MENENTUKAN PEMBAGIAN PERIODA DALAM ILMU FENGSHUI BINTANG TERBANG (FEIXING) DARI SISI ASTRONOMI

MENENTUKAN PEMBAGIAN PERIODA DALAM ILMU FENGSHUI BINTANG TERBANG (FEIXING) DARI SISI ASTRONOMI

.

Ivan Taniputera.

21 April 2018.

.

Ilmu Fengshui Bintang Terbang (飛星, Feixing) mengenal sembilan perioda yang masing-masing menentukan bagan Bintang Terbang berlaku saat itu. Banyak praktisi ilmu Fengshui tentunya telah mengenal pembagian perioda tersebut, tetapi jika ditanya asal muasal pembagian itu mungkin tidak banyak yang dapat menjawabnya. Itulah sebabnya, pada artikel kali ini saya hendak memaparkan asal muasal pembagiannya yang dilandasi oleh ilmu Astronomi. Pertama-tama, bagi para pembaca yang belum paham ilmu Fengshui, kita perlu memperkenalkan terlebih dahulu sistim pembagian waktu menurut ilmu Fengshui Bintang Terbang (Feixing).

.

Terdapat 1 kurun waktu yang disebut yun (運), menurut perhitungan yang umum lamanya adalah 20 tahun. Yun ini sering diterjemahkan sebagai period (perioda).

Tiga yun disebut satu yuan (元). Dengan demikian satu yuan lamanya adalah 60 tahun (3×20). Yuan ini sering diterjemahkan sebagai era.

Tiga yuan disebut Sanyuan (三元) yang sering diterjemahkan sebagai era besar. Dengan demikian satu siklus sanyuan ini lamanya adalah 180 tahun (3×60).

.

Sanyuan ini dibagi lagi menjadi Shangyuan (上元, era atas), Zhongyuan (中元, era tengah), dan Xiayuan (下元, era bawah). Sanyuan kita sekarang dimulai dari tahun 1864, yang juga menandai awal perioda 1. Hingga kini telah berjalan memasuki perioda 8.

.

Shangyuan ini dibagi menjadi tiga yun (perioda), yang masing-masing mencakup perioda 1, 2, dan 3:

  • Perioda 1 (1864-1884)
  • Perioda 2 (1884-1904)
  • Perioda 3 (1904-1924)

Zhongyuan ini dibagi menjadi tiga yun (perioda), yang masing-masing mencakup perioda 4, 5, dan 6.

  • Perioda 4 (1924-1944)
  • Perioda 5 (1944-1964)
  • Perioda 6 (1964-1984)

Xiayuan ini dibagi menjadi tiga yun (perioda), yang masing-masing mencakup perioda 7, 8, dan 9.

  • Perioda 7 (1984-2004)
  • Perioda 8 (2004-2024)
  • Perioda 9 (2024-2044)

.

Dari sisi astronomis sebenarnya pembagian perioda ini didasari oleh saat penyatuan atau pertemuan (conjunction) antara planet Yupiter dan Saturnus; yang berlangsung setiap 20 tahun sekali. Lalu mengapa terdapat pembagian berupa tiga yuan? Berikut ini adalah penjelasannya. Saturnus dan Yupiter akan bertemu atau mengalami conjunction setiap dua puluh tahun sekali. Setiap conjunction itu terjadi pada suatu kedudukan atau rasi bintang tertentu. Setelah melewati dua conjunction, maka conjunction berikutnya (sekitar 60 tahun kemudian) akan terjadi lagi pada titik yang kurang lebih sama. Dengan kata lain, setiap 60 tahun sekali, conjunction akan terjadi lagi pada titik yang kurang lebih sama. Pada kenyataannya, titik tersebut tidak tepat sama, tetapi akan bergeser, karena masa peredaran planet bukanlah merupakan bilangan bulat. Jadi tidak mungkin akan tepat sama. Selalu akan terjadi sedikit pergeseran.

.

Kita akan mengambil contoh sebagai berikut. Pada tahun 1861, pertemuan (conjunction) Yupiter dan Saturnus terjadi pada 18 derajat 22 menit rasi bintang Virgo. Pada tahun 1881, pertemuan terjadi pada 1 derajat 36 menit rasi bintang Taurus. Pada tahun 1901 pertemuan terjadi pada 14 derajat rasi bintang Capricornus. Pada tahun 1921 pertemuan terjadi pada 26 derajat 36 menit rasi bintang Virgo atau bergeser sekitar 8 derajat dibandingkan pertemuan 60 tahun sebelumnya. Namun lokasinya cukup dekat. Pergeseran ini wajar terjadi karena masa edar planet bukanlah merupakan bilangan bulat. Itulah sebabnya pasti terjadi selisih, sehingga setiap 60 tahun sekali lokasi pertemuan akan bergeser.

.

Kita dapat menyimpulkan bahwa pergantian perioda itu seharusnya didasari oleh saat pertemuan Yupiter dan Saturnus. Adanya tiga titik pertemuan Yupiter dan Saturnus yang berbeda itulah menjadi alasan adanya pembagian satu yuan menjadi tiga yun.

.

Selanjutnya, pada tahun 1941, pertemuan terjadi di 9 derajat 7 menit rasi bintang Taurus. Antara pertemuan tahun 1921-1941 ini kurang lebih bersesuaian dengan perioda 4 (1924-1944) yang merupakan perioda pertama Zhongyuan (era tengah). Pertemuan berikutnya terjadi pada tahun 1961, yakni di 25 derajat 12 menit rasi bintang Capricornus. Kurun waktu antara dua pertemuan ini, yakni 1941-1961, kurang lebih bersesuaian dengan perioda 5 (1944-1964). Yupiter dan Saturnus bertemu lagi pada tahun 1981, yakni di 4 derajat 56 menit rasi bintang Libra. Kurun waktu antara dua pertemuan ini, yakni 1961-1981, kurang lebih bersesuaian dengan perioda 6 (1964-1984). Selanjutnya pertemuan Yupiter dan Saturnus terjadi pada tahun 2000, yakni di 22 derajat 43 menit rasi bintang Taurus. Kurun waktu antara kedua pertemuan tersebut, yakni 1981-2000, kurang lebih bersesuaian dengan perioda 7 (1984-2004). Pertemuan berikutnya terjadi pada tahun 2020, yakni di 0 derajat 29 menit rasi bintang Aquarius. Kurun waktu antara dua pertemuan ini, yakni 2000-2020, kurang lebih bertepatan dengan perioda 8 (2004-2024). Selanjutnya, Yupiter dan Saturnus akan bertempu kembali pada tahun 2040, yakni di 17 derajat 56 menit rasi bintang Libra. Kurun waktu antara pertemuan ini dengan sebelumnya, yakni 2020-2040, kurang lebih bertepatan dengan perioda 9 (2024-2044).

.

Untuk jelasnya silakan perhatikan ketiga gambar di bawah ini.

.

 

 

.

 

 

.

 

 

.

Sampai di sini, kita telah membuktikan keterkaitan pergantian perioda dalam ilmu Fengshui Bintang Terbang (Feixing) dengan peristiwa astronomi berupa pertemuan (conjunction) Yupiter dan Saturnus. Itulah sebabnya, ilmu metafisika perlu dikembalikan ke asalnya, yakni peredaran benda langit. Terjadinya perbedaan antara titik awal suatu perioda dengan saat pertemuan Yupiter dan Saturnus mungkin diakibatkan oleh pembulatan; dimana jarak antar pertemuan sesungguhnya tidak tepat 20 tahun. Mungkin saat pergantian perioda perlu dikalibrasi ulang dengan mengacu pada gerak benda langit sebenarnya. Namun ini semua masih memerlukan penelitian dan diskusi lebih lanjut.

.

Sebagai pelengkap pembahasan kita, masih ada metoda lain dalam menentukan kurun waktu masing-masing perioda. Kita juga akan mengulasnya. Berikut ini adalah rumus-rumusnya.

.

Perioda 1 mempunyai trigarit Kun, 坤

Perioda 2 mempunyai trigarit Xun, 坤

Perioda 3 mempunyai trigarit Li, 離

Perioda 4 mempunyai trigarit Dui, 兌

Perioda 5 tidak mempunyai trigarit

Perioda 6 mempunyai trigarit Gen, 艮.

Perioda 7 mempunyai trigarit Kan, 坎

Perioda 8 mempunyai trigarit Zhen, 震

Perioda 9 mempunyai trigarit Qian, 乾.

.

Rumus berikutnya adalah garis bersambung (garis Yang 楊) akan diberi nilai 9, sedangkan garis terputus (garis Yin 陰) akan diberi nilai 6.

.

Kita mulai dengan perioda 1 terlebih dahulu. Trigarit Kun terdiri dari tiga garis terputus. Jadi, nilainya adalah 3 x 6 = 18. Itulah sebabnya, masa berlakunya perioda 1 adalah 18 tahun. Masa awalnya sama dengan perhitungan umum, yakni tahun 1864. Jadi perioda 1 menurut metoda ini akan berlangsung dari 1864-1882.

.

Perioda 2 mempunyai Trigarit Xun. Nilainya adalah 9+9+6 atau 24 tahun (1882-1906).

Perioda 3 mempunyai Trigarit Li. Nilainya adalah 9+6+9 atau 24 tahun (1906-1930).

Perioda 4 mempunyai Trigarit Dui. Nilainya adalah 6+9+9 atau 24 tahun (1930-1954).

Perioda 5 tidak dipergunakan, sehingga langsung melompat ke perioda 6.

Perioda 6 mempunyai Trigarit Gen. Nilainya adalah 9+6+6 atau 21 tahun (1954-1975).

Perioda 7 mempunyai Trigarit Kan. Nilainya adalah 6+9+6 atau 21 tahun (1975-1996).

Perioda 8 mempunyai Trigarit Zhen. Nilainya adalah 6+6+9 atau 21 tahun (1996-2017).

Perioda 9 mempunyai Trigarit Qian. Nilainya adalah 9+9+9 atau 27 tahun (2017-2044).

.

Ternyata jika kurun waktu berlakunya masing-masing perioda dijumlahkan, maka hasilnya juga adalah 180 tahun. Kita dapat menyimpulkan bahwa pembagian kurun waktu metoda ini tidak bersesuaian dengan saat pertemuan antara Yupiter dan Saturnus. Saya tidak akan mengatakan apakah metoda ini benar atau salah. Hanya saja saya lebih cenderung berpedoman pada peredaran benda langit.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . 

.

 

 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

ASTRONOMI: MENGGAMBAR PETA KEDUDUKAN RELATIF PLANET YUPITER DAN SATURNUS 1900-2056

ASTRONOMI: MENGGAMBAR PETA KEDUDUKAN RELATIF PLANET YUPITER DAN SATURNUS 1900-2056.

.

Ivan Taniputera.

5 April 2018.

.

Selama beberapa hari ini saya menggambar peta kedudukan relatif Yupiter dan Saturnus. Caranya adalah dengan menarik garis antara kedudukan planet Yupiter dan Saturnus. Saya memetakannya antara tahun 1900 hingga 2056. Gambar ini mungkin menarik bagi para penggemar Astronomi. Berikut ini adalah hasilnya.

