEMASUKI RUMAH ANDA.

.

Ivan Taniputera.

13 Juni 2016

.

Berikut ini adalah kias warisan para leluhur guna mencegah pencuri dan orang berniat tidak baik memasuki rumah Anda.

.

Caranya sangat sederhana, sediakan bahan-bahan sebagai berikut:

.

1)Kedelai hitam

2)Gabah

3)Pasir

.

Campur ketiganya menjadi satu dan bacakan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Selanjutnya taburkan ketiga bahan tersebut secara merata di pekarangan atau halaman depan rumah Anda pada hari Jumat Kliwon. Oleh karenanya, jika pekarangan Anda luas pergunakan bahan yang banyak pula atau menyesuaikan dengan luas pekarangan Anda. Menurut keyakinan, orang yang berniat tidak baik akan segera menyingkir dari rumah Anda.

.

Cara lain adalah menggunakan rajah sebagaimana yang terdapat pada Primbon Mujarobat.

.

 
 

.

Rajah ini digambar pada sehelai kain atau kertas putih dan ditaruh di atas pintu rumah. Selanjutnya gambar dua buah lagi dan dipendam di penjuru tenggara dan barat daya rumah.

.

Demikian beberapa kias penangkal pencuri. Anda silakan pergunakan mana yang sekiranya sesuai dengan hati Anda.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KIAS MENANGKAL BAHAYA KERUSUHAN

KIAS MENANGKAL BAHAYA KERUSUHAN.

.

Ivan Taniputera.

12 April 2016

.

 
 

.

Kias ini saya dapatkan dari orang tua ketika berlangsung kerusuhan kurang lebih tahun 1980. Ketika itu, di Semarang terjadi kerusuhan rasial yang mengakibatkan pembakaran rumah etnis tertentu.

.

Adapun kiasnya cukup sederhana. Ambil sejumput beras dan pisahkan kurang lebih menjadi tiga bagian. Lalu lemparkan masing-masing bagian itu ke atap rumah sambil membacakan doa-doa keselamatan menurut agama dan keyakinan Anda.

.

Menurut kepercayaan, rumah Anda akan selamat dan terlewat dari para perusuh. Memang benar bahwa berdasarkan kisah yang saya dengar setelah kerusuhan mereda, rumah-rumah yang melakukan kias seperti itu terluput dari pembakaran dan pengrusakan. Saya tidak mengetahui kebenarannya secara pasti. Namun entah kias ini bermanfaat atau tidak karena tidak membutuhkan sesuatu yang terlampau rumit, maka tidak ada salahnya dicoba jika keadaan genting.

.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . 

 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TOLAK BALA DAN SIMBOLISASI DALAM TRADISI JAWA

TOLAK BALA DAN SIMBOLISASI DALAM TRADISI JAWA

.

Ivan Taniputera.

8 November 2015

.

.

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil pembicaraan dengan salah seorang kawan. Ia menuturkan kisah menarik bahwa beberapa minggu sebelum terjadinya gempa dashyat di Yogyakarta tahun 2006, warga di desanya diperintahkan menempelkan uang logam 100 Rupiah beserta rumput alang-alang di atas pintu rumah mereka. Selain itu, warga juga diperintahkan membuat kolak kolang kaling.

.

Pada mulanya, tiada yang mengetahui maknanya. Tetapi beberapa minggu kemudian terjadilah bencana gempa dashyat tersebut. Untungnya warga desa seluruhnya selamat, kendati mereka merasakan guncangan gempa dashyat.

.

Tradisi Jawa memang sarat dengan simbolisme atau perlambang. Setelah bencana tersebut, orang lantas menafsirkan bahwa uang logam 100 Rupiah itu melambangkan gempa bumi. Gambar gunungan di salah satu sisi uang logam mengingatkan pada pagelaran wayang kulit. Sebelum dalang menancapkan gunungan, maka ia akan mengucapkan, “Bumi gonjang ganjing….” atau artinya “Bumi bergoncang dashyat….”

.

Rumput alang-alang ditafsirkan sebagai “alang-alang” atau penghalang bagi bencana. Begitu pun juga kolak kolang-kaling dimaksudkan untuk “ngolang-ngalingi” atau menghalangi bencana.

