GAMBAR UNTUK MEMBEBASKAN DIRI DARI RASA BERSALAH DAN PENYESALAN

GAMBAR UNTUK MEMBEBASKAN DIRI DARI RASA BERSALAH DAN PENYESALAN.

.

Ivan Taniputera.

11 Oktober 2016

.

 
 

.

Rasa bersalah dan penyesalan terkadang merupakan penghambat seseorang dalam mencapai kemajuan dalam hidupnya. Perasaan tersebut mempunyai sifat kontraproduktif, karena hanya rasa bersalah dan penyesalan saja tidaklah berguna jika tidak disertai oleh upaya perubahan diri ke arah lebih baik. Alih-alih melakukan upaya perbaikan diri, seseorang justru terbelenggu olehnya dan terus menerus disiksa oleh perasaan semacam itu. Ia akan merasa dirinya kotor dan tidak berguna. Rasa bersalah dan penyesalan berlebihan itu dapat menjadikan seseorang menyiksa dirinya sendiri, sehingga berpeluang mendatangkan pengaruh buruk baik bagi jasmani maupun rohani. Meski ingin bebas darinya, namun mereka tidak sanggup.

.

Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya akan membantu mereka yang belum sanggup membebaskan diri dari rasa bersalah beserta penyesalan; yakni kedua hantu masa lampau yang terus menerus membelenggu mereka.

.

Caranya cukup sederhana. Pertama-tama adalah Anda menenangkan diri Anda dan memusatkan perhatian pada segenap rasa bersalah beserta penyesalan tersebut. Upayakan agar Anda jangan terseret oleh gejolak emosional yang timbul. Mungkin Anda akan menangis atau menitikkan air mata jika teringat rasa bersalah dan penyesalan tersebut. Ini adalah hal yang sebaiknya dihindari. Berupayalah memusatkan perhatian padanya tanpa timbul gejolak emosional berlebihan. Sedikit gejolak emosional tidaklah bermasalah. Namun jangan berlebihan.

.

Setelah pemusatan pikiran menjadi kuat, bayangkanlah segenap rasa bersalah dan penyesalan itu terserap memasuki kotak di atas dan terjerat di dalamnya sehingga tidak bisa keluar lagi. Lalu bayangkanlah warna-warna cahaya pelangi di dalamnya mengubah segenap rasa bersalah dan penyesalan itu menjadi berbagai cahaya putih pemurnian di bagian sudut kotak. Dengan demikian, rasa bersalah beserta penyesalan Anda sudah sirna.

.

Anda boleh melakukan latihan ini kurang lebih satu menit atau secukupnya. Anda dapat juga mengulanginya beberapa kali hingga perasaan Anda membaik.

.

Setelah selesai latihan, katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda akan melakukan hal-hal bermanfaat bagi semua makhluk serta tidak akan mengulangi tindakan buruk di masa mendatang (mawas diri). Dengan demikian, latihan ini akan menghadirkan manfaat dalam kehidupan Anda.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . .

.

 

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

TEPATNYA RAMALAN SAYA MENGENAI BADAI MATTHEW

TEPATNYA RAMALAN SAYA MENGENAI BADAI MATTHEW

.

Ivan Taniputera.

10 Oktober 2016.

.

Baru-baru ini dunia dikejutkan oleh mengamuknya badai Matthew yang menghantam Haiti dan pesisir timur Amerika. Bencana ini merenggut nyawa kurang lebih 1.000 orang dan 90 persen Haiti bagian selatan mengalami kehancuran. Berikut ini adalah link beritanya: http://www.bbc.com/news/world-latin-america-37596222.

.

Ternyata kurang lebih sebulan sebelumnya dalam ramalan mengenai gerhana matahari yang berlangsung tanggal 1 September 2016 berjudul “TAFSIRAN ASTROLOGIS GERHANA MATAHARI 1 SEPTEMBER 2016” (link: https://ramalanfengshuiastrologimetafisika.wordpress.com/2016/09/04/tafsiran-astrologis-ramalan-gerhana-matahari-1-september-2016/), saya telah meramalkan: “Hal lain yang perlu diwaspadai adalah bencana terkait lautan.

