FENGSHUI NEGARA ISRAEL

FENGSHUI NEGARA ISRAEL.

.

Ivan Taniputera.

14 Desember 2017.

.

Barangkali ini adalah ulasan yang menarik mengenai Fengshui negara Israel. Negara tersebut senantiasa menjadi sumber pemberitaan dan tempat berlangsungnya konflik semenjak dahulu. Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba sedikit membahas mengenai mengapa hal tersebut terjadi dari sisi ilmu Fengshui. Sebagai catatan, saya pribadi adalah netral dan tidak memihak mana pun juga. Hanya saja karena belakangan ini Israel sedang menjadi topik hangat, maka saya berpikir tidak ada salahnya mengulas hal tersebut dari sisi metafisika.

.

Pertama-tama mari kita perhatikan peta sebagai berikut.

.

 
 

.

Jika kita perhatikan, bentuk negara Israel adalah seperti pisau belati. Dari sisi ilmu Fengshui, hal ini kurang baik dan menandakan kekerasan beserta konflik. Intinya di kawasan tersebut akan terjadi “tikam-menikam.”

.

Di bagian tengah Israel terdapat pegunungan yang membentang dari utara ke selatan. Barisan pegunungan yang berfungsi sebagai “naga” bagi Israel. Sayangnya, naga ini mengalami cacat atau luka. Mengapa demikian? Penyebabnya adalah pembangunan pagar yang melingkupi wilayah Tepi Barat. Pemerintah Israel berdalih bahwa pembangunan tembok atau pagar itu untuk melindungi warganya, namun dari sisi ilmu Fengshui hal tersebut tidak baik. “Naga” itu seolah-olah dipotong oleh tembok pembatas. Dengan demikian, negara ini susah mendapatkan dukungan dari negara-negara di dunia.

.

 
 

Jika kita amati lagi, maka di Israel terdapat danau yang dinamakan Laut Mati. Air danau ini tidak mempunyai akses keluar serta terus menerus menerima air dari Danau Galilea melalui Sungai Yordan. Itulah sebabnya, kadar garam danau ini menjadi sangat tinggi dan tidak memungkinkan kehidupan di dalamnya. Selain itu, jika berendam di dalamnya kita tidak dapat tenggelam. Penyebabnya adalah kadar garam yang sangat tinggi tersebut. Karena airnya yang tidak dapat mengalir keluar, menurut ilmu Fengshui terjadi kemacetan Qi di kawasan tersebut. Kemacetan Qi tidaklah baik dan dapat menimbulkan energi buruk (Shaqi = Qi pembunuh).

.

Negara Israel diproklamasikan pada tanggal 14 Mei 1948, pukul 16.00, di Tel Aviv.

.

 
 

.

Negara Israel memliki elemen Tanah Yin. Terdapat banyak elemen kekayaan, sehingga negara ini dapat menjadi salah satu negara dengan GDP tertinggi di dunia. Intinya adalah negara ini dapat menjadi makmur. Meskipun demikian, terdapat Enam Pertentangan (Liuchong) antara Si di pilar bulan dan Hai di pilar hari. Pemimpin negara ini akan sering dipusingkan oleh banyak hal. Adanya elemen Logam juga menandakan bahwa negara ini akan banyak menghasilkan berbagai produk serta penemuan yang tersebar di dunia. Logam juga melambangkan persenjataan dan kemiliteran. Dengan demikian, negara ini akan mengandalkan kecanggihan persenjataan beserta militernya. Masalahnya, elemen Api yang mengakar dapat menjadikan negara ini tidak disukai dalam pergaulan internasional. Sering menimbulkan berbagai kontroversi. Meskipun demikian, tidak ada Kayu yang sanggup mengendalikan Tanah. Dengan demikian, negara ini akan susah dikendalikan atau diatur. Dengan kata lain, cenderung bertindak semaunya sendiri. Tahun 2018 sebenarnya kurang baik bagi Israel. Berbagai halangan yang menghambat geraknya mungkin akan terjadi.

.

Demikian sekilas ulasan kita mengenai Israel ditinjau dari sisi Fengshui dan Bazi. Tentu saja ini hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu terbukti kebenarannya.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ,

.

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.