.

Demikianlah bahasa perlambang dalam tradisi tolak bala (penolak bencana) dalam tradisi Jawa. Ternyata pada leluhur di zaman dahulu telah mempunyai kebijaksanaan yang tinggi pula.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

.

SEKALI LAGI TENTANG CIONG ATAU KETIDAK-COCOKAN ANTAR SHIO

SEKALI LAGI TENTANG CIONG ATAU KETIDAK-COCOKAN ANTAR SHIO

Ivan Taniputera

15 Mei 2015

 

Saya berulang kali menerima pertanyaan dari pasangan-pasangan kekasih yang berencana menikah, namun shio mereka mengalami “ciong” atau pertentangan satu sama lain. Ada pun yang dimaksud pertentangan di sini adalah shio yang berbeda tiga atau enam tahun. Mereka menanyakan apakah hubungan percintaan tersebut sebaiknya dihentikan saja atau batal menikah?

 

Pertanyaan seperti ini datang bertubi-tubi dan saya berulang kali pula menjawabnya. Oleh karenanya, demi menghindari pengulangan tersebut  dan menghemat waktu saya memutuskan menulis artikel ini. 

 

Pertama-tama, bagi yang masih awam dalam dunia metafisika China, maka setiap orang setidaknya mempunyai empat “shio.” Yang dimaksud shio sesungguhnya adalah 12 Cabang Bumi (Dizi), yakni:

 
  • Cabang Bumi Zi = shio tikus
  • Cabang Bumi Chou = shio sapi atau kerbau
  • Cabang Bumi Yin = shio harimau
  • Cabang Bumi Mao = shio kelinci
  • Cabang Bumi Chen = shio naga
  • Cabang Bumi Si = shio ular
  • Cabang Bumi Wu = shio kuda
  • Cabang Bumi Wei = shio kambing
  • Cabang Bumi Shen = shio monyet
  • Cabang Bumi You = shio ayam
  • Cabang Bumi Xu = shio anjing
  • Cabang Bumi Hai = shio babi
 

Masing-masing tahun, bulan, hari, dan jam mempunyai shionya sendiri-sendiri. Jadi shio itu tidak hanya terdapat pada tahun saja. Bulan, hari, dan jam juga mempunyai shionya masing-masing.

 

Silakan cermati contoh di bawah ini:

 
 

Diagram di atas disebut diagram Bazi dan dibuat berdasarkan jam dan tanggal kelahiran seseorang. Masing-masing pilar tahun, bulan, hari, dan jam terdiri dari pasangan Batang Langit dan Cabang Bumi. Kita tidak akan membahas mengenai diagram Bazi ini secara lebih terperinci, karena topik pembahasan kita kali ini adalah masalah ciong atau pertentangan.

 

Perhatikan bahwa tahun mempunyai shio KUDA.

Bulan mempunyai shio NAGA

 

Hari mempunyai shio KAMBING

Jam mempunyai shio KUDA

 

Oleh karena adanya empat shio tersebut, adalah tidak beralasan dan juga tidak masuk akal jika kita hanya berpatokan pada shio tahun saja.

Seluruh elemen yang terdapat pada diagram Bazi tersebut harus diperhitungkan.

 

Tidak selamanya ciong itu buruk, terutama bila shio yang ciong itu merupakan elemen yang dibutuhkan seseorang atau unsur baik bagi pribadi tersebut. 

Untuk mengetahui bermanfaat dan tidaknya suatu elemen perlu dihitung berdasarkan keseluruhan elemen dalam diagram Bazinya.

 

Selanjutnya shio utama yang harus diperhatikan bukan shio tahun, melainkan shio pada pilar hari, karena itulah yang dipergunakan menelaah pasangan hidup atau dengan kata lain, mewakili pasangan hidup Anda.

 

Lalu jika benar-benar ciong apakah ada kiasnya? 

 

Seorang praktisi hendaknya tidak hanya sanggup mengatakan atau menentukan ciong dan tidaknya suatu pasangan. Hal tersebut adalah jauh dari memadai. Seorang praktisi sejati hendaknya sanggup memberikan solusi secara metafisika, tentu saja berpatokan dengan teori-teori metafisika yang ada.

 

Secara umum, terdapat beberapa prinsip dalam menentukan kiasnya.

 

(1) Menyibukkan shio-shio atau cabang bumi yang saling bertentangan.

 

Sebagai contoh Zi (Tikus) dan Wu (Kuda) saling bertentangan. Namun keduanya dapat dikurangi pertentangannya dengan menghadirkan You (Ayam) atau Mao (Kelinci). 

 

(2) Dengan melenyapkan salah satu cabang bumi yang saling bertentangan.

 

Sebagai contoh Zi (Tikus) dan Wu (Kuda) saling bertentangan. Namun Zi dan Chou (Sapi) dapat bergabung membentuk  elemenTanah, sehingga Zi menjadi lenyap. Wu dan Wei (Kambing) dapat bergabung membentuk elemen Api, sehingga Wu menjadi lenyap.

 

(3) Dengan menyelaraskan.

 

Contoh Air dan Api saling bertentangan. Namun dengan menghadirkan Kayu, maka keduanya menjadi selaras, karena Air akan membangkitkan Kayu, dan Kayu membangkitkan Api.

 

Oleh karenanya, segala sesuatu ada kiasnya. Jangan terburu-buru memutuskan kekasih Anda, hanya karena beda enam atau tiga tahun. Anda tidak perlu mendengarkan perkataan praktisi yang dangkal pengetahuannya. Praktisi metafisika yang baik adalah sanggup memberikan solusi bukan menambah runyam masalah. 

 

Bagaimana cara mewujudkan ketiga kias di atas secara nyata dapat menggunakan Fengshui dan lain sebagainya. Tentu saja, harus dipilih mana di antara tiga kias di atas yang terbaik. Perlu dilakukan perhitungan rumit dan tidak serampangan.

 

Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain sebagainya silakan kunjungi:

 

KIAS MENGUNJUNGI ORANG MENINGGAL ATAU ORANG SAKIT

KIAS MENGUNJUNGI ORANG MENINGGAL ATAU ORANG SAKIT

25 April 2015

Ivan Taniputera

 

 
 

Turut berbelasungkawa terhadap sesama manusia atau melayat serta mengunjungi mereka yang sedang dilanda kesusahan, seperti terdapat kerabat meninggal dan lain sebagainya, adalah sesuatu yang mulia. Manusia memang seyogianya memiliki empati terhadap sesamanya. Kendati demikian, menurut ilmu astrologi baik Barat maupun Timur, tidak selamanya bintang keberuntungan seseorang berada dalam keadaan baik. Ada kalanya karena pengaruh konfigurasi planet-planet tertentu, bintang keberuntungannya akan menurun. Inilah yang disebut saat kurang baik bagi seseorang. Di saat tersebut, maka sebaiknya, ia jangan mengunjungi orang meninggal atau sakit, karena rentan terhadap energi-energi negatif.  Begitu pula, jika seseorang sedang lemah daya tahan tubuhnya, maka ia perlu menjaga makan dan jangan banyak bepergian. Lebih baik beristirahat di rumah. 

 

Lalu bagaimana, jika yang meninggal adalah anggota keluarga seorang sahabat yang sangat karib? Apabila Anda terpaksa melayat orang meninggal padahal bintang keberuntungan Anda sedang buruk, maka silakan lakukan kias sebagai berikut. Kias ini adalah warisan orang-orang tua dahulu. 

 

Sediakan

 

1.Sebatang paku kecil.

2.Sejumput kecil tembakau

3.Sepotong kecil jahe

 

Semua bahan-bahan itu dibungkus dengan kertas merah dan dikantungi saat Anda melayat  orang meninggal atau menjenguk orang sakit. Sepulangnya dari melayat, maka bungkusan kertas merah tadi dibuang di perempatan jalan, sambil berdoa sesuai kepercayaan masing-masing, yakni memohon agar dijauhkan dari segenap bencana dan keburukan. 

 

Kias lainnya ada yang mengajarkan agar jahenya dikunyah saat mengunjungi orang meninggal atau sakit. Kedua jenis kias ini dapat dipergunakan bersamaan. 

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi: