KESAKSIAN: BAGAIMANA MENGATASI TEMAN ATAU REKAN KERJA YANG JAHAT

KESAKSIAN: BAGAIMANA MENGATASI TEMAN ATAU REKAN KERJA YANG JAHAT.

.

Ivan Taniputera.

9 Februari 2020.

.

Kita hendaknya baik dengan sesama teman kerja. Orang yang bersama-sama mengais rejeki di suatu tempat hendaknya saling mengasihi dan tidak berbuat jahat satu sama lain. Berbuat jahat pada sesama rekan kerja hanya akan melontarkan energi negatif pada diri sendiri. Kita perlu menyadari bahwa sesama rekan kerja adalah sama-sama anggota suatu tim yang mempunyai satu tujuan; yakni meningkatkan kinerja perusahaan demi kepentingan bersama. Seorang klien menuturkan pada saya mengenai rekan-rekan kerjanya yang jahat. Oleh karenanya, untuk mengatasi hal itu saya memberitahukannya suatu cara sebagai berikut.

.

“Mutih” selama tiga hari. Lalu pada malam hari ambil segenggam pasir dari halaman atau tepi jalan. Hembuskan nafas pada pasir tersebut seraya berkata dalam bahasa Jawa, “Si A, B, C [sebutkan nama-nama teman kerja yang jahat] teka asih teko welas marang jabang bayine si [sebut nama sendiri].” Lalu boleh ditambahkan kata-kata harapan Anda sendiri, misalnya, “Ojo jahat marang aku.” Pasir dapat ditaburkan di kantor atau tempat kerja, yakni khususnya di tempat yang sering dilewati rekan-rekan kerja jahat tersebut.

.

Sebagai catatan, “mutih” menurut pengetahuan saya artinya hanya makan nasi putih saja tanpa lauk dan hanya boleh meminum air tawar saja. Nasinya juga tidak boleh dibubuhi garam atau perasa dalam bentuk apa pun. “Teka asih teko welas marang jabang bayine si…” artinya adalah “datang berbelas kasih padaku.” “Ojo jahat marang aku” artinya adalah “jangan berbuat jahat padaku.” Ucapan ini aslinya memang dalam bahasa Jawa, jadi sebaiknya tetap diucapkan dalam bahasa Jawa. Tata cara ini boleh dilakukan beberapa kali.

.

Tata cara ini memberikan keberhasilan sebagaimana kesaksian klien tersebut lewat inbox facebook hari ini.

.

 

.

Berikut ini adalah transkripsinya:

.

SAYA: Apakah Anda sudah mencoba menjalankan ritual yang disarankan?

KLIEN: Ini sdh d lakukan… berhasil ko.

SAYA: Oh ya gimana yang kemarin dikasih tahu sudah dijalankan?

KLIEN: Sdh.. berhsil . Tmn q yg jahat tdk ganggi

(Catatan: ganggi di sini maksudnya tentu adalah “ganggu.”).

SAYA: Coba kalau boleh cerita yg lebih detail.

KLIEN: [nama klien] coba jalanin spt kata koko… Mutih 3hari… selesai 3hri. Ambil pasir.. Trus [nama klien] bilang… P.[sensor] P.[sensor] B.[sensor] teko asih teko welas marang jabang bayi e [nama klien]… Ojok jahat ama ojok iri nang aq ya… Q lakukan itu stiap minggu ko

(Catatan: P ini nampaknya singkatan bagi “Pak” dan B merupakan singkatan bagi “Bu”).

P.[sensor] mskipun jaim tp tdk sjaht dan segalak dulu…

SAYA: Wah luar biasa.

.

Sebagai penutup, marilah sesama rekan kerja agar menciptakan situasi yang kondusif. Jangan berbuat jahat kepada sesama rekan kerja. Ingatlah bahwa baik diri Anda maupun seluruh rekan kerja Anda adalah sama-sama bekerja dan mengais rejeki di perusahaan orang lain. Baik manajer atau staff biasa, semuanya adalah sama-sama karyawan. Jangan bermain politik. Jangan saling menjegal karir orang lain. Saling berbuat baik pasti akan menumbuhkan pahala. Dukunglah karir sesama rekan kerja. Maju bersama bahagia bersama.

.

Bila sudah ada yang menggunakan cara ini dan mendapatkan dampak positif boleh memberitahukannya pada saya.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .

.

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.