RAMALAN MATEMATIKA NUMEROLOGI: SIFAT-SIFAT ISTIMEWA SETIAP BILANGAN

RAMALAN MATEMATIKA NUMEROLOGI: SIFAT-SIFAT ISTIMEWA SETIAP BILANGAN

.

Ivan Taniputera.

6 September 2016

.

 
 
 

Ramalan yang menggabungkan matematika dan numerologi barangkali belum pernah ada sebelumnya. Dengan demikian, saya nampaknya merupakan orang pertama yang memadukan antara matematika dan numerologi. Dasar ramalan ini adalah penelaahan terhadap sifat-sifat khas atau istimewa setiap bilangan dan menarik tafsiran numerologis terkait hal tersebut. Oleh karenanya, ramalan ini barangkali juga menarik bagi penggemar matematika. Ramalan ini kemungkinan agak berbeda dengan numerologi pada umumnya.

.

BILANGAN 1.

 

.

Merupakan bilangan pertama dalam rangkaian bilangan bulat asli. Adapun bilangan bulat asli adalah rangkaian bilangan bulat yang dimulai dari 1: 1, 2, 3, 4, …….. Sedangkan bilangan bulat cacah dimulai dengan 0: 0, 1, 2, 3, 4, ……

.

Oleh karenanya kita dapat menarik tafsiran numerologis sebagai berikut: bilangan 1 terkait dengan kepeloporan atau perintisan segala sesuatu. Orang yang mempunyai getaran angka 1 akan cenderung berada di depan dan menjadi perintis terhadap hal-hal atau tren baru. Kemungkinan ia akan mengawali suatu usaha yang belum pernah ditekuni oleh orang-orang di lingkungan sekitarnya.

.

Semua bilangan jika dikalikan dengan 1 akan menghasilkan bilangan itu sendiri. 

.

1×1 = 1

1×2 = 2

1×3 = 3

.

Jadi bilangan 1 bukan merupakan bilangan yang sanggup memultiplikasi sesuatu dengan cepat. Oleh karenanya, berbeda dengan bilangan-bilangan lainnya, bilangan satu hanya sanggup mengerjakan sesuatu secara bertahap dan langkah demi langkah. Bilangan 1 hanya dapat memperbanyak suatu jumlah hanya melalui operasi penjumlahan.

.

1+1 = 2, 2+1 = 3, 3+1=4, dan seterusnya.

.

Ia hanya dapat mengalami kemajuan satu demi satu atau langkah demi langkah yang perlahan. Sementara itu bilangan lainnya, dapat memperbanyak sesuatu lebih cepat melalui perkalian dibandingkan penjumlahan. Sebagai contoh adalah bilangan 2.

.

1+2 = 3, 3+2 = 5, 5+2=7

1×2 = 2, 2×2=4, 4×2 = 8, dan seterusnya.

.

Nampak jelas bahwa bilangan lain dapat memperbanyak suatu jumlah lebih cepat melalui operasi perkalian dibandingkan penjumlahannya. Tetapi sifat seperti ini tidak dipunyai bilangan 1. Bilangan apa pun jika dikalikan 1 tidak akan bertambah banyak, melainkan tetap nilainya semula.

.

Semua bilangan jika dibagi dengan 1 akan menghasilkan dirinya sendiri atau tetap nilainya semula. Oleh karena itu, secara matematika numerologis, orang yang berada di bawah naungan bilangan 1 akan kurang suka berbagi. Baginya terdapat prinsip semuanya atau tidak sama sekali. Orang mungkin menganggap mereka egois. Namun ini bukan berarti mereka egois. Orang yang dipengaruhi getaran bilangan 1 hanya tidak sanggup atau “tidak tega” melihat sesuatu dibagi atau dipotong-potong menjadi bagian-bagian lebih kecil. Daripada menyaksikan sesuatu dibagi-bagi atau dipotong-potong, mereka kemungkinan lebih rela mengalah dan membiarkan hal tersebut diperoleh orang lain. Dapat juga ditafsirkan bahwa mereka lebih memilih memandang sesuatu secara kesatuan (holistik). Mereka hanya memandang sesuatu secara luas dan menyeluruh, namun kelemahannya kurang dapat memperhatikan rincian-rincian kecilnya. Dengan demikian, jika diajak berbicara mengenai rincian atau detil lebih mendalam segala sesuatu, mereka akan kebingungan. Barangkali inilah kelemahan mereka. Mereka hanya dapat memberikan petunjuk atau gagasan secara umum atau garis besar saja, namun akan kebingungan kalau diminta memilah-milahnya menjadi rincian yang lebih detil agar dapat diwujudkan secara nyata. Orang seperti ini hanya cocok merumuskan slogan-slogan saja, tetapi biasanya agak bingung jika ditanya bagaimana cara mewujudkannya. 

