RAMALAN POENTIRPALLAKIJA (PUNTIRPALLAKIYA): APAKAH USAHA INI DAPAT BERTAHAN LAMA?

RAMALAN POENTIRPALLAKIJA (PUNTIRPALLAKIYA): APAKAH USAHA INI DAPAT BERTAHAN LAMA?

.

Ivan Taniputera
ivan_taniputera@yahoo.com
15 September 2014
Salah seorang teman menanyakan apakah usaha yang ditekuninya saat ini dapat bertahan lama. Saya akan menggunakan metoda ramalan Poentirpallakija untuk menajawabnya. Pertama-tama saya akan melemparkan kedua buah dadu.

Didapatkan mata dadu 1 dan 4. Selanjutnya kita akan memlih pertanyaan yang sesuai.

Pertanyaan yang paling mendekati adalah pertanyaan nomor 3: “Apakah keuntungan atau kerugian yang didapatkan?”

Kita melihat pada lembaran petangannya.

Jadi kita harus mencari pada bagian La nomor 9:

“Mendapatkan keberuntungan tetap dengan penuh kesusahan.”

Berdasarkan ramalan di atas, meskipun dikatakan mendapatkan keuntungan, namun caranya berliku. Dengan demikian, perlu dipertimbangkan ulang apakah bisnis tersebut keuntungannya sebanding dengan upaya yang dikeluarkan. Jika terlalu banyak kesusahan, maka keberuntungan itu tentunya kurang berharga untuk dikejar. Oleh karenanya, saya menyimpulkan bahwa bisnis kemungkinan tidak dapat bertahan lama. Lebih baik berganti bisnis lain yang sepadan antara upaya dan keuntungan yang didapat.

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika dan lain-lain  silakan kunjungi:

Advertisements

RAMALAN POENTIRPALLAKIJA (PUNTIRPALLAKIYA):PERTANYAAN MENGENAI USAHA DAN KESUKSESANNYA

RAMALAN POENTIRPALLAKIJA (PUNTIRPALLAKIYA): PERTANYAAN MENGENAI USAHA DAN KESUKSESANNYA

Ivan Taniputera

15 September 2014

Salah seorang teman menanyakan mengenai usaha yang harus dijalani dan kemungkinan sukses yang akan didapatnya. Saya akan mencoba menjawabnya dengan menggunakan metoda Ramalan Poentirpallakija (Puntirpallakiya). Ini adalah metoda ramalan Jawa kuno dengan menggunakan dua buah dadu.

Pertama-tama kita harus mencari terlebih dahulu pertanyaan yang cocok, di antara 21 pertanyaan yang tersedia pada ramalan tersebut.

Karena pertanyaan langsung terkait usaha yang harus dilakukan tidak ada, maka kita harus mencari pertanyaan yang paling mendekati, yakni:

18. Apakah akan memperoleh keberuntungan di daratan atau lautan?

Kemudian kita akan melempar kedua buah dadu. Didapatkan mata dadu 4 dan 6.

Kita lalu melihat lembar petangannya.

Didapatkan hasil sebagai berikut:

Jawaban dapat dicari pada bagian Wa nomor 14:

“Pada tahun ini dapat memperoleh keberuntungan namun bukan di darat.”

Tentu saja “darat” dan “laut” di sini hendaknya tidak ditafsirkan secara harafiah. Apa yang dimaksud “laut” bisa juga berarti “luar negeri” atau “luar pulau.” Oleh karenanya, Anda boleh melakukan pekerjaan yang ada hubungannya dengan luar negeri atau luar pulau. Boleh juga berbisnis online.

Demikian semoga bermanfaat.

Artikel-artikel menarik lainnya tentang Astrologi, Bazi, Fengshui, Ziweidoushu, dan lain sebagainya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

RAMALAN KARTU CEKI (LINTRIK): APAKAH BERJODOH DENGAN GADIS YANG DIIDAMKANNYA?

RAMALAN KARTU CEKI (LINTRIK): APAKAH BERJODOH DENGAN GADIS YANG DIIDAMKANNYA?