.

 

.

Nampak bahwa gambar di atas membentuk pola seperti bunga berdaun tiga. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat bahwa perioda orbit Yupiter dan Saturnus perbandingannya mendekati 2:5.

.

Sebagai pelengkap saya akan mencantumkan data kedudukan planet Yupiter dan Saturnus seperti di bawah ini.

.

Data kedudukan ini diambil setiap tanggal 1 Maret masing-masing tahun. Bagian pertama memperlihatkan kedudukan Yupiter dan diikuti oleh letak Saturnus. Sebagai contoh, pada tahun 1901 tertera 7 44 Cap. Artinya adalah Yupiter pada tanggal tersebut berkedudukan di 7 derajat 44 menit Capricornus. Selanjutnya, 13 55 Cap artinya Saturnus berkedudukan di 13 derajat 55 menit Capricornus. Saya hanya menampilkan data hingga tahun 1960 saja.

.

1901 7 44 Cap. 13 55 Cap.

1902 4 55 Aqu. 24 16 Cap

1903 2 03 Pis. 4 34 Aqu.

1904 29 56 Pis. 15 00 Aqu

1905 28 37 Ari. 25 23 Aqu

1906 28 50 Tau 5 54 Pis

1907 1 1 Can. 16 37 Pis

1908 4 56 Leo. 27 42 Pis

1909 9 34 Vir. 8 57 Ari

1910 13 09 Lib. 20 34 Ari

1911 14 33 Sco. 2 35 Tau

1912 13 52 Sag. 15 8 Tau

1913 11 42 Cap. 28 4 Tau

1914 8 49 Aqu. 11 29 Gem

1915 5 57 Pis. 25 22 Gem.

1916 3 57 Ari. 9 39 Can

1917 2 48 Tau. 24 14 Can

1918 3 17 Gem. 8 58 Leo.

1919 5 46 Can. 23 42 Leo.

1920 9 54 Leo. 8 9 Vir.

1921 14 32 Vir. 22 21 Vir.

1922 17 52 Lib. 6 5 Lib.

1923 18 54 Scor. 19 20 Lib.

1924 17 56 Sag. 2 2 Sco.

1925 15 32 Cap. 14 17 Sco.

1926 12 34 Aqu.26 3 Sco.

1927 9 43 Pis. 7 25 Sag.

1928 7 49 Ari. 18 29 Sag.

1929 6 53 Tau. 19 14 Sag

1930 7 41 Gem. 9 47 Cap.

1931 10 31 Can. 20 10 Cap.

1932 14 52 Leo. 00 35 Aqu

1933 19 26 Vir. 10 54 Aqu

1934 22 28 Lib. 21 16 Aqu

1935 23 10 Sco. 1 44 Pis

1936 21 57 Sag. 12 29 Pis.

1937 19 25 Cap. 23 20 Pis.

1938 16 26 Aqu 4 28 Ari

1939 13 40 Pis. 15 56 Ari.

1940 11 56 Ari. 27 53 Ari.

1941 11 13 Tau 10 08 Tau.

1942 12 18 Gem. 12 51 Tau.

1943 15 23 Can. 6 4 Gem.

1944 19 48 Leo. 19 46 Gem.

1945 24 11 Vir. 3 51 Can.

1946 26 53 Lib. 18 18 Can.

1947 27 16 Sco. 2 58 Leo

1948 25 53 Sag. 17 37 Leo.

1949 23 17 Cap. 2 13 Vir.

1950 20 21 Aqu. 16 33 Vir.

1951 17 42 Pis. 0 9 Lib.

1952 16 8 Ari. 13 52 Lib.

1953 15 39 Tau. 26 49 Lib.

1954 16 59 Gem. 9 14 Sco

1955 20 18 Can. 21 11 Sco.

1956 24 46 Leo 24 42 Sag.

1957 29 00 Vir. 13 52 Sag.

1958 01 23 Sco. 24 43 Sag.

1959 1 29 Sag. 5 19 Cap.

1960 29 54 Sag. 15 51 Cap.

 

Jika disederhanakan gambar itu akan membentuk pola seperti:

 

ASTRONOMI: MEMBUKTIKAN BENTUK BUMI BERDASARKAN LAMA WAKTU PENERBANGAN

ASTRONOMI: MEMBUKTIKAN BENTUK BUMI BERDASARKAN LAMA WAKTU PENERBANGAN.

.

Ivan Taniputera.

13 April 2018.

.

Pada kesempatan kali ini saya ingin mengetahui bagaimana bentuk bumi berdasarkan lama waktu penerbangan. Saya akan memilih rute penerbangan antara Lisabon ke New York dan Pretoria ke Rio de Janeiro. Untuk jelasnya silakan perhatikan gambar di bawah ini.

.

 

 

.

Saya akan menjelaskan alur pemikirannya adalah sebagai berikut. Saya akan memilih dua rute penerbangan yang jaraknya sama atau hampir sama menurut model bumi bulat. Hanya saja yang satu harus terletak di belahan bumi utara, sedangkan satunya lagi di belahan bumi selatan. Oleh karenanya, derajat garis lintangnya kurang lebih harus sama atau tidak berbeda terlalu jauh; demikian pula dengan jarak garis bujur masing-masing. Pilihan saya jatuh pada kedua rute atau jalur penerbangan di atas.

Berikut ini adalah derajat garis lintang dan bujur masing-masing kota (data diperoleh dari wikipedia).

.

  • Lisabon terletak di 38 derajat 42 menit Lintang Utara. 9 derajat 8 menit Bujur Barat.
  • New York terletak di 40 derajat 42 menit Lintang Utara. 74 derajat 0 menit Bujur Barat.
  • Pretoria terletak di 25 derajat 44 menit Lintang Selatan. 28 derajat 11 menit Bujur Timur.
  • Rio de Janeiro terletak di 22 derajat 54 menit Lintang Selatan. 43 derajat 11 menit Bujur Barat.

.

  • Jarak garis bujur antara Lisabon dan New York adalah 64 derajat 20 menit. Jarak garis lintang antara Lisabon dan New York adalah 2 derajat.
  • Jarak garis bujur antara Pretoria dan Rio de Janeiro adalah 71 derajat 22 menit. Jarak garis lintang antara Pretoria dan Rio de Janeiro adalah 2 derajat 50 menit.

.

Sebagai tambahan: Jarak Lisabon dan New York adalah 3.370 mil. Jarak Pretoria Rio de Janeiro adalah 4.443 mil. (Data diambil dari https://www.entfernungsrechner.net/de/).

.

Dengan demikian, perbedaan jarak antara kedua pasangan kota tersebut menurut model bumi bulat tidak terlalu jauh atau tidak terlalu signifikan (tidak sampai dua kali lipat). Hal ini berbeda dengan model bumi datar. Seperti gambar di atas, maka menurut model bumi datar perbedaan jarak keduanya adalah sekitar dua kali lipat atau lebih.

.

Untuk mengetahui model mana yang benar, maka kita akan memanfaatkan data lama waktu penerbangan antara kedua jalur tersebut. Jika model bumi bulat benar, maka seharusnya perbedaan lama waktu penerbangan antara kedua jalur di atas tidaklah terlalu signifikan. Sebaliknya menurut model bumi datar, akan terdapat perbedaan cukup signifikan, yakni paling tidak dua kali lipat lebih lama. Penggunaan data lama waktu penerbangan ini dikarenakan hal tersebut dapat diverifikasi secara internasional atau oleh siapa saja. Jika data yang dipergunakan keliru tentunya akan dapat diketahui dengan mudah. Data tersebut akan saya ambil dari https://www.travelmath.com/flying-time/from/Lisbon,+Portugal/to/New+York,+NY dan https://www.travelmath.com/flying-time/from/Pretoria,+South+Africa/to/Rio+de+Janeiro,+Brazil

Hasilnya adalah sebagai berikut.

.

  • Lama waktu penerbangan dari Lisabon ke New York adalah 7 jam 15 menit.
  • Lama waktu penerbangan dari Pretoria ke Rio de Janeiro adalah 9 jam 25 menit.

.

Dengan demikian, perbedaannya tidak sampai dua kali lipat lebih lama. Hal ini membuktikan bahwa model bumi bulat lebih sesuai dengan kenyataan, kecuali dapat diberikan bukti kuat bahwa data waktu penerbangan sebagaimana tercantum di atas adalah keliru. Sampai sejauh ini kita telah memperlihatkan bahwa bentuk bumi adalah bulat. Terjadi kekonsistenan antara jarak masing-masing jalur penerbangan menurut model bumi bulat dengan lama waktu penerbangan.

TAHUN BARU IMLEK DARI SISI ASTRONOMI

TAHUN BARU IMLEK DARI SISI ASTRONOMI.

.

Ivan Taniputera.

17 Februari 2018.

.

Karena masih dalam rangka Tahun Baru Imlek, pada kesempatan kali ini saya akan membahas Tahun Baru Imlek dari sisi ilmu Astronomi. Sebenarnya dalam tradisi China terdapat dua jenis penanggalan; yakni berdasarkan matahari (solar) dan bulan (lunar). Penanggalan berdasarkan matahari ini dikenal sebagai kalender Xia. Sementara itu, penanggalan Imlek didasari oleh peredaran bulan. Dengan demikian, sesungguhnya dalam tradisi penanggalan China terdapat dua kali pergantian tahun.

.

Pertama-tama, kita akan membahas penanggalan Xia terlebih dahulu. Pergantian tahun menurut penanggalan Xia berlangsung setiap Matahari memasuki kedudukan sekitar 15 derajat Aquarius. Ini disebut sebagai saat Lichun ( (立春) atau Titik Awal Musim Semi. Setiap tahun, Lichun pasti berlangsung kurang lebih tanggal 4 Februari. Jarak antara Lichun dengan Lichun berikutnya adalah sekitar 365 1/4 hari. Hal ini tentu saja merupakan masa peredaran bumi mengelilingi matahari. Shio atau Cabang Bumi Tahun berganti setiap Lichun yang dapat berlangsung sebelum atau sesudah Tahun Baru Imlek.

.

Bagaimana dengan Tahun Baru Imlek? Tahun Baru Imlek berlangsung saat penyatuan (conjunction) bulan dan matahari terdekat dengan Lichun. Penyatuan bulan serta matahari ini juga disebut bulan baru (new moon). Jadi Tahun Baru Imlek dapat pula dikatakan sebagai bulan baru terdekat dengan Lichun. Kita boleh juga mengatakan bahwa Lichun merupakan bulan baru di konstelasi Aquarius.

.

Kita akan mengambil contoh saat Tahun Baru Imlek tanggal 16 Februari 2018. Silakan perhatikan gambar berikut ini.

 

.

 

 

.

Nampak terjadinya bulan baru di 27 derajat 8 menit Aquarius. Karena posisi bulan baru ini sudah melampaui 15 derajat Aquarius, kita dapat menyimpulkan bahwa pergantian shio menurut penanggalam Xia terjadi lebih dahulu dibandingkan Tahun Baru Imlek.

.

Berikut ini contoh lainnya, yakni Tahun Baru Imlek 31 Januari 2014.

.

 

 

.

Nampak bahwa bulan baru terjadi pada 10 derajat 55 menit Aquarius. Karena terjadi sebelum 15 derajat Aquarius, maka kita dapat menyimpulkan bahwa Tahun Baru Imlek terjadi sebelum pergantian shio menurut penanggalan Xia.

.

Dengan demikian, kita sudah mengetahui makna astronomis Tahun Baru Imlek.

.

Sebagai tambahan, kita akan mengulas sedikit lebih banyak mengenai penanggalan Imlek.

.

Jarak antara bulan baru ke bulan baru berikutnya adalah sekitar 29,5 hari. Oleh karenanya, jarak antara tahun baru Imlek yang satu ke tahun Imlek berikutnya adalah 29,5 x 12 atau 354 hari.

.

Dengan demikian, Tahun Baru Imlek setiap tahunnya akan mundur sekitar 11 hari. Kita ambil contoh sebagai berikut.

Tahun Baru Imlek pada tahun 1999 berlangsung pada tanggal 16 Februari. Tahun Baru Imlek pada tahun 2000 berlangsung pada tanggal 5 Februari. Nampak perbedaan 11 hari. Tahun Baru Imlek pada tahun 2001 berlangsung pada tanggal 24 Januari. Perbedaan dengan tanggal Tahun Baru Imlek tahun sebelumnya adalah 12 hari.

.

Untuk menyesuaikan dengan penanggalan Matahari maka setiap tahun ketiga (dua tahun sekali) ditambahkan satu bulan lagi yang disebut dengan bulan kabisat (Runyue, 閏月). Oleh karenanya, pada tahun ketiga itu Tahun Baru Imlek akan maju sekitar 18-19 hari dibandingkan dengan tanggal Tahun Baru Imlek setahun sebelumnya.

.

Kita ambil contoh, Tahun Baru Imlek pada tahun 2002 berlangsung pada 12 Februari atau maju 19 hari. Tahun Baru Imlek pada tahun 2004 berlangsung pada 22 Januari. Pada tahun 2005 Tahun Baru Imlek berlangsung pada 9 Februari atau maju 18 hari.

.

Berikut ini adalah grafik maju dan mundurnya Tahun Baru Imlek 1930-1958.

.

 

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . . . .

.

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

ASTRONOMI: TAHAPAN-TAHAPAN GERHANA BULAN TOTAL 31 JANUARI 2018

ASTRONOMI: TAHAPAN-TAHAPAN GERHANA BULAN TOTAL 31 JANUARI 2018

.

Ivan Taniputera.

1 Februari 2018.

.

Kembali suatu peristiwa alam menarik dapat disaksikan dari kota Semarang, Jawa Tengah; yakni gerhana bulan total tanggal 31 Januari 2018. Sayangnya kondisi cuaca berawan sehingga tidak dapat disaksikan dengan jelas. Karena ini merupakan peristiwa alam yang menarik saya akan membuat bagan tahapan-tahapan terjadinya gerhana dalam satu gambar. Pada gambar tersebut, kita akan dapat menyaksikan gerak relatif umbra dan penumbra bumi yang menutupi bulan. Berikut ini adalah hasilnya.

.

 
 

.

Nampak dengan jelas jalur gerak relatif umbra dan penumbra bumi. Pertama-tama bayangan penumbra akan menutupi bulan terlebih dahulu, baru setelah itu bulan akan masuk dalam bayangan umbra dan terjadi gerhana bulan total.

.

Berikut ini adalah beberapa foto yang sempat saya ambil.

.

 
 
 

Foto ini diambil pada pukul 19:27:46.

.

 
 
 

Foto ini diambil pada pukul 19:43:26.

.

 
 

Foto ini diambil pada pukul 20:52:05.

.

Sayangnya, kamera yang saya pergunakan tidak begitu bagus, sehingga hasilnya tidak maksimal. Namun cukup sebagai kenang-kenangan bagi peristiwa alam tersebut.

DAFTAR TANGGAL PERGANTIAN CABANG BUMI TAHUN (SHIO)

DAFTAR TANGGAL PERGANTIAN CABANG BUMI TAHUN (SHIO)

.

Ivan Taniputera

19 Juli 2017.

.

Sebagian orang masih menganut pandangan bahwa Cabang Bumi Tahun (shio) berganti setiap Tahun Baru Imlek. Ini adalah pandangan yang keliru. Shio berganti setiap awal Lichun yang merupakan salah satu di antara 24 Jie (titik perhentian matahari) dalam setahun. Berikut ini adalah contoh daftar tanggal pergantian shio setiap tahunnya (2001-2020); yang ditandai dengan masuknya matahari ke titik 15 derajat Aquarius. Jam dalam UTC.

.

3 Februari 2001, pukul 18:28. 辛巳 (Tahun Xinsi, shio ular). Tahun Baru Imlek 24 Januari 2001. Jadi orang yang lahir tanggal 25 Januari 2001, masih tergolong shio sebelumnya, yakni naga.

.

4 Februari 2002, pukul 00:24. 壬午 (Tahun Renwu, shio Kuda). Tahun Baru Imlek 12 Februari 2002. Orang yang lahir pada tanggal 5 Februari 2002 sudah tergolong shio Kuda, meski Tahun Baru Imleknya masih kurang lebih seminggu kemudian. Dengan kata lain sebelum Tahun Baru Imlek shio sudah berganti.

.

4 Februari 2003, pukul 06:05. 癸未 (Tahun Guiwei, shio Kambing). Tahun Baru 1 Februari 2003. Orang yang lahir pada tanggal 2 Februari 2003 masih tergolong shio Kuda, karena shio baru berganti tanggal 4 Februari 2003. 

.

4 Februari 2004,pukul 11:56. 甲申 (Tahun Jiashen, shio Monyet).

3 Februari 2005, pukul 17:43. 乙酉 (Tahun Yiyou, shio Ayam).

3 Februari 2006,pukul 23:27. 丙戌 (Tahun Bingxu, shio Anjing).

4 Februari 2007,pukul 05:18. 丁亥 (Tahun Dinghai, shio Babi).

4 Februari 2008, pukul 11:00. 戊子 (Tahun Wuzi, shio Tikus).

3 Februari 2009, pukul 16:49. 己丑 (Tahun Jichou, shio Sapi).

3 Februari 2010, pukul 22:47. 庚寅 (Tahun Gengyin, shio Harimau).

4 Februari 2011, pukul 04:32. 辛卯 (Tahun Xinmao, shio Kelinci).

4 Februari 2012, pukul 10:22. 壬辰 (Tahun Renchen, shio Naga).

3 Februari 2013,pukul 16:13. 癸巳 (Tahun Guisi, shio Ular).

3 Februari 2014, pukul 22:03. 甲午 (Tahun Jiawu, shio Kuda).

4 Februari 2015, pukul 03:58. 乙未 (Tahun Yiwei, shio Kambing).

4 Februari 2016, pukul 09:46. 丙申 (Tahun Bingshen, shio Kera).

3 Februari 2017, pukul 15:34. 丁酉 (Tahun Dingyou, shio Ayam).

.

Berikut ini adalah daftar selengkapnya tanggal awal pergantian shio antara tahun 1900-2060.

.