.

Jikalau kita menelaah terjadinya badai ini, memang ia pertama kali terbentuk di Samudera Atlantik, yakni dekat pesisir barat Afrika. Berikut ini adalah sketsa peta jejak perjalanan badai tersebut yang saya gambar ulang.

.

 
 

.

Berikut ini sumber informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut: https://weather.com/storms/hurricane/news/hurricane-matthew-track-history.

.

Anehnya titik awal badai tersebut juga kurang lebih berdekatan lokasinya dengan titik awal gerhana tanggal 1 September 2016. Apakah hanya merupakan kebetulan?

.

Jadi apa yang saya ramalkan sungguh tepat. Namun ini semua bukan membuktikan kehebatan saya, melainkan ilmu astrologi yang sungguh akurat. Terlepas dari semua ini marilah kita memanjatkan doa bagi seluruh korban serta agar dunia ini terbebas dari segenap bencana.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . 

 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KISAH TAXI HANTU DI THAILAND

KISAH TAXI HANTU DI THAILAND

.

Ivan Taniputera.

6 Oktober 2016.

.

 
 

.

Baru-baru ini salah seorang sahabat mengisahkan pengalamannya dalam mencegat taxi di Thailand. Ia mengatakan bahwa saat malam hari mendapatkan taxi di Thailand sungguh sulit. Meski ia melihat taxinya sedang tidak mengangkut penumpang, tetapi pengemudi taxi menolak berhenti. Barangkali hal tersebut diakibatkan oleh masalah keamanan. Mungkin supir taxi merasa khawatir mengangkut penumpang dari tempat-tempat sepi atau rawan.

.

Meski mungkin sekali hal tersebut diakibatkan oleh masalah keamanan semata, namun saya teringat pengalaman saya mengunjungi Thailand pada tahun 1999 atau tujuh belas tahun lampau. Saat itu, saya merasa tidak begitu sulit mendapatkan taxi; namun saya memang tidak pernah pergi malam hari.

.

Pada kesempatan tersebut, salah seorang pengemudi taxi menuturkan pada saya apa yang disebut taxi hantu. Kebetulan ia menguasai bahasa Inggris dengan cukup baik, walaupun logat pengucapannya terkadang membuat saya sedikit bingung. Pembicaraan sesungguhnya diawali sewaktu saya menanyakan gambar-gambar jimat yang ditempelkan pada mobil tersebut. Ia menceritakan bahwa orang Thailand sangat percaya pada hal-hal gaib. Para pengemudi taxi juga sering mendapatkan penampakan makhluk halus saat bekerja di malam hari. Itulah sebabnya mereka memasang gambar jimat. Namun pembicaraan akhirnya beralih pada fenomena yang dinamakan “taxi hantu.” Ini adalah nama sejenis ilmu kekayaan gaib (Jawa: pesugihan) dengan bantuan makhluk halus, yang khusus dipraktikkan para pengemudi taxi di sana.

.

Praktik ilmu kekayaan itu adalah dengan mengangkut makhluk halus. Pengemudi taxi yang mempraktikkan pesugihan jenis ini melalukan ritual tertentu. Kemungkinan tujuannya adalah mengundang makhluk halus. Setelah makhluk halus itu diyakini datang, ia lalu menjalankan taxinya hingga sejauh jarak atau tempat tertentu. Tentu saja, orang awam yang tidak dapat menyaksikan keberadaan makhluk halus akan melihatnya sebagai taxi kosong atau tidak berpenumpang. Sewaktu mengangkut makhluk halus tersebut, ia tidak boleh berhenti mengangkut penumpang lain. Jadi, tidak berbeda dengan mengangkut penumpang manusia. Apabila sudah ada penumpang yang menaiki taxi tersebut, maka tidak ada orang lain yang boleh menumpang lagi. Hal yang sama juga berlaku dengan penumpang berupa makhluk halus. Meski taxi nampak kosong, ia tidak mau berhenti jika dipanggil, dan terus saja melaju. Konon, makhluk halus itu dipercaya akan memberikan rejeki padanya.

.

Ia menambahkan lagi, bahwa sebenarnya hal ini sangat jarang sekali diceritakan pada para penumpang, karena khawatir mereka ketakutan. Hanya saja, mungkin karena mengetahui bahwa saya orang asing, maka ia meriwayatkan hal tersebut pada saya. Ritualnya pun sangat rahasia. Karena sifatnya yang rahasia tersebut, kemungkinan sangat sulit mengetahui mengenainya. Apabila Anda mengunjungi Thailand, maka boleh mencoba menelisik keberadaan ritual taxi hantu tersebut. Jikalau beruntung, kemungkinan Anda akan mendapatkan informasi mengenainya.

.

Saya tidak tahu apakah fenomena ini masih ada atau tidak di Thailand sekarang. Barangkali apa yang dialami kawan saya itu memang tidak ada hubungannya dengan taxi pengangkut hantu tersebut.

.

Di negara kita, sebenarnya terdapat ritual yang mirip dengan taxi hantu di atas. Saya pernah mendengar bahwa saat pertunjukkan film ada beberapa kursi yang dikosongkan. Pada hotel-hotel tertentu, konon juga ada kamar-kamar yang sengaja tidak disewakan pada pengunjung. Semua itu, katanya diperuntukkan bagi para makhluk halus agar mereka tidak menganggu atau menimbulkan hal-hal tidak diinginkan.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

 

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

KEBINGUNGAN MASALAH CABANG BUMI BULAN KELAHIRAN DALAM BAZI

KEBINGUNGAN MASALAH CABANG BUMI BULAN KELAHIRAN DALAM BAZI.

.

Ivan Taniputera.

3 Oktober 2016.

.

Salah seorang teman menanyakan mengenai cabang bumi bulan kelahirannya. Menurut perhitungan para praktisi dan juga software Bazi, cabang bumi bulan kelahirannya adalah Xu. Sedangkan menurut perhitungannya secara manual, jatuh pada Hai. Bagaimana mungkin hal ini terjadi?

Saya menduga bahwa ia menghitungnya berdasarkan penanggalan Imlek. Ia lahir pada bulan kesepuluh Imlek, dan jika dihitung secara manual maka cabang buminya adalah Hai.

Namun, sering terjadi kesalahan dalam hal ini. Perhitungan Bazi tidak didasari oleh kalender Imlek, melainkan kalender Xia atau kalender Ganzhi. Apakah keduanya berbeda? Ya, kalender Imlek tidak sama dengan kalender Xia.

Bagaimana perbedaannya? Kita ambil contoh tanggal kelahiran 28 Oktober 1973. Penanggalan Imleknya adalah 3 bulan 10. Menurut penanggalan Imlek, bulan 10 berawal pada tanggal 26 Oktober 1973. Jadi menurut penanggalan Imlek, tanggal 26 Oktober 1973 merupakan tanggal 1 bulan 10. Namun menurut penanggalan Xia, bulan Renxu berawal tanggal 8 Oktober 1973 dan berakhir pada 7 November 1973. Jadi tanggal 28 Oktober 1973, masih termasuk bulan Renxu.

.

Untuk jelasnya perhatikan gambar sebagai berikut:

.

 
 

Jadi sekali lagi perbedaannya adalah sebagai berikut:

.

  • Bulan 10 menurut penanggalan Imlek berawal pada tanggal 26 Oktober 1973, berakhir 24 November 1973.
  • Bulan Renxu menurut penanggalan Xia berawal pada tanggal 8 Oktober 1973, berakhir 7 November 1973.

.

Jadi jelas sekali keduanya berbeda dan untuk perhitungan Bazi dipergunakan kalender Xia. Dengan demikian, diharapkan tidak ada kebingungan lagi. Pergantian bulan menurut Imlek tidak sama dengan pergantian bulan menurut penanggalan Xia.

.

Sebagai tambahan, meskipun sudah melewati pergantian tahun Imlek (tanggal 1 bulan 1 Imlek), belum tentu juga cabang bumi pilar tahunnya (shio) turut berubah. Lebih baik senantiasa memeriksa kalender Xia, jika Anda ingin menyusun bagan Bazi seseorang.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

CARA MENENTUKAN HARI BAIK PERNIKAHAN MENURUT PRIMBON JAWA

CARA MENENTUKAN HARI BAIK PERNIKAHAN MENURUT PRIMBON JAWA.

.

Ivan Taniputera.

28 September 2016

.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai bagaimana menentukan hari baik bagi pernikahan menurut Primbon Jawa. Kemungkinan banyak yang masih bingung dalam menggunakan Primbon Jawa. Meskipun demikian, jika kita mengetahui urutan atau algoritma dalam mencarinya, maka hal itu tidaklah sulit. Kit akan membandingkan pula dengan primbon-primbon lainnya, dimana terdapat perbedaan-perbedaan. Artikel ini juga bertujuan melestarikan budaya warisan leluhur, mengingat primbon-primbon adalah warisan budaya bangsa.

.

Dalam menentukan hari baik pernikahan menurut Primbon Jawa, maka prinsipnya adalah dari “yang lebih besar ke kecil.” Artinya adalah dari cakupan waktu yang lebih besar terlebih dahulu, kemudian semakin kecil. Dalam hal ini kita mulai dari tahun menurut windu. Berdasarkan perhitungan Jawa, terdapat delapan nama tahun; yakni Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Kita akan mencoret hari yang buruk satu persatu berdasarkan urutan kriteria-kriteria di bawah ini.

.

A. PEMILIHAN BULAN

.

Menurut Primbon Jawa terdapat bulan-bulan yang buruk berdasarkan masing-masing tahun di atas. Berikut ini adalah daftarnya.

.

  • Alip, bulan 1 (Sura)
  • Ehe, bulan 1 (Sura), 2 (Sapar), 6 (Jumadilakir), 7 (Rejeb), 8 (Ruwah), dan 10 (Sawal)
  • Jimawal, bulan 7 (Rejeb), 8 (Ruwah), dan 10 (Sawal)
  • Je, bulan 4 (Bakdamulud), 5 (Jumadilawal), 6 (Jumadilakir), 7 (Rejeb), 8 (Ruwah), 9 (Pasa), dan 12 (Besar)
  • Dal, bulan 6 (Jumadilakir), 7 (Rejeb), 9 (Pasa), dan 10 (Sawal)
  • Be, bulan 6 (Jumadilakir) dan 12 (Besar)
  • Wawu, bulan 2 (Sapar), 3 (Mulud), 4 (Bakdamulud), 5 (Jumadilawal), dan 9 (Pasa)
  • Jimakir, bulan 3 (Mulud), 5 (Jumadilawal), 7 (Rejeb), 8 (Ruwah), 10 (Sawal), dan 12 (Besar)

.

Jadi jika pernikahan hendak dilangsungkan pada tahun Ehe, maka bulan 1, 2, 6, 7, 8, dan 10 kita coret.

.

Selain itu, masih ada kriteria lain, bulan yang tidak terdapat hari Selasa Kliwon (Anggarakasih), dimana bulan-bulan itu tidak boleh diselenggarakan bagi pernikahan.

.

  • Alip, bulan Jumadilakir, Besar.
  • Ehe, bulan Rejeb
  • Jimawal, bulan Sura dan Ruwah
  • Je, bulan Sapar dan Ruwah
  • Dal, bulan Mulud dan Pasa
  • Be, bulan Jumadilawal
  • Wawu, bulan Rabingulakir dan Dulkangidah
  • Jimakir, bulan Jumadilawal.

.

Jadi pada tahun Ehe, setiap bulan Rejeb akan kita coret.

Terdapat bulan yang terbaik dalam masing-masing tahun. Jika memungkinkan pernikahan diselenggarakan pada bulan-bulan berikut.

.

  • Alip, bulan 9 (Pasa) dan 11 (Dulkaidah)
  • Ehe, bulan 4 (Bakdamulud), 9 (Pasa), 1 1 (Dulkaidah), dan 12 (Besar)
  • Jimawal, bulan 1 (Sura), 2 (Sapar), 3 (Mulud), 5 (Jumadilawal), dan 12 (Besar)
  • Je, bulan 1 (Sura), 2 (Sapar), 3 (Mulud), 10 (Sawal), dan 11 (Dulkaidah)
  • Dal, bulan 2 (Sapar), 3 (Mulud), 8 (Ruwah), dan 11 (Dulkaidah)
  • Be, bulan 1 (Sura), 2 (Sapar), dan 7 (Rejeb)
  • Wawu, bulan 1 (Sura), 10 (Sawal), 11 (Dulkaidah), dan 12 (Besar)
  • Jimakir, bulan 1 (Sura) dan 11 (Dulkaidah).

.

Jika memungkinkan, bulan-bulan di atas boleh dipilih. Namun bulan-bulan yang tidak tergolong buruk walaupun bukan terbaik, boleh dipilih.

.

Masih terdapat lagi apa yang disebut Larangan Sasi, yakni bulan yang kurang baik pada masing-masing tahun.

.

  • Alip: bulan Jumadilakir dan Dulkaidah.
  • Ehe: bulan Rabingulawal dan Pasa
  • Jimawal: Mulud dan Besar
  • Je: Sura dan Sawal
  • Dal: Ruwah
  • Be: Sapar dan Rejeb
  • Wawu: Jumadilawal
  • Jimakir: Sura dan Dulkaidah.

.

Anehnya terdapat kontradiksi sini, pada tahun Alip menurut daftar sebelumnya bulan Dulkaidah dianggap baik; tetapi berdasarkan Larangan Sasi, bulan tersebut dianggap buruk. Oleh karenanya, jika hendak menggunakan juga kriteria Larangan Sasi, maka bulan Dulkaidah juga perlu dicoret.

.

B. PEMILIHAN HARI.

.

 

Selanjutnya Primbon Jawa, terdapat hari Saptawara (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, serta Minggu) dan Pancawara (Pon, Wage, Kliwon, Legi, serta Pahing).

.

Berikut ini terdapat hari yang sudah sifatnya jelek, dibagi menjadi hari jelek dan sangat jelek.

  • Hari jelek: Minggu Pahing, Sabtu Pon, Jumat Wage, Selasa Kliwon, Senin Legi, dan Kamis Wage.
  • Hari sangat jelek: Rabu Lebi, Minggu Pahing, Kamis Pon, Selasa Wage, dan Sabtu Kliwon.

.

Hari-hari di atas perlu kita coret terlebih dahulu.

 

Selanjutnya terdapat hari yang kurang baik dalam masing-masing tahun tersebut. Hari-hari yang kurang baik itu disebut kunarpaning warsa (kita singkat “k”) dan sangaring warsa (kita singkat “s”). Berikut ini adalah daftarnya.

.

  • Alip: Sabtu Pahing (k) dan Jum’at Legi (s)
  • Ehe: Kamis Pahing (k) dan Selasa Kliwon (s)
  • Jimawal: Senin Pagi (k) dan Minggu Kliwon (s)
  • Je: Jumat Legi (k) dan Kamis Wage (s)
  • Dal: Rabu Kliwon (k) dan Senin Pon (s)
  • Be: Minggu Wage (k) dan Sabtu Legi (s)
  • Wawu: Kamis Pon (k) dan Rabu Pahing (s)
  • Jimakir: Selasa Pon (k) dan Minggu Legi (s).

.

Jadi, jika ingin menyelenggarakan pernikahan pada tahun Ehe, maka kita mengutamakan bulan yang baik, yakni 4, 9, 11, dan 12. Namun bulan-bulan selain 1, 2, 6, 7, 8, dan 10 boleh digunakan; hanya saja yang terbaik adalah 4, 9, 11, dan 12.

.

Kita mencoret setiap hari Kamis Pahing dan Selasa Kliwon pada bulan 4, 9, 11, dan 12.

.

Lebih jauh lagi, pada masing-masing bulan terdapat hari-hari yang baik bagi berbagai kegiatan. Hari-hari tersebut digolongkan menjadi Sasi Rahaju (disingkt r) dan Sasi Sardju (dsingkat sa). Berikut ini adalah daftarnya.

.

  • Besar (12), Sura (1), dan Sapar (2): Rabu dan Kamis (r), Jumat (sa).
  • Mulud (Rabingulawal, 3), Rabingulakir (4), Jumadilawal (5): Jumat (r), Sabtu dan Minggu (sa).
  • Jumadilakir (6), Rejeb (7), Ruwah (8): Sabtu dan Minggu (r); Senin dan Selasa (sa).
  • Pasa (9), Sawal (10), Dulkaidah (11): Senin dan Selasa (r); Rabu dan Kamis (sa).

.

Oleh karenanya, pada tahun Ehe, setiap hari Kamis Pahing dan Selasa Kliwon, bulan 4, 9, 11, dan 12 sudah kita coret. Apabila dipilih bulan ke 4, maka dapat dipilih Jumat, Sabtu, dan Minggu.

.

Primbon Jawa juga masih mempunyai apa yang dinamakan hari Taliwangke, yang buruk pada masing-masing bulan.

.

  • Sura: Rabu Pahing
  • Sapar: Kamis Pon
  • Rabingulawal: Jumat Wage
  • Rabingulakir: Sabtu Kliwon
  • Jumadilawal: Senin Kliwon
  • Jumadilakir: Selasa Legi
  • Rejeb: Rabu Pahing
  • Ruwah: Kamis Pon
  • Pasa: Jumat Wage
  • Sawal: Sabtu Kliwon
  • Dulkaidah: Senin Kliwon
  • Besar: Selasa Legi

.

Kini kita tiba pada pemilihan hari berdasarkan Wuku.

.

  • Terdapat hari Taliwangke atau hari buruk berdasarkan Wuku: Wuye, hari Senin Kliwon; wuku Wayang hari Selasa Legi; wuku Landep hari Rabu Pahing; wuku Warigalit hari Kamis Pon; wuku Kuningan hari Jumat Wage; wuku Kuruwelut hari Sabtu Kliwon.
  • Selain Taliwangke terdapat lagi hari Samparwangke yang juga kurang baik. Penentuannya juga didasari Wuku: Warigalit hari Senin Kliwon; Bala hari Senin Legi; Langkir hari Senin Pahing; Sinta hari Senin Pon; Tambir hari Senin Wage.

.

C. PEMILIHAN TANGGAL

 

Kita beralih pada tanggal-tanggal yang buruk pada masing-masing bulan.

  • Sura: 17, 27, 11, dan 14
  • Sapar: 19, 22, 1, dan 20
  • Rabingulawal: 13, 23, 10, dan 15
  • Rabingulakir: 15, 25, 10, dan 20
  • Jumadilawal: 16. 26, 10, dan 11
  • Jumadilakir: 11, 21, 3, dan 14
  • Rejeb: 12, 22, 11, dan 12
  • Ruwah: 14, 24, 19, dan 28
  • Pasa: 15, 25, 10, dan 20
  • Sawal: 17, 27, 2, dan 20
  • Dulkaidah: 11, 21, 6, dan 12
  • Besar: 13, 23, 1, dan 20.