Ivan Taniputera
ivan_taniputera@yahoo.com
13 September 2014

 

Salah seorang teman menanyakan apakah ia berjodoh dengan gadisi yang diidamkannya. Ia baru saja mengenal gadis tersebut, tetapi belum melakukan pendekatan. Saya mencoba meramalkannya dengan metoda kartu ceki atau lintrik. Seperti biasa saya akan menarik tiga kartu, dan didapatkan kartu-kartu sebagai berikut:

1. Peh Manis
2. Gouw Item
3. Tjit Setan

Saya menafsirkan sebagai berikut:

Pada awalnya, nampak akan memperlihatkan kemajuan menggembirakan. Hubungan itu mulanya akan membawa tanda-tanda keberhasilan. Selanjutnya, yang patut diwaspadai ada gangguan-gangguan dari orang lain, misalnya bujukan-bujukan atau perkataan yang tidak mengenakkan. Akan terdapat penggoda yang jahat, sehingga akhirnya hubungan bisa terancam bubar. Oleh karena itu, kemungkinan gadis yang diidam-idamkan mempunyai banyak pengagum atau orang-orang yang juga berupaya mendekatinya. Mungkin ia mempunyai penampilan menarik atau pandai bergaul, sehingga temannya banyak. Pada akhirnya, Anda akan menghadapi banyak saingan, sehingga akhirnya berpeluang menghadapi kegagalan. Demikianlah ramalan yang ditunjukkan oleh kartu cek.

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, dan Ziweidoushu, silakan kunjungi:

RAMALAN MENGENAI BIAWAK YANG MENGACAK-ACAK TEMPAT SEMBAHYANG BAGI DEWA BUMI

RAMALAN MENGENAI BIAWAK YANG MENGACAK-ACAK TEMPAT SEMBAHYANG BAGI DEWA BUMI

Ivan Taniputera

12 September 2014

 

Salah seorang kawan memberitahukan pada saya bahwa semalam ada biawak yang masuk ke rumahnya dan mengacak-acak tempat sembahyang bagi Dewa Bumi. Ia juga mengirimkan foto tempat sembahyang Dewa Bumi yang sudah diacak-acak.

Nampak pada gambar cangkir-cangkir tempat persembahan yang terguling dan berhamburan karena serangan biawak tersebut. Selain itu juga nampak persembahan menjadi acak-acakan. Biawak itu kemudian ditangkap. Berikut ini adalah gambar biawak tersebut.

Kawan saya menanyakan apakah makna peristiwa tersebut. Saya mengatakan bahwa secara umum itu merupakan pertanda yang kurang baik. Namun saya akan mencoba menggunakan beberapa metoda untuk mengetahui maknanya. Saya akan mencoba menggunakan metoda Yijing terlebih dahulu.

Didapatkan heksagram 9 berubah menjadi 61:

Heksagram nomor 9 menandakan adanya awan gelap yang bergerak menutupi langit, dimana ini merupakan pertanda akan datangnya hujan lebat. Oleh karenanya, ini menandakan adanya sejumlah rintangan. Heksagram 61 melambangkan adanya perasaan jujur, tulus, dan tanpa prasangka. Oleh karenanya, jika Anda sanggup membuang segenap kekhawatiran, dan tetap bekerja dengan jujur, tulus, serta bebas dari segenap kekhawatiran, maka hal itu tidak akan menimbulkan masalah apa pun bagi Anda.

Selanjutnya, saya akan menggunakan metoda Yak King Ho Thian Ik So:

Didapatkan syair nomor 858:

“Orang jang soedah berdjandji bolehlah sedikit pertjaja,
Kendati ada soesah tamtoelah kadjadiannja,
Atawa maoe taoe tempo apa jang mendjadi goenanja,
Toenggoe djam 11 tengah hari lantas dapet kabarnja.”

Ramalan atau petangan di atas mengajarkan bahwa Anda sebaiknya jangan mudah mempercayai orang lain. Meskipun nampaknya dapat dipercaya, tetapi lebih baik menaruh sedikit kepercayaan saja. Ini juga menandakan adanya kesusahan. Namun segala sesuatu harus diterima dengan penuh keberanian, kerelaan dan keiklasan, karena sudah menjadi jalannya kehidupan.  Jam 11 tengah hari boleh melepaskan satwa atau melakukan fangshen. Satwanya harus sepasang.

Kini kita akan beralih pada metoda Yak King Sian Thian Ik So:

Didapatkan syair nomor 627:

“Trima pangkat ambtenaar peritoengan dapet kadjadiannja,
Segala perkara tiada sampe mendjadi soesahnja
Boelan 4 sampe 9 teroeskan kamaoeanja,
Boelan 10 sampe moelai boelan 3 tiada bergoena.”

Berdasarkan ramalan di atas, maka segenap gangguan  atau permasalahan tersebut tidak sampai menjadikan Anda mengalami kesusahan mendalam. Bulan keempat hingga kesembilan Imlek harus terus berusaha tanpa patah semangat. Setelah lewat bulan kesepuluh hingga tahun Imlek mendatang (tepatnya sampai bulan ketiga Imlek tahun depan), maka peruntungan kemungkinan biasa-biasa saja.

Kita dapat menyimpulkan bahwa Anda tidak perlu khawatir terhadap peristiwa tersebut dan harus tetap berusaha dan bersemangat.

Dari segi ilmiah, maka masuknya hewan-hewan liar ke rumah manusia memperlihatkan habitatnya yang semakin sempit.

Artikel menarik lain mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

CATATAN MENGENAI DAYA GAIB

CATATAN MENGENAI DAYA GAIB 

Ivan Taniputera

11 September 2014

 

Gaib1

Catatan ini merupakan hasil menguping pembicaraan dari berbagai sumber. Karena semata-mata digali dari ingatan saya, maka kemungkinan juga urutan waktu dan temanya akan melompat-lompat. Para pembaca harap memakluminya.

Waktu saya masih kecil, salah seorang teman orang tua mengisahkan mengenai pengalamannya saat dikejar anjing besar. Ia terus berlari hingga di depannya terdapat sungai yang lebar. Dengan disertai ketakutan dan kenekadan, ia melompati sungai tersebut. Sebelumnya, ia tidak merasa yakin sanggup melompatinya. Keesokan harinya, ia mencoba melompati lagi sungai tersebut, tetapi gagal. Kisah lainnya adalah mengenai  pengalaman sebuah keluarga di Semarang saat berlangsungnya peristiwa kerusuhan di era 1980-an. Ketika itu, terjadi pelemparan dengan batu terhadap rumah etnis tertentu. Dengan ketakutan, mereka menyeret karung-karung besar dan berat berisi pasir ke jendela sebagai pelindung. Menurut ingatan mereka, karung-karung besar dan berat itu dapat diangkat dan diseret dengan mudah. Beberapa hari setelah kerusuhan berakhir, mereka mencoba memindahkan karung-karung tersebut dan ternyata gagal. Kisah-kisah di atas hendak memperlihatkan bahwa manusia mempunyai suatu kekuatan tersembunyi yang mungkin muncul saat terdesak. Hal-hal yang tidak dapat dilakukan dalam kondisi wajar, kemungkinan justru dapat dilakukan dalam keadaan terdesak dan bahaya. Belakangan saya juga masih mendengar berbagai kisah senada.

Saya juga ingat bahwa seorang teman pernah mengatakan pada saya bahwa kunci mengaktifkan daya gaib sebagaimana dimiliki manusia tersebut dengan konsentrasi atau pemusatan pikiran. Hal ini tidak berbeda dengan pekerjaan-pekerjaan yang biasa dilakukan umat manusia sehari-hari. Tanpa konsentrasi maka pekerjaan tersebut tidak dapat terselesaikan dengan baik. Saya menganggap bahwa alasan tersebut memang masuk akal. Kunci membangkitkan daya gaib adalah dengan konsentrasi atau pemusatan pikiran.
Selain pemusatan pikiran, hal lain yang juga penting adalah latihan penguasaan diri. Penguasaan diri sebenarnya juga memerlukan pemusatan pikiran juga. Dari pemusatan pikiran itu akan muncul kewaspadaan dan sikap mawas diri.

Salah seorang teman orang tua pernah mengisahkan pengalamannya sewaktu berguru ilmu, yakni seluruh tubuhnya dibungkus kain kafan dan ia harus berpuasa selama waktu tertentu. Minum pun hanya boleh diteteskan oleh gurunya. Ini sebenarnya adalah latihan penguasaan dan penaklukkan diri sendiri. Sanggupkah ia melawan rasa lapar? Latihan penguasaan diri memang berat dan setiap guru akan mempunyai caranya sendiri-sendiri. Kadang-kadang akan terdengar aneh atau janggal, namun kalau kita renungkan secara mendalam, maka itu semua akan bermuara pada penguasaan atau pengendalian diri.  Teman lain pernah pula mengisahkan praktik pertapaannya dengan dikubur dalam tanah. Jenis pertapaan semacam ini dalam bahasa Jawa dikenal sebagai tapa pendem (harafiah: bertapa dengan dipendam). Sebenarnya, ini juga merupakan latihan penguasaan diri. Ia mengatakan bahwa praktik pertapaan (Jawa: nglakoni) tersebut sungguh berat. Badannya akan digigiti oleh berbagai macam serangga dalam tanah. Selain itu, tidak jarang ia menyaksikan hewan-hewan berbisa, seperti kelabang, ular, dan lain-lain.

Secara umum, latihan penguasaan diri itu adalah melawan berbagai penderitaan fisik dan jasmani, seperti rasa lapar, haus, sakit pada tubuh, ketakutan, dan lain sebagainya. Sebelum mengawali latihan, guru biasanya akan memperingatkan siswanya mengenai praktik yang berat tersebut. 