4 Februari 1900 (Tahun Gengzi, shio Tikus)

4 Februari 1901 (Tahun Xinchou, shio Sapi)

5 Februari 1902 (Tahun Renyin, shio Harimau)

5 Februari 1903 (Tahun Guimao, shio Kelinci)

5 Februari 1904 (Tahun Jiachen, shio Naga)

4 Februari 1905 (Tahun Yisi, shio Ular)

5 Februari 1906 (Tahun Bingwu, shio Kuda)

5 Februari 1907 (Tahun Dingwei, shio Kambing)

5 Februari 1908 (Tahun Wushen, shio monyet)

4 Februari 1909 (Tahun Jiyou, shio Ayam)

5 Februari 1910 (Tahun Gengxu, shio Anjing)

5 Februari 1911 (Tahun Xinhai, shio Babi)

5 Februari 1912 (Tahun Renzi, shio Tikus)

4 Februari 1913 (Tahun Guichou, shio Sapi)

4 Februari 1914 (Tahun Jiayin, shio Harimau)

5 Februari 1915 (Tahun Yimao, shio Kelinci)

5 Februari 1916 (Tahun Bingchen, shio Naga)

4 Februari 1917 (Tahun Dingsi, shio Ular)

4 Februari 1918 (Tahun Wuwu, shio Kuda)

5 Februari 1919 (Tahun Jiwei, shio Kambing)

5 Februari 1920 (Tahun Gengshen, shio Monyet)

4 Februari 1921 (Tahun Xinyou, shio Ayam)

4 Februari 1922 (Tahun Renxu, shio Anjing)

5 Februari 1923 (Tahun Guihai, shio Babi)

5 Februari 1924 (Tahun Jiazi, shio Tikus)

4 Februari 1925 (Tahun Yichou, shio Sapi)

4 Februari 1926 (Tahun Bingyin, shio Harimau)

5 Februari 1927 (Tahun Dingmao, shio Kelinci)

5 Februari 1928 (Tahun Wuchen, shio Naga)

4 Februari 1929 (Tahun Jisi, shio Ular)

4 Februari 1930 (Tahun Gengwu, shio Kuda)

5 Februari 1931 (Tahun Xinwei, shio Kambing)

5 Februari 1932 (Tahun Renshen, shio Monyet)

4 Februari 1933 (Tahun Guiyou, shio Ayam)

4 Februari 1934 (Tahun Jiaxu, shio Anjing)

5 Februari 1935 (Tahun Yihai, shio Babi)

5 Februari 1936 (Tahun Bingzi, shio Tikus)

4 Februari 1937 (Tahun Dingchou, shio Sapi)

4 Februari 1938 (Tahun Wuyin, shio Harimau)

5 Februari 1939 (Tahun Jimao, shio Kelinci)

5 Februari 1940 (Tahun Gengchen, shio Naga)

4 Februari 1941 (Tahun Xinsi, shio Ular)

4 Februari 1942 (Tahun Renwu, shio Kuda)

5 Februari 1943 (Tahun Guiwei, shio Kambing)

5 Februari 1944 (Tahun Jiashen, shio Monyet)

4 Februari 1945 (Tahun Yiyou, shio Ayam)

4 Februari 1946 (Tahun Bingxu, shio Anjing)

4 Februari 1947 (Tahun Dinghai, shio Babi)

5 Februari 1948 (Tahun Wuzi, shio Tikus)

4 Februari 1949 (Tahun Jichou, shio Sapi)

4 Februari 1950 (Tahun Gengyin, shio Harimau)

4 Februari 1951 (Tahun Xinmao, shio Tikus)

5 Februari 1952 (Tahun Renchen, shio Naga)

4 Februari 1953 (Tahun Guisi, shio Ular)

4 Februari 1954 (Tahun Jiawu, shio Kuda)

4 Februari 1955 (Tahun Yiwei, shio Kambing)

5 Februari 1956 (Tahun Bingshen, shio Monyet)

4 Februari 1957 (Tahun Dingyou, shio Ayam)

4 Februri 1958 (Tahun Wuxu, shio Anjing)

4 Februari 1959 (Tahun Jihai, shio Babi)

5 Februari 1960 (Tahun Gengzi, shio Tikus)

4 Februari 1961 (Tahun Xinchou, shio Sapi)

4 Februari 1962 (Tahun Renyin, shio Harimau)

4 Februari 1963 (Tahun Guimao, shio Kelinci)

5 Februari 1964 (Tahun Jiachen, shio Naga)

4 Februari 1965 (Tahun Yisi, shio Ular)

4 Februari 1966 (Tahun Bingwu, shio Kuda)

4 Februari 1967 (Tahun Dingwei, shio Kambing)

5 Februari 1968 (Tahun Wushen, shio Monyet)

4 Februari 1969 (Tahun Jiyou, shio Ayam)

4 Februari 1970 (Tahun Gengxu, shio Anjing)

4 Februari 1971 (Tahun Xinhai, shio Babi)

5 Februari 1972 (Tahun Renzi, shio Tikus)

4 Februari 1973 (Tahun Guichou, shio Sapi)

4 Februari 1974 (Tahun Jiayin, shio Harimau)

4 Februari 1975 (Tahun Yimao, shio Kelinci)

5 Februari 1976 (Tahun Bingchen, shio Naga)

4 Februari 1977 (Tahun Dingsi, shio Ular)

4 Februari 1978 (Tahun Wuwu, shio Kuda)

4 Februari 1979 (Tahun Jiwei, shio Kambing)

5 Februari 1980 (Tahun Gengshen, shio Monyet)

4 Februari 1981 (Tahun Xinyou, shio Ayam)

4 Februari 1982 (Tahun Renxu, shio Anjing)

4 Februari 1983 (Tahun Guihai, shio Babi)

4 Februari 1984 (Tahun Jiazi, shio Tikus)

4 Februari 1985 (Tahun Yichou, shio Sapi)

4 Februari 1986 (Tahun Bingyin, shio Harimau)

4 Februari 1987 (Tahun Dingmao, shio Kelinci)

4 Februari 1988 (Tahun Wuchen, shio Naga)

4 Februari 1989 (Tahun Jisi, shio Ular)

4 Februari 1990 (Tahun Gengwu, shio Kuda)

4 Februari 1991 (Tahun Xinwei, shio Kambing)

4 Februari 1992 (Tahun Renshen, shio Monyet)

4 Februari 1993 (Tahun Guiyou, shio Ayam)

4 Februari 1997 (Tahun Jiaxu, shio Anjing)

4 Februari 1998 (Tahun Yihai, shio Babi)

4 Februari 1999 (Tahun Bingzi, shio Tikus)

4 Februari 2000 (Tahun Dingchou, shio Sapi)

3 Februari 2001 (Tahun Xinsi, shio ular).

4 Februari 2002 (Tahun Renwu, shio Kuda).

4 Februari 2003 (Tahun Guiwei, shio Kambing).

4 Februari 2004 (Tahun Jiashen, shio Monyet).

3 Februari 2005 (Tahun Yiyou, shio Ayam).

3 Februari 2006 (Tahun Bingxu, shio Anjing).

4 Februari 2007 (Tahun Dinghai, shio Babi).

4 Februari 2008 (Tahun Wuzi, shio Tikus).

3 Februari 2009 (Tahun Jichou, shio Sapi).

3 Februari 2010 (Tahun Gengyin, shio Harimau).

4 Februari 2011 (Tahun Xinmao, shio Kelinci).

4 Februari 2012 (Tahun Renchen, shio Naga).

3 Februari 2013 (Tahun Guisi, shio Ular).

3 Februari 2014 (Tahun Jiawu, shio Kuda).

4 Februari 2015 (Tahun Yiwei, shio Kambing).

4 Februari 2016 (Tahun Bingshen, shio Kera).

3 Februari 2017 (Tahun Dingyou, shio Ayam).

4 Februari 2018 (Tahun Wuxu, shio Anjing):

5 Februari 2019 (Tahun Jihai, shio Babi).

4 Februari 2020 (Tahun Gengzi, shio Tikus).

3 Februari 2021 (Tahun Xinchou, shio Sapi).

4 Februari 2022. (Tahun Renyin, shio Harimau).

4 Februari 2023. (Tahun Guimao, shio Kelinci).

4 Februari 2024. (Tahun Jiachen, shio Naga).

3 Februari 2025. (Tahun Yisi, shio Ular).

4 Februari 2026 (Tahun Bingwu, shio Kuda).

4 Februari 2027 (Tahun Dingwei, shio Kambing).

4 Februari 2028 (Tahun Wushen, shio Monyet).

3 Februari 2029 (Tahun Jiyou, shio Ayam).

4 Februari 2030 (Tahun Gengxu, shio Anjing).

4 Februari 2031 (Tahun Xinhai, shio Babi).

4 Februari 2032 (Tahun Renzi, shio Tikus).

3 Februari 2033 (Tahun Guichou, shio Sapi).

4 Februari 2034 (Tahun Jiayin, shio Harimau).

4 Februari 2035 (Tahun Yimao, shio Kelinci).

4 Februari 2036 (Tahun Bingchen, shio Naga).

3 Februari 2037 (Tahun Dingsi, shio Ular).

4 Februari 2038 (Tahun Wuwu, shio Kuda).

4 Februari 2039 (Tahun Jiwei, shio Kambing).

4 Februari 2040 (Tahun Gengshen, shio Monyet).

3 Februari 2041 (Tahun Xinyou, shio Ayam).

4 Februari 2042 (Tahun Renxu, shio Anjing).

4 Februari 2043 (Tahun Guihai, shio Babi).

4 Februari 2044 (Tahun Jiazi, shio Tikus).

3 Februari 2045 (Tahun Yichou, shio Sapi).

4 Februari 2046 (Tahun Bingyin, shio Harimau).

4 Februari 2047 (Tahun Dingmao, shio Kelinci).

4 Februari 2048 (Tahun Wuchen, shio Naga).

3 Februari 2049 (Tahun Jisi, shio Ular).

3 Februari 2050 (Tahun Gengwu, shio Kuda).

4 Februari 2051 (Tahun Xinwei, shio Kambing).

4 Februari 2052 (Tahun Renshen, shio Monyet).

3 Februari 2053 (Tahun Guiyou, shio Ayam).

3 Februari 2054 (Tahun Jiaxu, shio Anjing).

4 Februari 2055 (Tahun Yihai, shio Babi).

4 Februari 2056 (Tahun Bingzi, shio Tikus).

3 Februari 2057 (Tahun Dingchou, shio Sapi).

3 Februari 2058 (Tahun Wuyin, shio Harimau).

4 Februari 2059 (Tahun Jimao, shio Kelinci).

4 Februari 2060 (Tahun Gengchen, shio Naga).

.

Berdasarkan daftar di atas, kita mengetahui bahwa shio berganti setiap tanggal 3, 4, atau 5 setiap tahunnya.

ASTRONOMI: PEMBUKTIAN BUMI BULAT MENURUT KOPERNIKUS

ASTRONOMI: PEMBUKTIAN BUMI BULAT MENURUT KOPERNIKUS.

.

Ivan Taniputera.

13 Oktober 2017.

.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menerjemahkan argumen Kopernikus mengenai bumi yang berbentuk bulat. Terjemahan ini diambil dari karya Kopernikus yang dalam bahasa Indonesia judulnya dapat diterjemahkan menjadi “Mengenai Peredaran Benda-benda Langit.”. Alangkah baiknya kita membaca karya-karya asli para ilmuwan di zaman dahulu bila hal itu memungkinkan, daripada hanya membaca ulasan mengenainya saja. Sebagai praktisi dan penekun ilmu Astrologi, kita juga perlu mempunyai pengetahuan memadai mengenai ilmu Astronomi. Berikut ini adalah terjemahannya.

.

“Bumi berbentuk bulat pula, karena pada setiap sisi ia bertumpu pada pusatnya. Namun ia tidak dipandang begitu saja sebagai bentuk bulat sempurna, karena ketinggian gunung-gunungnya beserta kedalaman lembah-lembahnya; meski semuanya itu tidak berpengaruh pada kebulatannya secara umum.

.

Jelaslah dengan demikian. Jikalau seseorang mengadakan perjalanan ke penjuru utara dari titik mana saja, verteks (puncak) utara sumbu perputaran harian akan secara bertahap bergeser ke atas (naik), dan yang satunya akan bergerak ke bawah (turun) dengan jarak sama. Selanjutnya, bintang-bintang terletak di utara nampak tidak terbenam lagi. Banyak bintang yang terletak di selatan nampak tidak terbit lagi. Maka, di Italia Canopus (nama bintang-penerjemah) tidaklah tampak, [sebaliknya] bintang tersebut terlihat di Mesir. Flavius (nama bintang-penerjemah) adalah bintang terakhir [dapat disaksikan di penjuru lebih selatan] yang terlihat di Italia, namun tidak tampak lagi di daerah lebih dingin (maksudnya lebih dekat ke kutub utara). Sebaliknya, orang yang mengadakan perjalanan ke arah selatan, kelompok bintang kedua menjadi tampak lebih tinggi di langit; sementara itu, yang bagi mereka tampak lebih rendah, bagi kita akan tampak lebih tinggi.

.

 

 

.

Lebih jauh lagi, kemiringan kutub-kutub di mana pun juga memiliki perbandingan sama pada tempat-tempat berjarak sama pula dari kutub-kutub bumi. Hal itu hanya mungkin terjadi bila bumi berbentuk bulat. Jadi, bumi sendiri terdapat di antara-antara titik-titik puncaknya (zenit), sehingga dengan demikian berbentuk bulat.

Sebagai tambahan, penghuni bumi kawasan sebelah timur tidak menyaksikan gerhana matahari dan bulan yang terjadi saat sore hari; begitu bulan penghuni bumi kawasan sebelah barat. Sedangkan penghuni kawasan sebelah tengah-beberapa di antara menyaksikan lebih awal dan yang lainnya lebih belakangan.

.

Selanjutnya, para penjelajah mengamati bahwa air di samudera terletak tetap dalam suatu daerah. Sebagai contoh, sewaktu daratan tidak tampak pada geladak kapal, ia mungkin tampak dari puncak tiang kapal. Sebaliknya, jika sesuatu yang berkilauan dipasang pada puncak tiang kapal, orang yang berada di daratan akan menyaksikannya turun secara bertahap, sewaktu kapal bergerak menjauh dari daratan; hingga akhirnya menjadi tidak kelihatan lagi, seolah-olah terbenam.

.

Telah diketahui bahwa air, secara alami senantiasa mengalir menuju tempat rendah-sebagaimana halnya bumi-dan ia tidak naik ke pantai lebih jauh dibandingkan dengan yang diperkenankan oleh kecembungan pantai. Itulah sebabnya, mengapa daratan lebih tinggi membumbung dari lautan.”

.

Demikianlah, ulasan Kopernikus itu telah memberikan penjelasan gamblang mengenai bentuk bumi.