.

Tanggal di atas pada masing-masing bulan harus dicoret.

.

Namun masih ada kriteria-kriteria lainnya.

.

Terdapat apa yang disebut tanggal naas pada masing-masing bulan:

.

  • Sura, tanggal 11 dan 6.
  • Sapar, tanggal 1 dan 20.
  • Rabingulawal, tanggal 10 dan 20.
  • Rabingulakir, tanggal 10 dan 20.
  • Jumadilawal, tanggal 1 dan 11
  • Jumadilakir, tanggal 10 dan 14
  • Rejeb, tanggal 2 dan 14
  • Ruwah, tanggal 12 dan 13
  • Pasa, tanggal 9 dan 20
  • Sawal, tanggal 10 dan 20
  • Dulkaidah, tanggal 12 dan 13
  • Besar, tanggal 6 dan 10.

.

Terdapat pula kriteria tanggal sangar pada masing-masing bulan”

.

  • Sura, tanggal 13
  • Sapar, tanggal 10
  • Rabingulawal, tanggal 8
  • Rabingulakir, tanggal 28
  • Jumadilawal, tanggal 28
  • Jumadilakir, tanggal 18
  • Rejeb, tanggal 18
  • Ruwah, tanggal 26
  • Pasa, tanggal 24
  • Sawal, tanggal 2
  • Dulkangidah, tanggal 28
  • Besar, tidak ada.

.

Masih ada lagi kriteria yang disebut Bangas Padewan. Tanggal-tanggal ini juga tidak boleh dipergunakan bagi pernikahan:

.

  • Sura, tanggal 11
  • Sapar, tanggal 20
  • Rabingulawal, tanggal 1 dan 15
  • Rabingulakir, tanggal 10 dan 20
  • Jumadilawal, tanggal 10 dan 11
  • Jumadilakir, tanggal 10 dan 14
  • Rejeb, tanggal 13 dan 27
  • Ruwah, tanggal 4 dan 28
  • Pasa, tanggal 7 dan 20
  • Sawal, tanggal 10
  • Dulkangidah, tanggal 2 dan 22
  • Besar, tanggal 6 dan 20

.

Berikut ini adalah hari-hari naas yang hanya terdapat di bulan-bulan khusus saja dan disebut naas para nabi: Sura, tanggal 13; Rabingulawal, tanggal 3; Rabingulakir, tanggal 16; Jumadilawal, tanggal 5; Pasa, tanggal 21; Dulkangidah, tanggal 24; Besar, tanggal 25.

.

D. PEMILIHAN JAM

.

Berikut ini adalah jam-jam yang baik, berdasarkan tanggal:

1, 6, 11, 16, 21, 26: jam 6-8.23, jam 10.18-1.11 (biasa), jam 1.12-3.35

2, 7, 12, 17, 22, 27: jam 8.24-10.17 (biasa), 10.18-1.11, 3.36-5.59

3, 8, 13, 18, 23, 28: jam 6-8.23 (biasa), 8.24-10.17, 1.12-3.35

4, 9, 14, 19, 24, 29: jam 6-8.23, jam 10.18-1.11, 3.36-5.59 (biasa)

5. 10, 15, 20, 25, 30: jam 8.24-10.17, jam 1.12-3.35 (biasa), jam 3.36-5.59.

.

Jam yang baik berdsarkan pasaran:

  • Legi: jam 6-10.17
  • Pahing: jam 6-1.11
  • Pon: jam 6-8.23, 1.12-5-59
  • Wage: jam 10.18-5.59
  • Kliwon: jam 8.24-3.35

.

Demikianlah alur pemilihan hari baik bagi pernikahan menurut Primbon Jawa, yang dalam hal ini diambil dari Primbon Betaljemur.

.

E. PERBANDINGAN DENGAN PRIMBON LAIN

 

Kita akan membandingkannya dengan Primbon lain.

.

Primbon Sabda Guru (halaman 37), juga memuat daftar yang hampir sama terkait kunarpaning warsa dan sangaring warsa. Hanya saja terdapat satu perbedaan dengan Primbon Betaljemur, yakni sangaring warsa pada tahun Be. Primbon Betaljemur mencantumkan Sabtu Legi (halaman 6), sedangkan Primbon Sabda Guru mencantumkan Sabtu Pon. Apakah kemungkinan ini adalah salah cetak? Perbedaan lain, adalah pada bulan yang tidak ada hari Anggara Kasihnya. Primbon Betaljemur mencantumkan Jumadilawal, sedangkan Primbon Sabda Guru (halaman 33) mencantumkan Rabingulakir. Tanggal naas para nabi juga terdapat satu perbedaan saja, yakni bulan Besar, Primbon Betaljemur mecantumkan 5, sedangkan Primbon Sabda Guru (halaman 35) mencantumkan 5.

.

Anehnya, Primbon Pusaka Guru, halaman 55-56 justru memuat hari baik dan buruk yang berkebalikan dengan Primbon Betaljemur. Jadi, jika Primbon Betaljemur menyatakan bahwa pada tahun Alip bulan Sura adalah buruk, maka Primbon Pusaka Guru justru menyatakan baik.

.

Primbon Puspa Wahju memiliki perhitungan berbeda, terkait hari-hari buruk. Sebagai contoh:

.

Sawal: Jumat Wage, Sabtu, dan Minggu, Jumat disebut Sangar bulan. Tanggal yang buruk adalah 2 dan 10.

.

Dengan demikian, terjadi perbedaan di sini. Oleh karenanya, hal ini perlu mendapatkan penelitian lebih lanjut. Barangkali para pakar primbon perlu berkumpul dan meneciptakan suatu primbon standar. Kesalahan-kesalahan lama perlu diperbaiki.

.

DAFTAR PUSTAKA.

.

Handanamangkara, SPH. Primbon Djawa Sabda Guru, Penerbit/ Toko buku KS, Solo, 1970.

Harja Tjakraningrat, Kangdjeng Pangeran Harja Tjakraningrat. Kitab Primbon Betal Djemur, Soemodidjojo Mahadewa, —–.

———–. Primbon Puspa Wahju, Gajabaru, Surabaja, 1953.

Sastrahandaja, Ki. Primbon Pusaka Guru, Muria, Kudus, 1954.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339… . . . . . . .

 

.

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

GAMBAR WALLPAPER UNTUK MENINGKATKAN KEBERUNTUNGAN DALAM VALUTA ASING (VALAS)

GAMBAR WALLPAPER UNTUK MENINGKATKAN KEBERUNTUNGAN DALAM VALUTA ASING (VALAS).

.

Ivan Taniputera.

22 September 2016.

.

 
 

 

.

Salah seorang teman menanyakan apakah gambar wallpaper yang tepat bagi pemain valas. Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya lalu membuat gambar ini. Nampak gambar kuda yang pada tubuhnya tertulis lambang-lambang mata uang dunia. Kuda sendiri melambangkan kecepatan. Oleh karenanya, kuda yang sedang menaikkan tubuh menyatakan peningkatan yang pesat. Kuda itu membawa kantung bertuliskan “LUCK.”

.

Saya akan mengulas sedikit mengenai hal ini. Mengapa saya menggunakan bahasa Inggris? Jawabannya karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional. Saya ingin menampilkan suasana universal. Mengapa tertulis “LUCK” dan bukan “GOLD” (EMAS)? Jawabannya, emas masih dapat menimbulkan kemalangan. Banyak orang tewas dirampok karena emas yang dimilikinya. Namun keberuntungan selalu mendatangkan kebahagiaan. Gambar ini secara umum dapat dipergunakan oleh mereka yang bisnisnya terkait secara langsung dengan valuta asing.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 

 

 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.