Saat sedang mengobrol di warung kopi, saya mendengar seorang teman berpendapat bahwa manusia juga mempunyai getaran gaib atau juga disebut getaran daya batin. Saya mencoba mengaitkannya dengan konsep sebelumnya dan menyimpulkan bahwa getaran gaib atau getaran daya batin ini berasal dari pikiran juga. Pikiran adalah semacam generator atau pembangkit getaran daya batin. Teman tersebut lalu menambahkan bahwa daya batin ini dapat diarahkan pada orang atau benda apa pun di alam semesta.  Bahkan kita dapat menggunakannya untuk menarik energi-energi atau kekuatan di alam semesta ini. Yang perlu pembaca ketahui, pengertian energi di sini tidaklah sama dengan fisika. Sehingga dalam membaca artikel ini hendaknya jangan dikacaukan dengan sains. Apa yang gaib sifatnya, tidak selalu dapat dikaitkan dengan sains.

Teman orang tua pernah pula mengisahkan bahwa dalam menekuni ilmu gaib, guru biasanya akan memberikan berbagai pantangan. Pantangan paling umum, dalam bahasa Jawa disebut mo limo atau “lima m.” Apakah lima pantangan itu? Kelimanya dalam bahasa Jawa akan diawali dengan huruf m:

1. Mateni (membunuh), artinya dalam mempraktikkan ilmu ini pantang membunuh.

2. Maling (mencuri), artinya tidak boleh mengambil apa yang tidak diberikan.

3. Madat (menghisap candu), artinya tidak boleh mengonsumsi substansi yang memabukkan.

4. Madon (bermain wanita), artinya tidak boleh ke tempat pelacuran dan lain sebagainya, apalagi menganggu rumah tangga orang lain.

5. Main (berjudi), artinya tidak boleh terlibat pada kegiatan yang sifatnya berjudi.

Lalu ada yang bertanya, bukankah itu mudah? Teman orang tua menjawab bahwa itu sama sekali tidak mudah. Semakin tinggi tingkatan spiritual kita, maka godaan itu semakin tinggi. Jika tingkatan spiritual hendak mencapai tingkatan lebih tinggi, maka saat itulah emosi akan makin memuncak. Bisa-bisa kita akan mencabut golok dalam menanggapi sesuatu yang sepele sifatnya. Juga nafsu terhadap wanita bisa menjadi tidak terkendali. Padahal dalam kondisi wajar mungkin tidak demikian. Sebelumnya guru sudah mengingatkan bahwa melawan mo limo itu tidaklah mudah. Jadi jangan mengentengkan hal ini. Apabila kita cermati, maka lima pantangan ini sesungguhnya adalah juga melatih pengendalian atau penguasaan diri. 

Sebagai catatan, ada teman yang mengatakan pula bahwa pantangan tersebut hanya berlaku bagi praktisi ilmu putih (white magic), sedangkan penganut ilmu hitam (black magic) tidak ada pantangannya.

CATATAN MENGENAI ILMU PUTIH & ILMU HITAM

Ada yang membagi ilmu gaib menjadi dua, yakni ilmu putih dan ilmu hitam. Ada pun definisi mereka adalah sebagai berikut:

1. Ilmu Putih : Adalah ilmu yang digunakan untuk kebaikan, misalnya menyembuhkan penyakit gaib, melancarkan rejeki secara halal, menolong berbagai kesulitan hidup yang dialami seseorang, dan lain sebagainya.

2. Ilmu Hitam: Adalah ilmu yang digunakan untuk kejahatan, misalnya ilmu santet, ilmu mendatangkan kekayaan dengan cara tidak halal , merugikan orang lain, dan lain sebagainya.

Ada pula yang berpendapat bahwa ilmu hitam dan putih itu pada dasarnya sama, hanya saja hendak digunakan untuk apa. Jika digunakan untuk kebaikan, maka ia menjadi illmu putih dan jika dipakai untuk kejahatan maka menjadi ilmu hitam.

Dengan demikian, ada pula sebagian orang yang menambahkan ilmu abu-abu.

MENGGUNAKAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN DAYA BATIN

Terkadang daya konsentrasi seseorang tidak cukup kuat. Oleh karena itu, perlu digunakan media fisik. Saya pernah mendengarkan salah seorang kenalan yang mengajarkan hal ini. Salah satu contohnya adalah daya piramid. Karena sudah ada bukunya saya tidak akan membahas lebih jauh. 