.

Sebagai tambahan, bilangan 1 jika dibagi bilangan bulat lainnya, tidak akan pernah menghasilkan bilangan bulat lainnya, terkecuali dengan dirinya sendiri. Sebagai contoh 

.

1 dibagi 2 akan menghasilkan 1/2 atau 0,5; 

1 dibagi 3 akan menghasilkan 1/3 atau 0,3333… ; 

1 dibagi 4 akan menghasilkan 1/4 atau 0,25. 

.

Sifat ini barangkali terkait dengan sifat sebelumnya, yakni orang di bawah pengaruh bilangan 1 kurang suka dengan pembagian. Mereka barangkali berpikir bahwa sesuatu yang dibagi akan kehilangan jati dirinya sebagai bilangan bulat (menjadi pecahan). Itulah sebabnya, orang dengan pengaruh bilangan 1 biasanya hanya berpegang pada pandangan dan dirinya sendiri. Dalam bekerja, segala sesuatu ingin dikerjakan sendiri dan kurang dapat berbagi pekerjaan atau bekerja sama dengan orang lain. Itulah sebabnya, mereka kemungkinan terkesan sombong dan egois, sehingga dijauhi orang lain.

.

Sebagai catatan, kemampuan memandang sesuatu secara utuh ini dapat dianggap sebagai kelebihan, karena tidak setiap orang dapat melakukannya. Biasanya tidak setiap orang dapat menyaksikan suatu gambaran lebih besar dan utuh. Orang yang terlalu memperhatikan rincian dan detail, biasanya akan bingung jika diminta memadukan semuanya menjadi gambaran lebih utuh serta umum. Biasanya orang di bawah getaran bilangan 1, justru sangat ahli dalam mengenali keutuhan segala sesuatu. 

.

Dari sisi makanan, kemungkinan orang berada di bawah getaran angka 1 kurang menyukai makanan yang penyajiannya harus dibagi-bagi atau disantap beramai-ramai seperti pizza. Biasanya mereka hanya memesan suatu menu yang diperuntukkan bagi dirinya sendiri. Apabila memesan pizza, kemungkinan mereka hanya memesan yang ukurannya paling kecil saja, sehingga cukup bagi dirinya sendiri. 

.

Bilangan satu merupakan faktor bagi seluruh bilangan bulat; sebagai contoh:

.

Faktor bagi 16 adalah 1, 2, 4, 8, dan 16.

Faktor bagi 20 adalah 1, 2, 4, 5, 10, dan 20.

.

Jadi semua bilangan bulat mempunyai bilangan 1 sebagai faktor. Kita dapat menafsirkan secara matematika numerologis bahwa orang yang berada di bawah pengaruh bilangan 1 akan dibutuhkan orang lain dalam berbagai hal. Hanya saja peran mereka tidak menonjol. Kerap kali peran dan kehadiran mereka diabaikan, walaupun sebenarnya juga sangat diperlukan. 

.

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 1 adalah:

.

  • Sebagai pelopor atau perintis sesuatu.
  • Kemajuan hanya dapat dicapai secara perlahan atau langkah demi langkah. Tidak bisa melakukan loncatan yang jauh. Lambat dalam bekerja, tetapi pasti. Namun bukan berarti mereka dapat menoleransi orang lain yang juga bekerja lambat seperti mereka.
  • Kurang suka berbagi, mempunyai kecenderungan semua atau tidak sama sekali. Namun bukan berarti mereka egois. Jikalau tidak dapat memperoleh semuanya, mereka lebih suka mengalah dan merelakan orang lain mendapatkannya.
  • Kurang dapat memperhatikan rincian-rincian kecil, namun sangat piawai dalam memandang segala sesuatu sebagai kesatuan yang utuh, dimana hal ini dapat dianggap sebagai kelebihannya.
  • Banyak dibutuhkan orang lain, namun perannya sering diabadikan oleh orang lain dan tidak menonjol. Orang lain lain mungkin kurang menyadari bahwa mereka sebenarnya juga mempunyai andil dalam segala sesuatunya. Biasanya peranannya mudah dilupakan orang. Meski menjadi perintis atau pelopor, begitu segala sesuatunya telah berjalan, maka mereka akan dilupakan orang.
  • Terkesan sombong dan egois, sehingga berpeluang dijauhi orang lain.

.

BILANGAN 2

.

Bilangan 2 merupakan bilangan bilangan genap pertama serta menjadi penentu bilangan genap atau ganjil. Suatu bilangan bulat hanya dapat disebut genap jika dapat dibagi 2. Oleh karenanya, jika kita hendak menafsirkan secara matematika numerologis, maka orang yang berada di bawah getaran angka 2 akan menyukai keseimbangan dan keadilan. Bagi mereka setiap orang harus memperoleh pembagian yang sama. Mereka akan cenderung membela orang-orang yang mereka rasa mendapatkan pembagian kurang adil. Dengan demikian, mereka cocok bekerja sebagai hakim, juri, polisi atau profesi lain yang bertujuan menegakkan keadilan. Ingat bahwa lambang keadilan adalah sebuah timbangan.

.

Semua bilangan genap, pasti mempunyai angka satuan yang juga genap. Sebagai contoh 178 merupakan bilangan genap, karena satuannya adalah 8; sebaliknya 2011 bukan bilangan genap, karena angka satuannya adalah 1. Kita dapat menafsirkan secara matematika numerologis bahwa orang yang dipengaruhi bilangan 2 cenderung berkumpul dengan orang-orang sepaham dengan mereka dalam perihal pandangan mengenai keadilan serta keseimbangan. Namun semua itu biasanya hanya dipermukaan atau awalnya saja, karena yang harus genap hanya satuannya saja, sementara itu puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya boleh ganjil atau genap. Jadi, mungkin kelemahan mereka hanya menjaga prinsip-prinsip keadilan itu di permukaan saja; sementara itu bagian dalamnya bisa saja berbeda. Dengan demikian, di mata orang lain, mereka mungkin saja dianggap munafik. Namun tidak semuanya seperti itu.

.

Salah satu sifat unik bilangan dua adalah merupakan satu-satunya bilangan prima yang genap. Semua bilangan prima selain 2 adalah bilangan ganjil. Ini merupakan suatu keunikan, karena ternyata bilangan 2 bisa berkumpul dalam satu kelompok dengan bilangan ganjil lainnya yang prima. Ini menandakan bahwa secara matematika numerologis orang yang dipengaruhi bilangan 2 bisa berkumpul dalam kelompok lain yang sangat berbeda dengan mereka, asalkan orang-orang yang berbeda dengan mereka itu mempunyai keistimewaan. Meski dirinya berbeda sendiri dengan orang-orang di kelompok tersebut, bagi mereka bukan masalah. Dengan demikian, mereka kemungkinan dianggap sebagai penyusup, tetapi hal itu bukan masalah bagi mereka.

.

Berikut ini adalah hasil perkalian dengan 2.

.

1 x 2 = 2

2 x 2 = 4

3 x 2 = 6

4 x 2 = 8

5 x 2 = 10

6 x 2 = 12

7 x 2 = 14

8 x 2 = 16

9 x 2 = 18

10 x 2 = 20

.

Jika kita perhatikan maka angka satuan yang diperoleh adalah 2, 4, 6, 8, dan 0. Hal ini merupakan urutan angka-angka genap yang ada. Secara matematika numerologis dapat diartikan bahwa orang dengan getaran angka 2 hanya mau mengerjakan sesuatu berdasarkan prinsip-prinsip yang mereka anggap benar. Mereka lebih suka mengerjakan segala sesuatu dalam urutan yang pasti dan tetap. Dengan demikian, orang dengan getaran angka 2 akan lebih membantu jika dalam pekerjaan mereka sudah disediakan suatu petunjuk urutan prosedur kerja (SOP atau Standard Operating Procedures).

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 2 adalah:

 
  • Menyukai keadilan dan keseimbangan.
  • Cenderung berkumpul dan menjalin persahabatan dengan orang-orang yang sepaham dengan mereka.
  • Dapat juga bergaul atau memasuki kelompok orang-orang yang jauh berbeda dengan mereka, asalkan orang-orang itu mempunyai keistimewaan dan pandangan asli (orisinal).
  • Hanya mengerjakan sesuatu berdasarkan prinsip yang mereka anggap benar.
  • Lebih suka mengerjakan sesuatu dalam urutan atau tahapan yang sudah pasti dan tetap

.

BILANGAN 3

.

Sifat istimewa bilangan 3 adalah terletak pada pengenalan apakah suatu bilangan kelipatan 3 atau bukan, yakni dengan menjumlahkan keseluruhan digit bilangan tersebut. Sebagai contoh 561 merupakan bilangan kelipatan tiga, karena 5+6+1 = 12; dimana 12 merupakan kelipatan 3 (1+2=3); jadi 561 merupakan kelipatan 3. Sebaliknya 1022 bukan kelipatan 3, karena 1+0+2+2 = 5, dimana 5 bukan kelipatan tiga.

.

Jadi, secara matematika numerologis, orang yang dipengaruhi bilangan ini, menghendaki bahwa hasil akhir suatu pekerjaan sesuai dengan pandangan atau pemikiran mereka. Ini dapat dianggap sebagai semacam idealisme, dimana mereka menganggap bahwa pandangan atau pemikiran mereka hendaknya dijadikan standar. Jika digit-digit suatu bilangan berapa pun besarnya, apabila dijumlahkan merupakan kelipatan tiga, maka itu merupakan kelipatan tiga. Bila sebaliknya, maka bukan kelipatan tiga. Begitu pula mereka akan menolak suatu hasil akhir yang tidak selaras dengan standar mereka. Mereka tidak peduli bagaimana tahapan atau prosesnya, yang penting hasil akhirnya sesuai dengan idealisme mereka.

.

Tiga juga merupakan jumlah sisi minimal suatu bangun datar. Bangun datar dengan jumlah sisi paling sedikit adalah segitiga. Tidak ada bangun datar yang bernama segidua. Secara matematika numerologis, dapat ditafsirkan bahwa orang yang berada di bawah pengaruh bilangan 3 akan menjadi penentu atau perumus awal bagaimana suatu gagasan dapat direalisasikan. Mereka akan meletakkan suatu dasar bagi langkah selanjutnya dalam mengerjakan sesuatu. Oleh karenanya, mereka cocok menjadi perencana atau perumus cara melakukan tindakan secara nyata. Mereka merupakan para perumus strategi yang handal.

.

Sifat lain bilangan 3 adalah, jika dikalikan bilangan genap akan menjadi genap, sebaliknya jika dikalikan dengan bilangan ganjil akan menjadi ganjil.

.

3×1 = 3 (ganjil).

3×2 = 6 (genap).

3×3 = 9 (ganjil).

.

Jadi, orang yang berada di bawah naungan bilangan 3, biasanya mudah menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi. Jika di dekat warna merah mereka bisa menjadi merah. Bila di dekat hijau bisa menjadi hijau. Mereka mudah menyesuaikan dirinya dengan keadaan. Namun, hal ini juga merupakan kelebihan dan sekaligus kelemahan mereka. Sisi buruknya, orang dapat menganggap mereka bunglon. Bisa menghalalkan berbagai cara agar gagasan atau pemikiran mereka tercapai. Selain itu, mudah sekali terpengaruh segala sesuatu serta pikiran mudah sekali berubah (dari genap ke ganjil, lalu genap lagi, dan seterusnya). Meskipun demikian, sifat seperti ini bukan hanya dimiliki oleh bilangan 3 saja, melainkan seluruh bilangan ganjil.

.

Kita akan mengamati hasil perkalian dengan 3.

.

1 x 3 = 3

2 x 3 = 6

3 x 3 = 9

4 x 3 = 12

5 x 3 = 15

6 x 3 = 18

7 x 3 = 21

8 x 3 = 24

9 x 3 = 27

10 x 3 = 30

.

Nampak bahwa angka satuan hasil perkalian dengan 3 adalah 3, 6, 9, 2, 5, 8, 1, 4, 7, dan 0. Jika diamati maka angka-angka satuan tersebut mencerminkan seluruh bilangan bulat yang ada dan tidak ada yang sama. Ini menandakan bahwa dalam mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu orang berada di bawah pengaruh getaran angka 3 dapat menggunakan seluruh metoda yang ada, baik itu legal maupun ilegal. Ia mempunyai banyak akal. Hanya saja yang terpenting adalah akal tersebut hendaknya tidak dipergunakan untuk hal-hal merugikan orang lain.

.

Apabila diperhatikan lebih jauh, angka-angka di atas tidak berurutan dari kecil ke besar atau sebaliknya. Ini menandakan bahwa dalam bekerja, orang di bawah pengaruh angka 3 biasanya tidak bekerja dalam suatu urutan atau tahapan tertentu. Mereka perlu diberi kebebasan menentukan sendiri urutan tahapan pekerjaan yang mereka lakukan. Meski pekerjaan yang sama, namun mereka kemungkinan akan mengerjakannya dengan urutan atau tahapan berbeda. Kendati urutan atau caranya berbeda, belum tentu hasilnya tidak konsisten. Hasilnya bisa saja tetap sama. Mereka akan bosan jika harus terus menerus mengerjakan dengan cara yang sama. Kemotonan adalah sesuatu yang sangat mereka benci.

 

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 3 adalah:

.

  • Segala sesuatu harus memberikan hasil yang sesuai dengan gagasan ideal atau standar mereka.
  • Dapat menjadi perumus suatu standar dalam melakukan sesuatu.
  • Cocok menjadi ahli strategi, perencana, peneliti, atau perumus kebijaksanaan sehingga sesuatu dapat diwujudkan secara nyata. Pekerjaan sebagai guru dan ilmuwan juga cocok bagi mereka.
  • Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
  • Kelemahannya bisa dianggap seperti bunglon, rentan terpengaruh, pendirian tidak tetap, dan pikiran mudah berubah.
  • Pandai memanfaatkan seluruh metoda yang ada, baik legal maupun ilegal.

.

BILANGAN 4

.

Untuk mengamati keistimewaan bilangan 4 kita dapat mengamati perkalian berikut ini.

.

1 x 4 = 4

2 x 4 = 8

3 x 4 = 12

4 x 4 = 16

5 x 4 = 20

6 x 4 = 24

7 x 4 = 28

8 x 4 = 32

9 x 4 = 36

10 x 4 = 40

.

Jadi angka satuan bagi hasil kali dengan 4 mempunyai urutan 4, 8, 2, 6, dan 0. Uniknya, jika angka-angka ini dijumlahkan, yakni 4 + 8 + 2 + 6 + 0, hasilnya adalah 20. Ini sesuai dengan jarak antara bilangan kelipatan 4 yang mempunyai angka 0 sebagai satuannya: 20, 40, 60, 80, 100, dan seterusnya. Angka 2, 4, 6, dan 8 ini merupakan seluruh lambang bilangan genap yang ada. Apabila kita kembali mengamati penjelasan mengenai bilangan 2, maka angka satuan hasil perkalian dengan bilangan 4 ini sama dengan 2; hanya saja tidak berurutan dari kecil ke besar. Jadi sama seperti bilangan 2, mereka hanya mau mengerjakan sesuatu berdasarkan cara atau prinsip yang mereka anggap benar. Bedanya, mereka kurang suka bekerja dalam suatu standar atau urutan telah ditetapkan.

.

Angka 4 merupakan hasil perpangkatan bilangan 2. 

.

4 = 2^2.

.

Oleh karenanya kita dapat menafsirkan bahwa 4 merupakan perluasan atau pengembangan sifat bilangan 2.

.

 
 
 

Jikalau kita mengamati pada sistim koordinat Cartesius, maka terdapat empat penjuru dan empat bagian. Sistim koordinat ini menjadi kerangka acuan setiap titik yang berada di dalamnya. Dengan kata lain, sistim koordinat ini menjadi semacan “andalan” dalam menentukan letak suatu titik. Oleh karenanya, secara matematika numerologis kita boleh menafsirkan bahwa orang yang berada di bawah pengaruh angka 4, merupakan sosok yang dapat diandalkan dan teguh. Dalam bekerja, ia akan menjalankan prinsip-prinsip atau metoda yang sudah diterima serta berlaku semenjak lama. Ia akan bersifat konservatif.

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 4 adalah:

.

  • Hanya bersedia mengerjakan sesuatu berdasarkan prinsip yang dianggap benar (mirip dengan bilangan 2).
  • Kurang suka mengerjakan sesuatu dalam urutan yang telah ditentukan.
  • Merupakan pengembangan sifat bilangan 2.
  • Dapat diandalkan
  • Teguh.
  • Dalam bekerja menjalankan prinsip-prinsip atau metoda yang sudah diterima dan berlaku semenjak lama.
  • Konservatif.

.

BILANGAN 5

.

Semua kelipatan bilangan 5 mempunyai satuan 5 atau 0.

.

1×5 = 5

2×5 = 10

3×5 = 15

4×5 = 20

5×5 = 25

6×5 = 30

7×5 = 35

8×5 = 40

9×5 = 45

10×5 = 50

.

Nampak bahwa mengenali kelipatan bilangan 5 adalah sangat mudah. Semua bilangan yang satuannya 0 dan 5 pasti merupakan kelipatan 5.

.

Jika kita mencoba menafsirkannya secara matematika numerologis, maka orang yang berada di bawah pengaruh bilangan 5 dalam mengerjakan sesuatu cenderung berada dalam dua kutub ekstrim. Ia mengharapkan hasil yang sesuai dengan dengan pandangannya atau tidak sama sekali. Jika mendapatkan hasil yang meleset sedikit saja dari rencananya, ia akan menganggapnya sebagai suatu kegagalan.

.

Dapat juga ditafsirkan bahwa dalam proses pengambilan keputusan biasanya akan cepat meloncat pada suatu kesimpulan atau dalam bekerja bisa tiba-tiba saja menghasilkan kemajuan yang pesat, sehingga orang lain memandangnya sebagai lompatan besar.

Jika kita menerapkan perpangkatan pada bilangan 5, maka hasilnya adalah sebagai berikut:

.

5^1 = 5

5^2 = 25

5^3 = 125

5^4 = 625

dan seterusnya.

.

Nampak bahwa 5 dipangkatkan berapa pun satuannya pasti lima. Ini menandakan bahwa menurut matematika numerologis, orang yang dipengaruhi bilangan 5 akan mempunyai sifat konsisten. Dalam mengembangkan dirinya, mereka akan terus mematuhi suatu prinsip dan tidak menyimpang ke kiri maupun ke kanan.

.

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 5 adalah:

.

  • Sehubungan dengan hasil atau tujuan yang akan dicapai biasanya akan bersifat ekstrim, yakni harus benar-benar sesuai dengan pandangan idealnya atau tidak sama sekali. Jadi, jika meleset sedikit saja, ia akan mengalami kekecewaan berat dan menganggapnya bukan sebagai suatu keberhasilan.
  • Dalam bekerja atau mengambil keputusan biasanya sangat cepat, sehingga seolah-olah mengambil suatu lompatan besar. Tahu-tahu sudah terdapat suatu hasil.
  • Bersikap konsisten. Dalam mengembangkan atau memajukan dirinya akan terus mematuhi suatu prinsip.

.

BILANGAN 6

.

Keistimewaan bilangan 6 adalah ia merupakan bilangan sempurna (perfect number), yakni bilangan yang besarnya adalah jumlah faktor-faktor selain bilangan itu sendiri. Faktor-faktor bilangan 6 adalah 1, 2, dan 3; dalam hal ini 1+2+3 = 6. Selain itu, hasil penjumlahan dan perkalian faktor-faktornya menghasilkan yang sama, yakni 6: 1+2+3 = 1x2x3. Apabila kita menafsirkan hal ini dari sudut pandang matematika numerologis, maka dorongan kemajuan yang lambat atau cepat akan memberikan dampak yang sama baginya. Orang yang berada di bawah pengaruh getaran bilangan 6 bersifat santai dan tenang. Mereka menggemari kesantaian. Disemangati dengan cara apa pun sulit mengubah sikap santai mereka. Mereka tetap akan bersikap santai dalam bekerja dan tidak begitu peduli dengan segala sesuatu yang berlangsung di sekitar mereka. Mudah merasa cukup dan puas. Bagi mereka berlari atau berjalan sama saja. Namun dapat pula ditafsirkan bahwa mereka dapat dengan mudah menyesuaian diri. Dengan kata lain, jika keadaan memaksa mereka bisa bekerja cepat; tetapi bila sebaliknya keadaan tidak terlalu mengharuskan bekerja cepat, mereka akan mengerjakannya dengan santai.

.

Sifat 1+2+3 = 1x2x3, juga dapat ditafsirkan bahwa orang dipengaruhi getaran bilangan 6 akan dengan mudah merukunkan berbagai pihak. Mereka dapat menjadi pencipta harmoni.

.

Perpangkatan dengan bilangan 6 juga mempunyai sifat sama dengan bilangan 5.

.

6^1 = 6

6^2 = 36

6^3 = 216

dan seterusnya.

.

Jadi orang yang berada di bawah pengaruh bilangan 5 dan 6 akan sama-sama konsisten dalam mengembangkan dirinya. Mereka akan berpegang teguh pada suatu prinsip di sepanjang hidupnya.

.

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 6 adalah:

.

  • Bersifat santai dan tenang. Bagi mereka cepat atau lambat sama saja.
  • Mudah merasa puas dan cukup.
  • Dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Apabila perlu bekerja cepat, mereka akan bekerja cepat; namun bila sebaliknya tidak diperlukan kecepatan, mereka akan mengerjakannya dengan santai.
  • Bersikap konsisten. Dalam mengembangkan atau memajukan dirinya akan terus mematuhi suatu prinsip.
  • Dapat merukunkan berbagai pihak yang bertentangan atau menjadi pencipta harmoni.

.

BILANGAN 7

.

Untuk mengetahui keistimewaan bilangan 7 silakan perhatikan pecahan berikut ini.

.

1/1 = 1; 

1/2 = 0,5; 

1/3 = 0,3333….. ; 

1/4 = 0,25; 

1/5 = 0,2; 

1/6 = 0,1666….; 

1/7 = 0,14285714285714…..; 

1/8 = 0,125; 1/9 = 0,1111111

.

Jadi 1/7 mempunyai rangkaian siklus angka desimal yang terpanjang; dimulai dari 1, 4, 2, 8, 5, 7 dan setelah itu kembali ke 1 lagi. Jadi ia akan berulang setiap urutan ketujuh.

.

Secara matematika numerologis dapat ditafsirkan bahwa dalam menelaah suatu masalah atau persoalan orang di bawah pengaruh angka tujuh akan mengamatinya dari berbagai sisi. Mereka akan bekerja sangat teliti dan sanggup memilah-milah berbagai hal dengan cermat. Oleh karenanya, dalam menelaah sesuatu mereka akan memerlukan waktu lama. Itulah sebabnya, orang yang berada di bawah pengaruh getaran angka 7, cocok menjadi detektif, penyidik, ahli forensik, dan lain sebagainya. Namun mereka juga cocok menjadi akuntan atau pekerjaan lain yang memerlukan ketelitian. Mereka gemar menelaah sesuatu secara mendalam dari berbagai sisi. Kelemahannya adalah mereka kurang dapat menjalani rutinitas.

.

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 7 adalah:

.

  • Mengamati suatu masalah harus dari berbagai sisi terlebih dahulu, sehingga mereka lambat dalam mengambil kesimpulan.
  • Teliti dan sanggup memilah-milah berbagai hal dengan cermat.
  • Ingin mengetahui sesuatu secara mendalam dari berbagai sudut pandang.
  • Kurang dapat menjalani rutinitas.

.

BILANGAN 8

.

Keistimewaan bilangan 8, nampak pada perkalian di bawah ini:

.

(1×8)+1 = 10

(12×8)+3 = 99

(123×8)+15 = 999

(1234×8)+127 = 9999

(12345×8)+1239 =99999

(123456×8)+12351 = 999999

(1234567×8)+123463 = 9999999

(12345678×8)+1234575 = 99999999

.

Apakah Anda dapat mengenali adanya suatu pola di sini?

.

            3

          15

        127

      1239

    12351

  123463

1234575

.

Kita dapat mengenali adanya pola urutan kemunculan berkala bilangan ganjil pada satuannya, yakni 3, 5, 7, 9, 1, dan kembali ke 3 lagi. Perhatikan pula bahwa puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya juga mencerminkan urutan bilangan; yakni 1,2,3…..

.

Oleh karenanya, secara matematika numerologis orang yang dipengaruhi bilangan 8 sangat pandai jika berkaitan dengan pola. Mereka dapat mengenali pola-pola tertentu atau menciptakan suatu pola-polanya sendiri. Selanjutnya dengan berdasarkan pola-pola itu mereka cenderung menciptakan suatu kesempurnaan, baik secara fisik maupun batin. Oleh karenanya, tidak jarang orang yang dipengaruhi angka 8 ini menekuni dunia spiritual. Pengenalan terhadap pola itu dapat menjadikan mereka orang yang pandai memprediksikan masa depan.

.

Jika diperhatikan lebih jauh setiap angka pada pola barisan di atas selalu diawali dengan 1. Oleh karenanya, dapat ditafsirkan dari sisi matematika numerologis bahwa orang dengan getaran bilangan 8 juga akan mencerminkan semacam sikap egois, yakni dalam artian mereka merasa dirinya paling bijaksana dan mengetahui segalanya.

Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 8 adalah:

  • Pandai dalam mengenali pola.
  • Ingin menciptakan kesempurnaan, baik secara fisik maupun jasmani.
  • Pandai dalam memprediksi masa depan.
  • Ada kecenderungan menekuni sesuatu yang bersifat spiritual.
  • Sisi buruknya, bisa menjadikan diri sendiri merasa paling bijaksana da mengetahui segalanya.

.

BILANGAN 9

 .

Keistimewaan bilangan 9 nampak pada perkalian dan penjumlahan berikut ini.

.

9 x 9 = 81

99 x 99 = 9801

999 x 999 = 998001

9999 x 9999 = 99980001

 .

9 + 9 = 18

99 + 99 = 198

999 + 999 = 1998

9999 + 9999 = 19998

Kita jumlahkan hasil-hasilnya.

.

81 + 18 = 99

9801 + 198 = 9999

998001 + 1998 = 999999

99980001 + 19998 = 99999999

.

Ternyata uniknya, jika dijumlahkan hasil perkalian dan penjumlahan akan diperoleh bilangan-bilangan yang seluruh digitnya terdiri dari 9. Secara matematika numerologis dapat ditafsirkan bahwa orang dengan pengaruh getaran angka 9 akan mempunyai kecerdasan dalam memadukan berbagai hal yang berbeda menjadi suatu kesempurnaan. Mereka merupakan orang yang dapat memberikan inspirasi bahwa segala sesuatu yang berbeda jika dipadukan atau diselaraskan dapat menghasilkan harmoni yang indah. Dengan demikian, mereka dapat menjadi pelopor bagi toleransi. Perbedaan bukanlah alasan perpercahan, melainkan justru alat pemersatu. 

.

Berikut ini adalah sifat perkalian istimewa bilangan 9.

.

Mengalikan suatu bilangan yang seluruh digitnya terdiri dari 9 sangatlah mudah. Perhatikan contoh-contoh di bawah ini.

.

99 x 56 =

Pertama-tama tambahkan 99 dengan 1, sehingga menghasilkan 100. Kurangkan 100 dengan 56, sehingga menghasilkan 44. Kurangkan 56 dengan 1, sehingga menghasilkan 55. Tuliskan 55 di depan 44. Itulah hasilnya, yakni 5544. 

.

Contoh lain: 9999 x 123

.

9999+1 = 10000. 10000-123 = 9877. 123-1 = 122. Jadi hasilnya adalah 1229877. Mudah bukan?

.

Hal ini berlaku pada bilangan berdigit seluruhnya 9 hingga sebesar apa pun, termasuk yang sudah tidak sanggup dicakup oleh mesin hitung (kalkulator). Dari sudut pandang matematika numerologis. Orang bergetaran angka 9 bersifat murah hati dan gemar memudahkan kehidupan orang lain. Mereka dapat menanggung atau melakukan hal-hal yang tidak dapat lagi dilakukan oleh orang lain pada umumnya.

 
  • Jadi secara ringkas sifat matematika numerologis bilangan 8 adalah:
  • Pandai memadukan berbagai hal yang nampak berbeda menjadi suatu kesempurnaan.
  • Dapat menjadi pelopor bagi toleransi.
  • Murah hati dan gemar memudahkan kehidupan orang lain.
  • Dapat menanggung atau melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan orang lain pada umumnya.

.

CARA MENGHITUNG GETARAN ANGKA BERDASARKAN ILMU MATEMATIKA NUMEROLOGI

.

Cara penggunaan metoda matematika numerologi ini adalah dengan menjumlahkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Anda. Sebagai contoh, orang yang lahir pada tanggal 05-03-1951. Kita jumlahlan 0+5+0+3+1+9+5+1 = 24. Jumlahkan lagi 2+4 = 6. Berarti ia berada di bawah pengaruh bilangan 6.

Salah satu manfaat ilmu matematika numerologi ini adalah menentukan kecocokan masing-masing individu. Apabila Anda hendak membentuk tim kerja, perlu sekali memilih anggota-anggota yang dapat bersinergi satu sama lain dan memberikan hasil kerja maksimal. Salah satu alat bantunya adalah ilmu matematika numerologi ini. Berikut ini adalah patokan-patokan yang dapat Anda pertimbangkan.

.

Orang dengan getaran angka 1 kurang cocok dengan 3, 6, 7, dan 9. Paling tidak cocok dengan 7. Dengan kata lain, pasangan 1 dan 7 paling kurang dapat bersinergi satu sama lain.

.

Orang dengan getaran angka 1 paling cocok bersinergi dengan sesama angka 1; namun dengan 2, 4, 5, dan 8 juga boleh. Paling cocok kedua adalah 2 dan 5.

Orang dengan getaran angka 3 paling cocok dengan 3 dan 6. Angka 3 boleh juga bekerja dengan 4 dan 5 asalkan mereka yang menjadi pemimpinnya.

Orang dengan getaran angka 2 paling cocok dengan 2 dan 4.

.

Orang dengan getaran angka 7 biasanya lebih suka bekerja sendiri dan merupakan sosok yang paling susah bekerja dengan orang lain. Oleh karenanya, ia dapat diberi pekerjaan-pekerjaan di belakang meja. Jadi, ia hanya sebagai pendukung tim namun tidak harus menjadi anggota tim. Sebagai contoh, para anggota tim lain dapat memanfaatkan hasil kerja orang di bawah pengaruh getaran bilangan 7. Namun 7 hanya paling cocok bekerja dengan sesama 7.

.

Orang yang mempunyai getaran angka 8 paling cocok dengan 4.

Anda tinggal mengumpulkan tanggal lahir masing-masing calon anggota tim dan membaginya dalam kelompok-kelompok sesuatu satu sama lain. 

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . 

.

 
 
 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s