RAMALAN TERPADU DENGAN LIMA METODA: PENYAKIT ISTERI SEORANG TEMAN

RAMALAN TERPADU DENGAN LIMA METODA: PENYAKIT ISTERI SEORANG TEMAN

21 Juli 2014
Ivan Taniputera

ivan_taniputera@yahoo.com
Isteri seorang sahabat baik menderita penyakit yang cukup berat. Oleh karenanya, saya berupaya membantu menanyakan kondisi penyakit tersebut. Kali ini saya akan menggunakan lima metoda sekaligus, yakni:

1.Yijing
2.Boen Ong Kwa
3.Petangan Kwan Im
4.Kitab Meliatin Boen Ong
5.Petangan Yang King Sian Thian Ik So

Berikut ini adalah hasilnya:

1.Berdasarkan Yijing

Didapatkan heksagram 55 yang berubah menjadi 34. Heksagram 55 melambangkan pencapaian terbesar. Ini melambangkan pula kesempatan yang baik. Meskipun demikian jika tidak dijaga maka pencapaian tersebut akan mengalami penurunan atau kemerosotan. Heksagram 34 melambangkan suatu kekuatan besar. Kekuatan ini sangat efektif, tetapi jika tidak dikendalikan dapat mendatangkan bahaya.

Kesimpulan: Saat ini kondisi kesehatan membaik, hanya saja perlu dijaga dan dikendalikan agar tetap baik. Diperlukan suatu kekuatan besar, hanya saja kekuatan tersebut perlu dikendalikan. Mungkin ini mengacu pada suatu jenis obat atau terapi yang lebih kuat, namun tentu saja mengandung efek samping.

2. Boen Ong Kwa

Kita akan menggunakan pertanyaan nomor 17:

“Orang jang sakit, boleh baek atawa tida”

Didapat kartu Tjit Setan, syair nomor 40.

“Pengliatan ini djangan koerang pertjaja,

Boekan seperti barang resia,

Orang jang sakit kendatinja paja,

Dapet toeloengan Toehan jang Moelia.”

Oleh karenanya, berdasarkan syair di atas, nampak bahwa penyakit sudah parah, namun dapat memperoleh pertolongan Tuhan, sehingga bisa disembuhkan.

3. Petangan Kwan Im

Kita akan menggunakan pertanyaan nomor 15:

“Orang sakit akan semboe atawa tida”

Didapatkan kartu Djie Katja, syair nomor 22:

“Jang sakit itoe kau pikiri,

Segala obat soeda ditjari,

Tapi teroesa banjak kwatiri,

Misti baek lagi sedikit hari.”

Berdasarkan syair di atas, maka penyakit itu akan dapat membaik dalam waktuyang relatif tidak lama.

4. Kitab Meliatin Boen Ong

Digunakan pertanyaan nomor 11:

Pertanyaan diajukan pada pukul 12:03, jawaban:

“Soesa di obatin.”

Berdasarkan jawaban di atas, maka penyakit memang berat, susah disembuhkan, tetapi yang susah itu bukan berarti mustahil.

5. Petangan Yak King Sian Thian Ik So

Syairnya:

“Piara goendik peritoengan dapet setorinja,

Oentoeng tida bikit koesoet anak tjoetjoeknja,

Lain tiada ini permaoewan djangan di sengadja,

Soepaia tida sampe djadi orang poenja bitjara.”

Syair di atas menyebutkan mengenai orang yang mempunyai selir atau isteri muda namun justru menimbulkan pertikaian. Untungnya tidak menyusahkan anak cucu atau para keturunannya. Selanjutnya disarankan agar niat mempunyai isteri muda itu diurungkan, sehingga tidak menjadi cercaan orang.

Jika dikaitkan dengan kondisi penyakit, maka penyakit memang kemungkinan sudah berat dan bisa menyebar (ibaratnya mencari isterimuda). Namun untungnya hal ini tidak dapat dicegah, sehingga tidak menimbulkankesusahan lebih besar. Penyakit dapat diurungkan penyebarannya dengan metoda pengobatan yang tepat.

Artikel lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, dan Ziweidoushu, silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

RAMALAN BOEN ONG KWA: APAKAH DAPAT MENIKAH DENGAN KEKASIHNYA?

RAMALAN BOEN ONG KWA: APAKAH DAPAT MENIKAH DENGAN KEKASIHNYA?

 

 

Ivan Taniputera

ivan_taniputera@yahoo.com

16 Juli 2014

 

Seseorang menanyakan apakah ia dapat menikah dengan kekasihnya. Saya akan menggunakan metoda Boen Ong Kwa. Pertama-tama kita mencari pertanyaan yang paling sesuai di antara 40 pertanyaan yang ada. Saya memilih pertanyaan nomor 6:

 

“Pengharepan boleh mendjadi atawa tida.”

 

Kemudian kita aka menarik salah satu kartu ceki dan lintrik:

 

Didapatkan kartu Sah Wadjik. Kemudian kita melihat tabel:

 

 

Kita dapati syair nomor 17:

 

Pengiliatan ini terang soenggoe,

Seperti doekoen jang paling tanggoe,

Boleh bernanti dalam ini minggoe,

Apa kaoe harap soeda menoenggoe.”

 

Oleh karenanya berdasarkan syair tersebut pernikahan bisa terjadi. Bahkan mungkin tidak lama lagi. Kemungkinan akan ada pembicaraan yang serius terkait pernikahan.

 

Artikel menarik lainnya terkait ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, dan Ziweidoushu silakan kunjungi:

 

RAMALAN BOEN ONG KWA: APAKAH KEKASIH MASIH MENCINTAI?

RAMALAN BOEN ONG KWA: APAKAH KEKASIH MASIH MENCINTAI?

 

Ivan Taniputera

ivan_taniputera@yahoo.com

16 Juli 2014

 

 

Seseorang menanyakan apakah sang kekasih masih mencintainya. Kita akan menggunakan metoda ramalan Boen Ong Kwa. Pertama-tama kita akan menarik satu kartu ceki atau lintrik terlebih dahulu.

 

Kita mendapatkan kartu Kauw Gelundung. Kemudian kita akan menggunakan pertanyaan nomor 21:

 

“Orang itoe bertjinta keras atawa tida” atau “Orang itu sungguh-sungguh mencintai atau tidak?”

 

 

Didapatkan syair nomor 8:

 

“Di dalem kitab pengliatannja,

Maka dikata dengen patoetnja,

Dari itoe orang terlaloe tjintanja,

Menjajang seperti mah dan bapanja.”

 

Berdasarkan syair di atas, maka kekasih itu mempunyai rasa cinta yang besar. Bahkan rasa cintanya adalah seperti ayah dan ibu sendiri. Oleh karenanya, rasa cinta itu kemungkinan dapat menjadi sedikit posesif.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, dan Ziweidoushu silakan kunjungi:

RAMALAN TERPADU: APAKAH BISNIS INVESTASI INI AKAN MENDATANGKAN KEUNTUNGAN?

RAMALAN TERPADU: APAKAH BISNIS INVESTASI INI AKAN MENDATANGKAN KEUNTUNGAN?

 

 

Ivan Taniputera

16 Juli 2014

 

Salam seorang kawan sedang mengikuti bisnis investasi yang menurutnya sangat menguntungkan. Ia menanyakan bagaimana nasibnya dalam bisnis investasi ini. Apakah dapat bertahan lama atau tidak. Akankah mendatangkan keuntungan atau tidak? Pertanyaan ini ditanyakan pada bagian Ramalan Tiga Kehidupan. Sebenarnya, pertanyaan ini salah alamat, karena Ramalan Tiga Kehidupan bukan dimaksudkan menjawab pertanyaan-pertanyaan spesifik, melainkan menelaah nasib Anda secara keseluruhan. Jadi sekali lagi bukan untuk menjawab pertanyaan secara spesifik. Meskipun demikian, saya akan tetap menjawabnya.

 

Untuk menelaah mengenai keberuntungan dalam bisnis investasi, maka kita akan mencoba menggunakan astrologi. Dalam hal ini kita harus melihat kondisi rumah kelima. Rumah kelima adalah rumah yang mengatur mengenai kegiatan spekulasi, termasuk bisnis investasi, permainan, perjudian, money game, dan lain sebagainya. Kita akan membuat diagram astrologi kelahirannya:

 

 

Nampak bahwa pada rumah kelima, terdapat Grand Trine. Selain itu rumah kelima dikuasai Virgo dengan planet penguasanya adalah Merkurius. Merkurius juga berada di rumah kelima. Dimana hal ini sangat baik sekali dan dapat menunjang kegiatan-kegiatan seperti bisnis investasi, dan kegiatan spekulasi lainnya. Oleh karenanya, secara umum boleh berbisnis investasi. Anda juga menggemari sesuatu yang ada kaitannya dengan permainan atau game. Akan sanggup berpikir cepat, mempunyai keberanian, dan kemampuan analisa yang biak dalam hal bisnis investasi.

 

Apakah dapat bertahan lama atau tidak? Kita akan menggunakan Boen Ong Kwa untuk memperoleh lebih banyak keterangan. Kita akan menggunakan pertanyaan nomor 2:

 

“Bakal oentoeng atawa roegi.”

 

Selanjutnya kita mengambil ceki atau lintrik. Didapatkan kartu Tjit Hitam:

 

 

Didapatkan syair nomor 24:

 

“Di dalem kitab pengliatannja,

Soenggoe betoel terlaloe terangnja,

Kaloe dilihat bakal roeginja,

Tetapi lekas berbalik oentoengnja.”

 

Nampak bahwa pada awalnya bisnis itu akan mendatangkan kerugian, namun dengan segera dapat berbalik menghasilkan keuntungan. Dengan demikian, ini adalah bisnis dapat bertahan lama. Namun Anda tidak dapat mengharapkan keuntungan dalam waktu cepat. Harus bersiap rugi terlebih dahulu.

 

Demikian semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, dan Ziweidoushu, silakan menghubungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

 

RAMALAN PETANGAN BOEN ONG KWA: APAKAH TUNANGAN YANG MENGHILANG DAPAT KEMBALI?

RAMALAN PETANGAN BOEN ONG KWA: APAKAH TUNANGAN YANG MENGHILANG DAPAT KEMBALI?

 

Ivan Taniputera

15 Juli 2014

 

 

Salah seorang kawan menanyakan pada saya mengenai tunangannya yang menghilang, padahal semua surat-surat sudah diurus. Ia menanyakan apakah tunangannya dapat kembali. Saya lalu menggunakan ramalan petangan Boen Ong Kwa untuk menjawab pertanyaan tersebut.

 

 

Saya lalu menarik satu kartu ceki atau lintrik dan didapatkan kartu sah udang. Saya lalu menggunakan pertanyaan nomor 22:

 

“Soeami-istri bertjereh, balik kombali atawa tida.”

 

 

 

Didapatkan syair sebagai berikut:

 

“Dalem pengliatan soeda njata,

Dengen ingatan bertjere djangan dikata,

Ia poenja hati masi tjinta,

Dengen soenggoe betoel pada kita.”

 

Oleh karenanya berdasarkan syair di atas nampak bahwa tunangan tersebut masih mencintai Anda. Dengan demikian, masih ada peluang untuk kembali. 

 

Kemudian sebagai perbandingan kita akan menggunakan pertanyaan nomor 13:

 

“Orang jang pergi balik lagi atawa tida.”

 

 

Didapatkan syair nomor 23:

 

“Di dalem kitab ada dibilang,

Boekannja ada bahaja jang malang,

Sebab senang hatinja tiada kepalang,

Maka dia belon niat poelang.”

 

Berdasarkan syair di atas, nampak bahwa orang yang hilang atau pergi tersebut sedang mendapatkan kesenangan, sehingga ia belum berniat untuk pulang.

 

Apabila kita menggabungkan syair 11 dan 23, maka lambat laun ia akan kembali, karena di dalam hatinya masih ada cinta.

 

Semoga bermanfaat.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, dan Ziweidoushu, silakan kunjungi:

 

RAMALAN DENGAN BOEN ONG KWA (WEN WANG GUA): APAKAH DAPAT MEMPEROLEH BEA SISWA?

RAMALAN DENGAN BOEN ONG KWA (WEN WANG GUA): APAKAH DAPAT MEMPEROLEH BEA SISWA?

 

Ivan Taniputera

15 Juni 2014

 

 

Salah seorang kawan menanyakan mengenai apakah ia dapat memperoleh bea siswa. Karena saya sedang mengadakan penelitian mengenai metoda ramalan Boen Ong Kwa (Wen Wang Gua), maka saya akan mempergunakan metoda tersebut.

 

 

Pertama-tama kita harus mencari pertanyaan yang sesuai dalam metoda Boen Ong Kwa. Ada pun setelah mempertimbangkan beberapa pertanyaan yang sesuai, maka saya dapati bahwa pertanyaan no 6  “Pengharepan boleh mendjadi atawa tida.” Saya mengambil satu kartu ceki (lintrik) dan ternyata yang didapat adalah Djit Bendera. Kemudian saya membuka lembaran untuk mencari syair yang tepat. 

 

 

Caranya cukup mudah, yakni kita mencari kartu Djit Bendera di baris atas. Lalu cari pertanyaan no.6 di kolom kanan. Temukan keduanya. Ternyata didapat angka 27.

 

 

 

Oleh karenanya kita membuka bagian Djit Bendera, syair no.27:

 

“Di dalem pengliatan soeda ketentoean,

Soeda ditetepken oleh Toehan

Lantaran perboeatan satoe prempoean,

Pengharepan baek djadi ketentoean.”

 

Berdasarkan syair di atas, maka saya menafsirkan bahwa beasiswa itu dapat diperoleh. Kemungkinan atas bantuan seorang wanita. Kawan saya lantas menambahkan bahwa kemungkinan yang dimaksud wanita itu adalah dosen yang banyak membantunya.

 

Dengan demikian, metoda Boen Ong Kwa ini cukup sederhana dan dapat memberikan jawaban yang gamblang. 

 

 

Jika memerlukan kopi buku Boen Ong Kwa dapat menghubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, astrologi, metafisika, Bazi, dan Ziweidoushu, dapat bergabung dengan:

 

RAMALAN DENGAN BOEN ONG KWA (WEN WANG GUA): APAKAH BISA MENDAPATKAN PENGHASILAN RP 5. JUTA DALAM TAHUN INI?

RAMALAN DENGAN BOEN ONG KWA (WEN WANG GUA): APAKAH BISA MENDAPATKAN PENGHASILAN RP. 5 JUTA DALAM TAHUN INI?

Ivan Taniputera

15 Juni 2014

 

Salah seorang kawan menanyakan mengenai apakah pada tahun ini ia dapat memperoleh penghasilan Rp. 5 juta. Karena saya sedang mengadakan penelitian mengenai metoda ramalan Boen Ong Kwa (Wen Wang Gua), maka saya akan mempergunakan metoda tersebut.

Pertama-tama kita harus mencari pertanyaan yang sesuai dalam metoda Boen Ong Kwa. Ada pun setelah mempertimbangkan beberapa pertanyaan yang sesuai, maka saya dapati bahwa pertanyaan no 7 “Bisa naek pangkat (naek gadji) atawa tida.” Saya mengambil satu kartu ceki (lintrik) dan yang didapat adalah Djit Bendera. Kemudian saya membuka lembaran untuk mencari syair yang tepat. 

Caranya cukup mudah, yakni kita mencari kartu Djit Bendera di baris atas. Lalu cari pertanyaan no.7 di kolom kanan. Temukan keduanya. Ternyata didapat angka 28.

Oleh karenanya kita membuka bagian Djit Bendera, syair no.28:

“Di dalem kitab kaoe menanja,

Kepengen taoe apa artinja,

Pasti moesti naek pangkatnja,

Tetapi belon taoe kapan harinja.”

Saya menafsirkan bahwa kenaikan gaji itu bisa tercapai dalam tahun ini. Namun saatnya yang pasti tidaklah diketahui. Berdasarkan intuisi, maka saya mengatakan bahwa sekarang pun gajinya tidak jauh dari Rp. 5 juta. Saya memperkirakan bahwa penghasilannya sekarang adalah Rp. 3.5 juta. Ternyata intuisi saya tersebut tepat adanya. Penghasilan rata-ratanya memang jumlahnya sekitar itu.

Dengan demikian, metoda Boen Ong Kwa ini cukup sederhana dan dapat memberikan jawaban yang gamblang. 

Jika memerlukan kopi buku Boen Ong Kwa dapat menghubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, astrologi, metafisika, Bazi, dan Ziweidoushu, dapat bergabung dengan https://www.facebook.com/groups/339499392807581/