Ada pula teman mengajarkan menggunakan gambar atau bentuk sesuatu yang kita ingini. Sebagai contoh, jika ingin mengingingkan rumah sendiri, maka kita bisa menempelkan gambar rumah tersebut di hadapan kita, sambil membangkitkan keteguhan dan keyakinan dalam hati bahwa suatu saat kita akan memiliki rumah tersebut. Tentu saja keinginan itu harus wajar dan berada tidak jauh dari jangkauan kemampuan kita. Sebagai contoh adalah menggelikan jika kita menginginkan misalnya memiliki Istana Buckingham atau Tembok Besar. Tentu adalah sesuatu yang tidak masuk akal.  Namun misalnya kita sedang berjalan-jalan dan mendapatkan brosur penawaran rumah salah satu perumahan di kota kita. Lalu saat menyaksikan desain rumah dalam brosur tersebut kita langsung menyukainya, maka kita boleh membawa pulang brosur tersebut dan menjadikannya sebagai wahana peningkat daya batin kita, yakni dengan harapan kita suatu saat dapat mempunyai rumah semacam itu. 

Ada pula yang mengajarkan bahwa jika mempunyai keinginan, kita dapat menuliskannya pada secarik kertas, dan membacanya setiap hari sambil mengembangkan keyakinan bahwa suatu saat kita akan mendapatkannya. Tentu saja, keinginan itu tidak boleh merugikan atau membahayakan orang lain. Alam sudah memiliki mekanisme yang akan menghukum setiap orang merugikan makhluk lain, karena setiap organisme itu terjalin satu sama lain menjadi rantai kehidupan teramat rumit, sehingga sulit kita bayangkan. Dengan demikian, kita hendaknya jangan memendam keinginan jahat.

Demikianlah beberapa catatan saya mengenai daya gaib. Kelak jika saya teringat hal-hal lainnya, akan saya tuliskan lanjutan bagi artikel ini.

Semoga bermanfaat.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

ac243-grupastrologi

HASIL ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN RAMALAN PANJANG LIMA JARI TANGAN

HASIL ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN RAMALAN PANJANG LIMA JARI TANGAN

Ivan Taniputera

ivan_taniputera@yahoo.com

8 September 2014

Salah seorang teman ingin diramal dengan menggunakan Ramalan Panjang Lima Jari Tangan. Metoda ramalan ini sangat mudah, yakni dengan menjumlah keseluruhan panjang jari tangan, seperti gambar di bawah ini.

Bagi pria yang diukur panjang jari tangan kanan.
Bagi wanita yang diukur panjang jari tangan kiri.

Selanjutnya kita mencocokkan jawabannya.

Dari hasil pengukuran didapatkan angka 34, 2 cm.

Hasilnya adalah sebagai berikut:

“Usia 20 dan 29 bintangnnya gelap, sehingga bisa mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan. Setelah berusia 33 tahun kehidupan akan membaik. Makin baik setelah berusia setengah tua. Dalam perjodohan suami isteri akan saling mencintai.
Wanita dengan panjang jari tangan seperti ini, akan berjodoh dengan orang-orang yang berasal dari daerah atau negara lain.”

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lain mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika dan lain-lain, silakan kunjungi:

HASIL ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN RAMALAN PANJANG LIMA JARI TANGAN

HASIL ANALISA DENGAN MENGGUNAKAN RAMALAN PANJANG LIMA JARI TANGAN

Ivan Taniputera

ivan_taniputera@yahoo.com

8 September 2014

Salah seorang teman ingin diramal dengan menggunakan Ramalan Panjang Lima Jari Tangan. Metoda ramalan ini sangat mudah, yakni dengan menjumlah keseluruhan panjang jari tangan, seperti gambar di bawah ini.

Bagi pria yang diukur panjang jari tangan kanan.
Bagi wanita yang diukur panjang jari tangan kiri.

Selanjutnya kita mencocokkan jawabannya.

Dari hasil pengukuran didapatkan angka 31, 7 cm.

Hasilnya adalah sebagai berikut:

“Merupakan orang yang jujur. Namun terkadang terlalu percaya pada diri sendiri.  Pada usia 19 dan 32 tahun bintangnya sedang gelap, sehingga akan mengalami kejadian yang mengecewakan. Tetapi setelah berusia 35 tahun, nasibnya lambat laun akan berubah menjadi baik.
Orang perempuan yang memiliki panjang kelima jari seperti  ini, mempunyai nasib secara umum baik. Banyak didekati atau disukai lawan jenis, sehingga tidak begitu sulit mendapatkan jodoh. Meskipun demikian, jodoh yang dapat bertahan adalah lebih muda usianya. Kelak bisa mendapatkan pasangan hidup yang makmur.”

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lain mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika dan lain-lain, silakan kunjungi: